
Baju Sall sudah basah karena menjadi tempat Sanchia menumpahkan tangisnya, Sall tidak berhenti mengelus punggung Sanchia dan menciumi puncak kepala Sanchia. Sesungguhnya Sall tidak ingin memaksa Sanchia meneruskan ceritanya, karena Sanchia terlihat begitu sedih. Tapi disisi lain, inilah cara agar Sanchia bisa meluapkan perasaannya dan membagi kesedihannya pada Sall.
Sanchia mengusap seluruh wajahnya dengan tissue yang Sall ambil dari kamar, perlahan dihembuskannya nafas agar lebih tenang, sebelum melanjutkan ceritanya.
"Aku bekerja keras mencari uang, dengan bekerja di perusahaan properti. Awalnya aku hanya staf biasa, tapi seiring berjalannya waktu, Boss-ku yang merupakan Arsitek terkenal memberiku kesempatan untuk menjadi Asistennya, karena dia mengakui kemampuanku. Aku mendapatkan banyak uang yang aku tabung selama beberapa tahun untuk membangun sebuah mansion impianku."
"Mansion ini Sweetheart?"
"Bukan, tapi mansion lain dengan design yang sama persis. Aku membangun mansion itu secara bertahap dalam beberapa tahun. Sampai suatu ketika, Papa memintaku untuk meneruskan usahanya untuk membangun klan yang saat itu belum memiliki nama. Sejak saat itulah, aku mulai serius melakukan banyak upaya untuk mengembangkan klan, dan Ble Asteri adalah nama yang aku pilih. Tapi dalam perjalanan mengembangkan klan, aku menemui banyak kesulitan, sampai akhirnya aku putuskan menjual mansion impianku itu melalui Boss-ku. Dan tidak disangka, mansionku dibeli oleh seorang Pengusaha Inggris yang baru saja memutuskan untuk tinggal di Indonesia tempat kelahirannya, dan dialah Satya. Dia membeli mansionku 3 kali lipat dari harga yang aku tawarkan. Tapi saat itu dia belum tahu, bahwa aku adalah sahabat kecilnya. Dan pertemuan kami hanya sebatas itu."
Sanchia menyesap espresso-nya yang sudah dingin dan terasa lebih pahit di lidah, tatapan Sall begitu lekat memandang wajah Sanchia, menelaah setiap ekspresi saat Sanchia bercerita tentang pria di masa lalunya itu.
"Sampai sekitar lebih dari 1 tahun yang lalu, Bernardo mengirim Alrico untuk membunuh Kendrick, Ketua Klan Dragon Salvaje dari Spanyol, yang saat itu sedang melangsungkan pernikahan dengan adik dari Satya. Kendrick itu adiknya Bryllian, suatu kebetulan yang aneh kan. Jika kamu ingin tahu fakta yang lebih aneh lagi, Satya pernah mencintai Vara, istri Bryllian, yang merupakan mantan Alm. adiknya sendiri, Arya.
"Hah..Kisah rumit apa ini." Sanchia terkekeh geli melihat reaksi Sall yang terlihat begitu terkejut.
"Lupakan.. Aku tidak akan membahas itu kali ini."
"Ok.. Lanjutkan apa yang terjadi pada Alrico saat itu? Aku yakin misinya gagal."
"Iya Honey, saat itu yang menggagalkannya adalah Nieva, karena Nieva tidak ingin Alrico mati di tangan orang-orang orang-orangnya Kendrick. Namun saat itu, Nieva langsung tertangkap oleh Satya, begitupun Alrico. Singkat cerita, Satya menolong Nieva untuk tinggal di mansionnya, sebagai rasa terima kasih karena sudah menggagalkan niat Alrico. Nieva juga bercerita tentang niatnya yang ingin mencari Mama. Namun karena Satya sudah memiliki kekasih, Nieva segera pindah dan memilih tinggal bersama Kevin di penthouse-nya, yang saat itu menawarkan bantuan. Saat itu aku belum mengetahui, kalau Kevin tulus menolong Nieva, sehingga aku memutuskan membawa Nieva pergi dengan cara menyuntikkan cairan bius di lehernya. Sebelumnya aku pun melepaskan Alrico yang disekap di markas milik Bryllian."
"Apa?" Sanchia tertawa menanggapi ekspresi Sall saat mendengar ceritanya.
"Nah, beberapa hari kemudian, Satya, Kevin dan Daniel menemukan mansionku ini, untuk mencari keberadaan Nieva. Mereka sangat menyadari design mansion ini sangat mirip dengan design mansion milik Satya, akhirnya aku ceritakan kalau aku adalah Arsitek yang menjual mansion pada Satya beberapa tahun lalu. Aku meminta maaf karena aku membuat mansion dengan design yang sama, karena mansion itu adalah mansion impianku, dan Satya sama sekali tidak masalah dengan hal itu. Sejak saat itulah, aku mulai dekat dengan Satya, begitupun Daniel, Kevin, juga Bryllian dan Vara yang aku kenal belakangan. Bahkan akhirnya Kevin dan Nieva menikah, meskipun karena sebuah kesalahan."
Sall terkekeh geli, karena teringat kisah yang diceritakan Sanchia, kalau pernikahan Kevin dan Nieva terjadi karena Sanchia memergoki Nieva dan Kevin di sebuah hotel.
"Untung saja mereka sekarang bahagia. Kalau tidak, sudah ku lempar ke jurang tuh si Kevin."
Tawa Sall lepas seketika, bagaimanapun ancaman Sanchia tidak bisa dianggap main-main.
"Kevin seorang yang bertanggung jawab Sweetheart. Meskipun pernikahan mereka berasal dari sebuah kesalahan, tapi mereka memperbaiki kesalahan mereka. Bahkan mereka kini sudah bahagia."
"Iya kamu benar Honey. Aku juga yakin, kalau Kevin begitu mencintai Nieva."
"Tentu saja.. Tapi masih jauh lebih besar cintaku untukmu Sweetheart."
"Bukan gombal Sweetheart, tapi jujur.." Jawab Sall seraya mengulas senyumnya.
"Iya..Iya..Aku percaya.." Sall menciumi wajah Sanchia yang mulai memerah karena malu.
"Oiya Sweetheart, kenapa kamu menyerahkan mansion ini pada Nieva dan Kevin? Padahal design mansion ini sesuai mansion impian kamu?"
"Aku sudah membuatkan mansion untuk Mama dan Papa di luar kota, tempat dimana Nieva menikah, Honey. Jadi aku memberikan mansion ini untuk Nieva. Sejujurnya rasa bersalahku terlalu besar pada Nieva, meskipun aku berniat menebusnya, aku sama sekali tidak akan sanggup menggantikan rasa kesepian, kecewa, marah, dan sedih yang dia rasakan selama bertahun-tahun tanpa Papa, Mama dan aku disampingnya. Jadi aku hadiahkan mansion ini untuk Nieva. Sekalipun Kevin berniat membayarnya, tapi aku katakan mansion ini adalah hadiah dari seorang Kakak untuk Adiknya."
Pipi Sanchia yang sempat kering, kini kembali dialiri air mata yang merembes tanpa bisa ditahan. Sall kembali memeluk Sanchia dan membenamkan kepala Sanchia di dadanya dan menciumi puncak kepala Sanchia dengan sangat lembut.
"Kamu kakak yang hebat Sweetheart, Nieva begitu beruntung memiliki kamu."
***************************
Hai readers terkasih & Author2 hebat tercinta..
Buat yang udah baca Cold Man Cashed by Love pasti familiar sama cerita di 2 eps terakhir.
Sebenarnya ide cerita ini, awalnya buat novel Cold Man Chased by Love. Tapi karena alur di novel itu aku ubah habis-habisan, jadi aku realisasikan di novel ini. Makanya banyak yang aku tulis ulang dan dibahas lebih detail disini, dengan beberapa tokohnya yang aku ambil juga. Semoga berkenan ya..
Maaf buat Kakak Author kece kalau aku telat mampir & balas comment, nanti aku balas & mampir ya..🤗
Terima kasih banyak ya atas comment, like, Vote, Rate bintang 5 & Favorit-nya.
Meskipun novel ini masih jauh dari kata baik, karena aku sendiri masih belajar menulis.
Semua silent readers yang mampir, mohon dukungannya juga ya. Like & vote boleh banget kok 😊
Sekali-kali comment juga ya, biar author abal-abal ini bisa ngucapin "Terima Kasih" secara langsung 😄
Semoga semuanya selalu sehat, bahagia, sukses dan banyak rezeki ya.. 😊 #staysafe #stayhealthy
Love u all.. ❤❤❤❤️❤
IG : @zasnovia #staronadarknight