
Wu Yi Feng melompat, di tangkaplah cahaya putih tersebut. Seketika sekujur tubuhnya bergetar, badannya terselimuti oleh energi hangat yang menenangkan dan ketika ia mencabut pedang tersebut dari sarungnya, ia mendapati sebilah pedang yang begitu indah.
Ukiran naga di sekujur bilahnya begitu sempurna dan indah, tak nampak sedikitpun baret, bahkan hanya melihat sekilas pun orang pasti paham kenapa pedang ini dinamakan pedang langit atau Pedang Naga Putih.
Meskipun baru sekali ini memegang pedang naga putih, namun perasaan nyaman langsung terasa, seolah olah Wu Yi Feng sudah bertahun - tahun menggunakannya.
"Pusaka dewa memang beda.." Batin Wu Yi Feng.
"Jurus Pedang Empat Musim, Tarian Angsa di Musim Dingin.."
Wu Yi Feng secepat kilat melakukan serangan, gerakan pemuda itu menjadi jauh lebih lincah dan tajam hingga membuat boss Huang terdesak kebelakang.
"Hahahaha... Bocah, pusakamu sangat bagus.. Begini saja, berikan kepadaku pusakamu, dan akan kubiarkan kau pergi hidup - hidup hari ini..!!!" Ucap boss Huang mencoba bernegosiasi.
"Jangan banyak bicara.. Harimau tidak melakukan tawar menawar dengan buruannya.." Wu Yi Feng bersiap, ia akan melakukan jurus pamungkas dari tarian pedang empat musim, dengan menggunakan tenaga penuh.
..."Jangan khawatir, ledakkan energimu.....
...Keluarkan semua kemampuanmu.....
...Aku disini untuk membantumu.."...
Bisikan itulah yang akhirnya membuat Wu Yi Feng percaya, ia pun menyalurkan segenap Qi miliknya ke pusaka pedang langit. Berbeda dengan pedang penari malam, pedang langit sama sekali tidak bergetar meskipun keduanya sama - sama bercahaya.
Dengan penuh rasa percaya diri Wu Yi Feng melesat, lalu ketika jarak antara dirinya dengan boss Huang hanya tinggal beberapa jengkal, dalam satu tarikan napas pemuda itu melepaskan jurusnya.
"Jurus Pedang Empat Musim, Tarian Dewa Perang.."
BLAAAAMMMMM...
BLAAAAMMMMMM...
BLAAAAAMMMMM....
Wu Yi Feng menghujani tubuh boss Huang dengan serangan tanpa henti, hingga akhirnya golok pusaka milik boss Huang hancur berkeping keping. Boss Huang yang sudah terpojok mencoba bertahan dengan membuat sebuah dinding perisai dari es, namun usahanya sia - sia, hanya dalam sekali tebas saja dinding tersebut roboh.
Dalam satu tarikan napas berikutnya Wu Yi Feng berhasil menebas lengan kiri boss Huang, tebasan tersebut membuat boss Huang mundur sambil berteriak kesakitan.
Tapi rupanya itu hanya sandiwara, karena setelah itu boss Huang tertawa dengan keras seolah kehilangan sebelah lengan bukanlah masalah besar baginya.
"Hahahaha..." Dalam waktu singkat boss Huang kembali menumbuhkan lengannya menggunakan es padat, tentu hal ini membuat Wu Yi Feng terkejut.
"Apa kau pikir hanya ini kemampuanku?? Kau boleh menebasku sepuasmu, tapi aku akan terus memperbaharui diri dan menjadi makin kuat.." Seru Boss Huang.
Wu Yi Feng menyimpan pedang langit, setelahnya ia mulai mengumpulkan Qi ke seluruh tubuhnya. Energi memenuhi tubuhnya, dengan penuh penekanan ia berkata, "Mari kita lihat, esmu ataukah apiku yang akan bertahan..!!!"
"Bersiaplah bocah.." Boss Huang maju dengan cepat, sebuah cambuk dari air yang dipadatkan tercipta dari kehampaan, cambuk tersebut melesat layaknya ular menuju ke tempat Wu Yi Feng berdiri.
"Cambuk Bintang Beku..."
Wu Yi Feng membara, sekujur tubuhnya tertutup api, jurus cambuk milik boss Huang bahkan tidak sampai mendekatinya, semua meleleh sebelum menyentuh tubuh Wu Yi Feng.
Melihat kondisi yang seperti ini membuat boss Huang menjadi kalap, akhirnya ia memilih mundur dan membuat sebuah formasi yang rumit dengan kedua tangannya sebelum akhirnya ia menghempaskannya ke tanah dengan keras.
BOMMMMMM...
Bukan itu saja, sosok mengerikan bertubuh hitam pekat tersebut mempunyai kekuatan yang jauh diatas Wu Yi Feng, makhluk yang memiliki tinggi sekitar 7 - 10 meter tersebut begitu mengerikan.
Tangannya yang panjang dan mempunyai kuku - kuku yang runcing serta mata merah menyala membuat bulu kuduk setiap orang yang ada disana berdiri.
"Hahahaha, tamatlah riwayatmu bocah..!!! Pasukan iblis akan mencincang tubuhmu..!!!" Teriak boss Huang.
"Jangan takut, kita lawan makhluk ini bersama.. Percayalah pada kemampuanmu.."
Wu Yi Feng sempat terkejut karena ada sesuatu yang membisiki dirinya, ternyata pedang naga langitlah yang memberinya semangat. Tanpa pikir panjang Wu Yi Feng segera mengambil pusaka tersebut dari cincin ruangnya dan mengalirkan Qi dalam jumlah cukup besar.
"Tuan berhati hatilah..." Teriak Xiao Wei dari jauh.
Wu Yi Feng menoleh sejenak dan mengangguk pelan, pemuda itu telah bersiap, perlahan lahan tubuhnya terangkat keatas, semua orang yang menatapnya melongo seolah tak percaya bahwa ada pemuda yang bisa terbang.
Selama ini mereka hanya pernah mendengar bahwa selain pendekar elang emas, para pilarlah yang bisa terbang di angkasa, dan hari ini dengan mata sendiri mereka melihat sosok pemuda melayang layang di angkasa.
"Boss Huang, kenapa kau melepaskan pasukan iblis??" Tanya salah seorang dari keluarga Lee.
"Bukankah kalian melakukan ritual untuk ini?? Aku hanya mempercepat waktunya saja.." Jawab boss Huang dengan senyum sinis di wajahnya.
"Ta.. Tapi.." Keluarga Lee hanya bisa menatap dengan tatapan sedih.
"Roooaaaaarrrrr..."
Monster yang dipanggil pasukan iblis oleh beberapa orang itu mulai mengamuk dan menghancurkan segala yang ada di hadapannya. Para pendekar dan juga pasukan yang tadinya bertarung, kini menyelamatkan diri masing - masing ke segala penjuru kota.
WUUUSSSSHHHHHH...
Wu Yi Feng mulai bergerak, ia menebas tangan monster raksasa tersebut, namun tubuh monster tersebut ternyata seperti asap, hingga tebasan tersebut sama sekali tidak berdampak.
Mendapat serangan, monster tersebut tidak tinggal diam dengan cepat ia melepaskan serangan balasan hingga membuat Wu Yi Feng terhempas dengan keras ke tanah.
BOOOOMMMMMM..
Wu Yi Feng memuntahkan darah cukup banyak dari mulutnya, ia bisa merasakan bahwa banyak tulang - tulangnya retak dan bergeser. Monster iblis langsung maju dan hendak menginjak tubuh Wu Yi Feng seolah - olah tidak memberikan kesempatan Wu Yi Feng untuk sekedar bernapas.
Wu Yi Feng menghindari serangan lawannya dengan susah payah karena monster tersebut cukup lincah meskipun bertubuh besar.
SLLLLEEEEEEEBBBBB...
Sebuah pedang yang terbuat dari es menusuk lengan kiri Wu Yi Feng, rupanya boss Huang membokong dan menyerang Wu Yi Feng ketika ia sedang berdokus kepada monster raksasa.
"Hahahaha.. Jangan lupa bahwa aku masih ada disini.." Ucap boss Huang dengan seringai menghina.
Asap mengepul dari tubuh Wu Yi Feng, dengan cepat ia memutar tubuh dan memberikan serangan beruntun kepada boss Huang hingga tubuh boss Huang hancur berkeping keping.
Dan ketika Wu Yi Feng hendak menghantam kristal yang berada di dalam dada boss Huang ia merasakan sebuah gelombang energi besar dari belakang. Dengan cepat ia menghindar dan membiarkan boss Huang yang sedang meregenerasi tubuhnya.
BLLLAAAAAMMMMM..
Serangan energi dari mulut monster raksasa membuat tubuh boss Huang hilang tak berbekas, serangan tersebut juga meninggalkan sebuah bekas lubang yang cukup besar di tanah.