The Legend Of Immortal Phoenix

The Legend Of Immortal Phoenix
Berbisnis



"Turnamen naga muda akan digelar sekitar satu bulan lagi. Dan menurut kabar yang aku dengar, ketua sekte akan mengadakan sebuah acara seleksi internal dalam waktu dekat guna memilih tiga orang kandidat yang akan mewakili sekte pedang langit." Tutur Bai Lang dengan mimik wajah serius.


"Lebih baik memang seperti itu, karena dengan cara itu maka akan menepis dugaan pilih kasih atau sejenisnya.." Pungkas Chui Dal Po.


"Syukurlah, karena dengan begitu maka kemungkinan Feng gege terpilih terbuka lebar.. Hehehe.." Wang Fei Lin tersenyum lebar.


Setelah mengobrol selama beberapa waktu, Wu Yi Feng berdiri dan menuju ke tempat kasir untuk membayar makanannya sekaligus mulai menjalankan rencana yang baru saja terlintas di kepalanya.


"Permisi, apakah pemilik restoran ini ada di tempat?" Tanya Wu Yi Feng kepada seorang laki - laki yang terlihat seperti kepala pelayan.


"Maaf kalau boleh saya tahu, ada keperluan apa tuan mencari pemilik restoran?" Jawab laki - laki tersebut dengan sopan.


"Aku ingin membicarakan sebuah bisnis dengannya, berikan cincin ini kepada pemilik restoran dan bilang kepadanya, aku menunggu di sana.." Ucap Wu Yi Feng sambil menunjuk kearah meja tempatnya duduk bersama teman - temannya.


"Baiklah, mohon tunggu sebentar Tuan.."


Wu Yi Feng kembali ke tempat teman - temannya setelah melihat laki -laki tersebut berlalu dari hadapannya.


"Apakah ada masalah saudaraku??" Tanya Bai Lang yang merasa aneh dengan tingkah laku Wu Yi Feng.


"Tidak, tidak ada masalah apapun.. Tenang saja.." Wu Yi Feng mengisi gelasnya ya kosong dengan arak lalu meminumnya secara perlahan.


Selang beberapa saat kemudian pemilik restoran datang dan segera menuju ke arah meja dimana Wu Yi Feng dan teman - temannya duduk.


"Tuan muda, perkenalkan nama hamba Gu Chang'an dan hamba adalah pemilik dari rumah makan ini." Seru lelaki paruh baya berusia sekitar 60 tahunan dengan perut yang mulai membuncit.


Wu Yi Feng segera berdiri dan membalas hormat Gu Chang'an, "Tuan pasti sudah mengerti maksudku bukan??"


"Sudah tuan, hanya saja saya merasa kurang enak jika harus membahas masalah tersebut disini.."


"Baiklah, kalau begitu tunggu sebentar..." Wu Yi Feng memberitahu teman - temannya sekaligus meminta ijin untuk pergi sebentar sedangkan mereka boleh meninggalkannya dan kembali terlebih dahulu ke sekte jika memang merasa terlalu lama menunggu.


"Kami akan menunggu, gunakan waktu kalian dengan tenang.." Seru Chau Li, sedangkan yang lain mengangguk seolah mengiyakan ucapannya.


Mengetahui jika teman - teman dari pemuda yang ingin berbisnis dengannya memilih untuk menunggu, maka Gu Chang'an segera menyuruh pelayannya untuk menyediakan kudapan dan juga camilan serta arak terbaik kepada mereka.


Wu Yi Feng tersenyum lalu segera berlalu mengikuti tuan Gu Chang'an, keduanya kemudian memasuki sebuah ruangan yang diketahui merupakan ruang pribadi Gu Chang'an sebagai pemilik rumah makan.


"Silahkan duduk tuan muda.."


Wu Yi Feng yang sudah dipersilahkan duduk oleh Gu Chang'an, menarik kursi yang ada di sana lalu duduk dengan tegak namun tetap santai menghadap kearah Gu Chang'an.


"Begini, kita langsung saja ke intinya.. Apakah tuan muda memiliki lebih banyak daging siluman seperti yang ada di dalam cincin ruang ini??"


"Tentu, aku memiliki stok daging siluman lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah makan ini selama bertahun - tahun.." Jelas Wu Yi Feng dengan tegas.


"Benarkah itu??"


"Sulahkan lihat sendiri.." Wu Yi Feng menyodorkan sebuah cincin penyimpanan kepada Gu Chang'an dimana didalam cincin penyimpanan tersebut terdapat berbagai jenis daging siluman yang selama ini ia kumpulkan.


Seluruh tubuh Gu Chang'an bergetar begitu melihat langsung isi dari cincin penyimpanan milik Wu Yi Feng.


"Maaf, tapi aku tidak akan kesini jika tujuanku hanyalah sekedar uang.." Tegas Wu Yi Feng.


"Jadi..???"


"Seperti yang aku bilang di awal, aku ingin berbisnis denganmu tuan Gu.."


"Bisnis seperti apa yang tuan muda maksud..??"


"Anggap saja semua daging itu aku berikan kepada tuan Gu sebagai modal, dengan begitu aku bisa mendapatkan sebagian saham dari rumah makan ini bukan..??"


"Sebagian saham??"


"Benar, jika tuan Gu setuju maka mulai saat ini tuan Gu tidak perlu khawatir lagi soal stok atau persediaan daging siluman, karena aku yang akan menjamin ketersediaannya.."


Setelah mendengar penjabaran dari Wu Yi Feng, tuan Gu nampak berpikir keras karena Melepas sebagian saham kepada orang asing tentu bukanlah sebuah keputusan yang bisa diambil secara tergesa gesa, hanya saja masalah suplai daging siluman memang menjadi kendala utama selama ini, itu juga yang menjadi penghambat rumah makan ini melebarkan sayap dan membuka cabang di kota lain.


"Berapa persen saham yang tuan mau sebagai imbalan daging - daging siluman ini??"


"Tidak banyak, hanya 30 persen saja.."


"Ap.. Apa?? 30 persen??" Gu Chang'an menelan ludah dengan kesulitan setelah mendegar kata - kata Wu Yi Feng.


"Apakah itu terlalu besar??"


"Ehh.. Baiklah, jika memang tuan muda memang bisa memenuhi suplai daging siluman maka saya setuju.. Apakah ada syarat lainnya lagi??"


"Ada, aku ingin engkau membuka cabang di kota - kota besar lainnya di seluruh wilayah kekaisaran Han dan Song, dan aku yang akan membiayai semua itu.."


"Mem.. Membuka cabang di kota - kota besar??"


"Benar.. Sebagai tanda keseriusanku, aku rasa semua koin emas, batuan berharga dan cek yang ada di dalam cincin - cincin ini sudah lebih dari cukup bukan.." Wu Yi Feng memberikan tiga cincin penyimpanan dimana setiap cincin itu terdapat jutaan koin serta batuan berharga serta puluhan cek yang bila dijual dan diuangkan harganya sangatlah mahal.


"I - ini.." Kali ini bukan hanya tubuhnya yang bergetar, bahkan Gu Chang'an hampir saja kehilangan kesadarannya andai Wu Yi Feng tidak menopang tubuhnya.


"Tuan, dengan modal sebanyak ini sungguh tidak pantas rasanya jika anda hanya memiliki 30 persen saham saja, bahkan seandainya anda berniat membeli rumah makan ini, dengan satu cincin ini saja sudah lebih dari cukup.


"Urusan berapa banyak saham atau keuntungan yang aku terima, aku serahkan sepenuhnya kepada anda.. Aku pamit dahulu karena teman - temanku sudah menunggu ku terlalu lama." Wu Yi Feng berdiri dari kursinya, lalu buru - buru Gu Chang'an merogoh lacinya dan memberikan sebuah plakat perak kepada Wu Yi Feng.


"Tunggu tuan muda, ini adalah plakat yang membuktikan bahwa anda adalah pemilik rumah makan ini, jika anda tunjukkan ini kepada pelayan maka mereka pasti akan mengerti harus berbuat apa." Terang Gu Chang'an.


"Baiklah aku terima plakat ini, dan senang berbisnis dengan anda tuan Gu.." Mereka berdua saling berjabat tangan sebagai tanda terjalinnya ikatan kerja sama antar keduanya.


"Mimpi apa aku semalam sehingga hari ini bisa dipertemukan dengan seorang pemuda hebat seperti tuan Feng.. Aku harus bergerak cepat, supaya tuan muda Feng tidak kecewa.." Pikir Gu Chang'an sembari menyimpan kelima cincin ruang pemberian Wu Yi Feng.


Seorang pemuda yang tanpa berpikir panjang berani memberikan modal sebanyak itu tentulah bukan orang sembarangan, oleh karena itu Gu Chang'an sama sekali tidak berani berbuat curang, apalagi berpikir untuk membawa kabur modal tersebut.


Sementara itu Wu Yi Feng dan kelima temannya sedang berjalan jalan menikmati keindahan kota Ludong yang sedang merias diri dan bersiap untuk menyelenggarakan sebuah festival lima tahunan yang selama ini selalu rutin digelar, sebuah festival yang penuh dengan kebahagian dan kenangan indah, acara yang lebih dikenal dengan sebutan Festival Mengantar Naga Kembali Ke Langit.