The Legend Of Immortal Phoenix

The Legend Of Immortal Phoenix
Tes Penerimaan



Selama lima hari atau tepatnya lima bulan di dimensi cincin ruang, Wu Yi Feng juga mempelajari dan memperdalam teknik naga langit miliknya. Tak lupa juga ia mengumpulkan rambut - rambut Qi untuk memperkuat tubuh.


Saat ini Wu Yi Feng hanya terlihat sebagai pemuda dengan lima hingga sepuluh lingkaran tenaga dalam, sangat lemah karena memang itu hanyalah tipuan yang ditanamkan oleh gurunya Luo Yun Xi untuk melindungi Wu Yi Feng.


Sehari sebelum tes penerimaan murid baru di sekte pedang langit, Wu Yi Feng akhirnya kembali ke dunia nyata. Sudah lima hari ia bermeditasi dan berlatih di dimensi lain. Kini saatnya beristirahat dan menyiapkan tubuh supaya fit saat keesokan harinya.


Wu Yi Feng menengok ke jendela, di bawah ia bisa melihat ketiga temannya sedang berlatih tanding, sedangkan disisi lain kota Lu Dong makin penuh sesak dengan para pemuda dan pemudi yang juga ingin mendaftar sebagai murid di sekte pedang langit.


"Nampaknya akan banyak yang ikut tes besok.." Batin Wu Yi Feng, ia kemudian keluar dari kamarnya dan turun menemui teman - temannya di halaman.


Mereka bertiga nampak saling menyerang menggunakan ranting, Wu Yi Feng mengambil duduk di belakang dan memperhatikan mereka.


Tiba - tiba Chau Li melemparkan ranting untuk Wu Yi Feng, "Kesinilah, bantu aku melawan mereka.." Serunya.


"Baiklah.." Wu Yi Feng tersenyum dan bangkit, tak lama kemudian mereka berempat sudah terlibat latih tanding yang seru hingga waktu makan malam.


Tak terasa hari tes penerimaan murid baru di sekte pedang langit pun tiba, mereka berempat berangkat pagi - pagi sekali dengan tujuan untuk mendapatkan nomor pendaftaran yang tak terlalu panjang. Tapi setelah mereka mendekat, betapa terkejutnya mereka ketika melihat antrian yang mengular  Chau Li bahkan sampai menganga dibuatnya.


"Mereka pasti membuat tenda dan tidur disini semalaman..." Cletuk Wan Ming sambil memegangi kepalanya.


"Sudahlah, ayo cepat masuk ke antrian sebelum bertambah panjang.." Bai Lang menarik ketiga temannya untuk segera masuk ke dalam antrian.


Rupanya tak butuh lama bagi mereka berempat untuk memasuki halaman sekte pedang langit dan mendapatkan nomor antrian. Nampaknya para panitia dari sekte pedang langit begitu sigap hingga antrian yang panjang ini tidak berlangsung lama.


Wu Yi Feng bisa melihat bahwa sebagian besar yang hadir dan mendaftar adalah pendekar kelas tiga dan dua. Rata - rata mereka adalah bocah - bocah yang baru mengenal dan belajar beladiri.


Dan itu juga termasuk ketiga rekannya, setelah beberapa lama menunggu, akhirnya giliran mereka berempat untuk memasuki ruang tes pertama.


Tes pertama di sekte pedang langit adalah tes bakat, tidak terlalu berbeda jauh dengan tes yang dulu dilalui oleh Wu Yi Feng, ketika dirinya masih berusia 8 tahunan dan dianggap tidak berbakat karena tidak mempunyai dantian sebagai penyimpanan tenaga dalam.


Kali ini dengan segel yang sudah ditanamkan oleh gurunya, membuat Wu Yi Feng seolah - olah memilika dantian dan lingkaran tenaga dalam yang bisa diatur sendiri oleh Wu Yi Feng jumlahnya.


"Berapa usiamu anak muda??" Ucap seorang pendekar tua usai memeriksa nadi Wu Yi Fan.


"13 tahun tuan.."


"Hmm.. Menarik.." Pendekar tua itu menulis sesuatu di kertas dan memberikannya pada Wu Yi Feng.


"Semoga engkau beruntung anak muda.." Ucapnya setelah Wu Yi Feng menerima suratnya.


"Terima kasih tetua.." Wu Yi Feng memberikan hormatnya sebelum pergi, rupanya ia lulus tes pertama dan berhak mengikuti tes selanjutnya.


Meskipun awalnya hanya iseng, namun ada kebanggaan tersendiri ketika ia berhasil lolos, Wu Yi Feng segera beranjak pergi dari tempat itu dan mencari ketiga rekannya yang rupanya telah menunggunya di taman halaman sekte.


"Bagaimana tesmu??" Tanya Chau Li.


"Aku lolos.." Seru Wu Yi Feng sembari memperlihatkan kertas hasil tesnya.


"Yeahhh.."


"Mantabb.."


Mereka berempat saling merangkul pundak dan pergi dari tempat itu, sayanganya mereka belum cukup umur untuk meminum arak, jadi mereka hanya merayakan keberhasilannya dengan memesan makanan sebanyak mungkin dan juga teh dengan kualitas terbaik.


"Lebih baik kita tidak bersenang - senang dulu, karena ini baru tes pertama." Wu Yi Feng mencoba memperingatkan ketiga rekannya.


"Saudara Feng benar, masih ada tes selanjutnya yang pastinya akan jauh lebih sulit." Seru Bai Lang.


Tes kedua akan diadakan lusa, mereka mempunyai waktu satu hari untuk mempersiapkan diri, Wu Yi Feng menggunakan waktunya untuk bermeditasi dan berlatih di dimensi cincin ruang, sementara itu ketiga rekannya memilih berlatih tanding.


Di hari yang sudah ditentukan, mereka berempat berangkat bersama menuju ke sekte pedang langit. Jalanan kota Lu Dong terasa sedikit lenggang karena banyak dari pemuda yang tidak lolos pada tes pertama, sudah meninggalkan kota dan kembali ke daerahnya masing - masing.


Hari ini Wu Yi Feng memakai pakaian santai, ia memakai baju berwarna cream dan celana senada, ujung lengan baju serta celana ia ikat dengan kain supaya simple dan memudahkannya bergerak bebas.


Dengan cincin hitam yang menghiasi pergelangan tangannya, Wu Yi Feng pun berangkat menuju tempat diselenggarakannya tes kedua.


Tes kedua kali ini ternyata adalah menyusuri sebuah labirin, dimana setiap peserta wajib masuk satu persatu dan melawan setiap halangan yang muncul, peserta wajib secepatnya menemukan jalan keluar dari labirin untuk lolos ke tes berikutnya.


Ada sekitar dua ratus pemuda - pemudi yang lolos dari tes tahap pertama, di tes tahap kedua jumlah peserta akan dipangkas lebih dari setengah. Jadi di tes tahap ketiga nanti hanya menyisakan sekitar 50 - 70 peserta.


"Seperti kalian lihat, di depan kalian telah ada labirin raksasa. Kalian akan memasuki labirin tersebut dan mempunyai waktu lima hingga sepuluh menit sebelum peserta selanjutnya menyusul."


"Kalian diperbolehkan membawa senjata, karena didalamnya akan ada jebakan dan lawan yang harus kalian kalahkan."


"Kalian juga akan diberikan sebuah kembang api, tarik talinya jika kalian merasa tidak sanggup melanjutkan tes ini, dan beberapa orang guru akan membawa kalian keluar dari sana." Seru salah seorang panitia, mencoba memberi tahu tentang tata cara dan juga tugas yang harus dihadapi oleh para peserta di tes tahap kedua.


"Sebelum kalian keluar dari ujung labirin, kalian akan melihat sebuah lencana seperti ini, ambil lencana tersebut sebagai bukti keberhasilan kalian melewati tes tahap kedua.." Seorang panitia memperlihatkan sebuah lencana sambil menutup penjelasannya.


Setelah itu, beberapa menit kemudian satu persatu peserta di panggil namanya oleh panitia. Mereka yang namanya dipanggil segera berdiri dan mulai memasuki labirin raksasa.


"Apakah kalian optimis bisa berhasil keluar dari labirin ini??" Tanya Wan Ming.


"Entahlah, tapi aku pasti akan berusaha sebaik mungkin..!!" Seru Chau Li yang dapat anggukan dari Bai Lang, sementara Wu Yi Feng hanya tersenyum tipis melihat ketiga temannya.


**


Hai, maaf kalau lemot UP nya, karena satu keluarga sedang KO.


Sya berharap semua pembaca disini selalu diberikan kesehatan, dan saya juga minta doanya supaya saya bisa lekas sembuh.


Aminn..