The Legend Of Immortal Phoenix

The Legend Of Immortal Phoenix
Murid Sekte Pedang Langit



Butuh beberapa jam bagi Wu Yi Feng untuk menyerap semua khasiat dari tanaman alga hitam, Wu Yi Feng bisa merasakan bahwa tubuhnya menjadi sedikit lebih ringan dan napasnya lebih lega.


Wu Yi Feng tersenyum tipis, jika satu tanaman alga hitam saja bisa memberikan efek sehebat ini pada tubuhnya, bagaimana jika ia mengkonsumsi alga hitam rutin tiap harinya?? Mungkin ia bisa mendapatkan tubuh yang sangat kuat?? Pikirnya sambil melamun.


"Tok..Tokk.." Terdengar bunyi ketukan di pintu, Wu Yi Feng tersentak lalu bergegas turun dari ranjangnya dan membuka pintu.


"Ada apa..??" Ucap Wu Yi Feng ketika mengetahui yang datang adalah Wang Fei Lin.


"Ehh, apakah saudara Bai Lang belum memberitahukannya kepadamu??"


"Bai Lang?? Memberitahu?? Soal apa??"


"Tentang pengukuhan murid baru yang akan diadakan tiga hari lagi."


"Benarkah?? Terima kasih infonya.."


"Ehhh.. Sama - sama.. Baiklah aku pamit terlebih dahulu.." Wang Fei Lin beranjak pergi sebelum akhirnya Wu Yi Feng menahan tangannya.


"Tunggu, apakah kau sudah makan??"


"Be.. Belum.. Memangnya kenapa??"


"Baguslah, ayo temani aku makan.."


"Ba.. Baik.." Tiba - tiba saja wajah Wang Fei Lin berubah menjadi merah, mendengar ajakan dari Wu Yi Feng.


Ditengah perjalanan menuju tempat makan, mereka melihat beberapa murid sedang berlatih tanding, ada pula yang sedang bermeditasi dan ada yang hanya sekedar rebahan di rumput sambil menikmati cuaca yang memang sangat bagus hari itu.


Suasana sekte yang tenang membuat Wu Yi Feng jadi betah, meskipun saat ini mereka masih berada di sisi luar, tapi Wu Yi Feng sama sekali tidak mempermasalahkan hal tersebut.


"Saudara Feng, akhirnya kau menghirup udara segar juga diluar, dan tunggu lihat siapa itu di sampingmu???" Goda Chau Li, membuat wajah Wang Fei Lin makin memerah.


"Dimana yang lain saudara Li??" Tanya Wu Yi Feng yang tak mau menanggapi godaan dari Chau Li.


"Ehh, mereka sudah selesai makan dan sedang berlatih di halaman belakang dekat air terjun. Apakah kau mau kesana juga..??"


"Boleh, kalau begitu mari kita makan terlebih dahulu sebelum kesana..." Wu Yi Feng mengambil beberapa jenis makanan yang telah disediakan lalu duduk di salah satu bangku yang ada disana, disusul oleh Chau Li dan juga Wang Fei Lin.


Terlihat Bai Lang dan juga Wan Ming sedang mengadu jurus di tepi air terjun, gerakan mereka terlihat mulus dan cepat. Nampaknya mereka mencapai kemajuan yang cukup pesat pada ilmu berpedangnya.


Wu Yi Feng jadi gatal ingin mencoba ilmu dengan mereka berempat, setelah mencari ranting yang kira - kira seukuran dengan panjang pedang, ia segera mendatangi dan berbincang dengan keempat orang temannya (termasuk Wang Fei Lin.)


Tak menunggu lama, keempatnya segera terlibat sebuah latih tanding yang sangat seru. Wu Yi Feng melawan keempat temannya menggunakan jurus empat musim, tapi tanpa tenaga dalam sama sekali, meskipun begitu kelincahan dan ketajaman jurus tersebut ditangan Wu Yi Feng tak berkurang sama sekali.


"Sudah cukup.."


"Ampun.. Ini gila.."


"Kau monster.."


Keempatnya menghentikan latih tanding setelah kurang lebih dua jam bertukar jurus. Karena menggunakan ranting, maka tak ada yang terluka serius, paling jauh hanya memar dan terkilir karena salah langkah. Wu Yi Feng segera membagikan pil penyembuh kepada mereka berempat sebelum akhirnya mereka semua kembali ke kamarnya masing - masing.


Tak terasa hari pengukuhan pun tiba, Wu Yi Feng dan semua peserta tes yang tersisa segera bergegas mendatangi aula utama yang terletak di wilayah dalam sekte pedang langit.


Wu Yi Feng menggunakan pakaian putih dengan aksen emas, sangat indah dan berwibawa, ditunjang oleh aura raja langit miliknya, membuat kharisma pemuda yang sebentar lagi genap berusia 14 tahun itu semakin terpancar.


"Aku seperti melihat sosok pangeran.." Cletuk Wan Ming sambil berdecak kagum dan bertepuk tangan.


Celakanya cletukan Wan Ming diamini oleh mereka yang berada di sekitar Wu Yi Feng, mereka semua menjadi segan berdiri di dekat Wu Yi Feng, apalagi sampai menatapnya.


Acara pengukuhan dibuka oleh pidato yang disampaikan ketua sekte pedang langit, Lin Zhun.


Saat Lin Zhun naik keatas panggung dan hendak berbicara, tanpa sadar pandangannya tertuju kearah Wu Yi Feng, pendekar sepuh itu tersenyum tipis sebelum mulai menyampaikan pidatonya.


Acara pengukuhan berlangsung kurang lebih dua jam lamanya, diakhir acara masing - masing murid mendapatkan sebuah lencana dan baju resmi yang menunjukan bahwa mereka adalah murid dari sekte pedang langit.


Wu Yi Feng dan keempat temannya mendapatkan peringkat murid tingkat tiga, yang artinya mereka akan tinggal dan berlatih di area atau kawasan luar, karena kawasan dalam atau inti hanya diperuntukkan bagi para murid yang berada di tingkatan 4 dan 5.


Pelatihan pertama akan dimulai keesokan harinya, pelatihan murid tingkat tiga mencakup pelatihan fisik dasar, tenaga dalam serta teknik berpedang tingkat dasar dan menengah.


Sekte pedang langit juga memiliki beberapa jurus khusus yang biasanya baru akan diajarkan di tingkat akhir, bagi tingkatan dibawahnya bisa memilih sendiri jurus atau teknik yang mereka inginkan di perpustakaan yang ada di dalam kawasan sekte pedang langit.


Keesokan harinya, dengan menggunakan baju sederhana Wu Yi Feng segera menuju halaman utama dan bergabung bersama murid tingkat tiga lainnya. Ada sekitar dua ratus murid tingkat tiga disana, hari ini mereka akan menempa fisik dan stamina, dimulai dengan berlari mengelilingi sekte pedang langit tanpa menggunakan tenaga dalam, dilanjutkan dengan membawa batu sebesar orang dewasa naik turun bukit, push up, sit up dan lain - lain.


"Ini penyiksaan.."


"Kau benar saudara Chau.." Bai Lang menyahuti omongan Chau Li.


Ketika Chau Li dan Bai Lang menggerutu, pandangan mereka tiba - tiba saja fokus kearah Wu Yi Feng yang sedang semangat berlatih menempa fisik tanpa terlihat kelelahan sedikitpun.


"Sudah kubilang dia monster..!!!"


"Ya, kali ini aku sependapat denganmu.."


Mereka berdua geleng - geleng kepala, sedangkan Wan Ming malah sedang serius menggoda salah satu murid wanita yang terlihat cukup manis.


"Aku pasti akan jadi seorang pejabat di masa yang akan datang, kau pasti tidak akan menyesal jika bersanding denganku.." Rayunya sambil membetulkan rambut kesamping.


"Buktikan dulu omong besarmu.." Jawab gadis tersebut seraya pergi meninggalkan Wan Ming sendirian.


"Hahahaha.. Saudaran Ming, nampaknya kau harus belajar terlebih dahulu kepadaku sebelum mendekati seorang gadis.." Ledek Chau Li.


"Sialan.. Aku tidak akan menyerah, lihat saja nanti..." Wan Ming mendekati kedua sahabatnya dan ikut - ikutan rebahan di rumput. Matanya memandang nanar kearah langit, sangat jelas bahwa saat ini ia sedang melamun.


Pelatihan demi pelatihan mereka semua jalani selama enam bulan terakhir, Wu Yi Feng yang sedari awal memang bertujuan menempa fisiknya, hanya mengambil satu kitab sebagai bahan pembelajarannya, sebuah kitab yang sangat kuno berjudul "Seni Phoenix Nirwana.."