The Killer Knight VS The Mafia Queen

The Killer Knight VS The Mafia Queen
Episode 135 Mendapat Restu



HOTEL - PARIS, FRANCE


Langit malam kota Paris dan Menara Eifell yang berdiri kokoh, terpampang indah dihadapan Sall dan Sanchia yang sedang menikmati makan malam romantis di sebuah balkon kamar hotel yang terletak di kota penuh cinta itu. Bunga, lilin dan hidangan khas Perancis ikut memanjakan mata dan lidah mereka malam ini.


Sesungguhnya Sanchia dan Sall tidak mempunyai rencana untuk mengunjungi Paris di awal tahun ini. Namun Paris mendadak menjadi tujuan, karena sebuah moment penting akan dihelat esok hari di salah satu mansion milik keluarga Laren.


FLASHBACK ON


Ruang keluarga mansion Nieva dan Kevin dipenuhi wajah-wajah penuh tanya, karena Leroy mendadak meminta semua orang berkumpul dengan alasan yang sama sekali tidak diberitahunya. Kegiatan menemani anak bermain yang sedang dilakukan Sall, Sanchia, Kevin, Nieva, Bryllian dan Zivara pun harus terhenti karena permintaan Leroy. Begitu juga dengan perbincangan antara Papa Leonard, Mama Annesya, Tuan Juan dan Nyonya Larisa yang memang tengah berbincang di ruang keluarga sebelumnya. Leon dan Leandra yang baru datang pun, menyusul duduk di sebelah Nyonya Larisa & Tuan Juan.


Semua mata kini tertuju pada tangan Leroy dan Leticia yang saling menggenggam, dengan raut wajah yang terlihat sangat gugup.


"Maaf karena tiba-tiba mengumpulkan semuanya. Ada hal yang ingin kami sampaikan."


Semua orang mulai menebak-nebak apa yang akan disampaikan oleh Leroy dan Leticia. Namun satu hal yang mereka yakini, kalau sudah terjadi sesuatu diantara Leroy dan Leticia yang mendadak menunjukkan kedekatan mereka, yang sebelumnya masih terlihat samar.


"Tuan Juan, Nyonya Larisa.. Tolong izinkan saya untuk menikahi Putri anda, Leticia. Saya sangat mencintainya sepenuh hati saya." Genggaman tangan Leroy dan Leticia yang terlihat semakin erat, tidak luput dari pandangan semua orang yang kini mengulas senyum di wajah mereka, kecuali Tuan Juan.


Tuan Juan menghunuskan tatapan tajam ke arah Leroy, yang membuat nyali Leroy sedikit ciut, namun tetap tidak mengalihkan pandangannya.


"Apa Leticia sudah setuju menikah denganmu?"


"Sudah Papa.." Jawab Leticia mendahului Leroy yang hampir membuka mulutnya.


"Aku tidak bertanya padamu Leticia." Jawab Tuan Juan, membuat Leticia menundukkan kepalanya karena takut. Leroy memandang wajah Leticia sekilas, lalu memandang Tuan Juan penuh keyakinan.


"Putri anda sudah menerima lamaran saya, dan mau menikah dengan saya dalam waktu dekat. Kami benar-benar saling mencintai, dan ingin segera meresmikan hubungan kami dengan pernikahan. Tolong restui kami berdua, Tuan Juan dan Nyonya Larisa."


Nyonya Larisa menggenggam tangan suaminya dan menatapnya dengan wajah penuh harap. Wajah-wajah yang semula mengulas senyuman, kini berubah tegang dan harap-harap cemas. Kecuali wajah Sall yang masih saja mengulas senyum tipisnya, entah karena alasan apa.


Tuan Juan kembali mengarahkan pandangan pada Leroy dan Leticia yang masih cemas menunggu jawaban.


"Okay.." Jawaban super singkat dari Tuan Juan mengejutkan semua orang. Raut tidak percaya terpampang jelas di wajah mereka, terutama Leroy dan Leticia, juga Leon dan Leandra.


"Maksud anda? Anda benar-benar merestui hubungan kami berdua, dan mengizinkan kami berdua menikah?" Leroy memastikan kembali, agar dia tidak salah mencerna perkataan Tuan Juan.


"Iya.. Apa kamu berharap saya memberikan jawaban lain?" Pertanyaan Tuan Juan disambut gelengan kepala Leroy juga senyum bahagia semua orang.


"Tentu saja tidak Tuan Juan, jawaban anda adalah jawaban terbaik yang sangat saya harapkan. Terima kasih banyak Tuan Juan & Nyonya Larisa." Ucapan  tulus Leroy berhasil membuat Tuan Juan menerbitkan senyum mahalnya. Terlebih kini Leticia sudah menghambur dalam pelukan kedua orangtuanya.


"Terima kasih Papa.. Mama.."


Adegan itu sukses membuat semua orang terharu, apalagi saat Tuan Juan memberi kode agar Leroy mendekat dan menerima pelukan Tuan Juan, setelah melepas pelukannya dari sang Putri pertama.


Setelah menerima ucapan selamat dari semua orang, Leroy dan Leticia duduk berhadapan dengan Tuan Juan dan Nyonya Larisa sambil berpegangan tangan. Leon dan Leandra pun tersenyum begitu lebar karena Leticia dan Leroy sebentar lagi akan menikah, sehingga Leon dan Leandra bisa segera menyusul. Tentunya setelah memperoleh restu dari kedua orangtua Leandra terlebih dahulu.


"Dan terima kasih Tuan Sall, anda memberikan saya profil Leroy dengan sangat lengkap. Sehingga saya yakin, kalau Putri saya sudah memilih laki-laki yang tepat." Semua mata kini beralih memandang Sall yang terlihat menganggukkan kepalanya pada Tuan Juan.


"Sama-sama Tuan Juan.." Jawab Sall.


Setelah memahami maksud Tuan Juan, sejurus kemudian Leroy menghampiri Sall dan memeluknya masih dalam posisi berdiri. Sall pun ikut berdiri dan membalas pelukan Leroy. Netra Leroy sudah mulai berkaca-kaca, tapi Leroy menahannya sekuat tenaga, agar tidak luruh dihadapan orang-orang yang memandanginya.


"Thanks Bro.. Kamu memang sahabat terbaikku." Sall menepuk-nepuk punggung Leroy, lalu mendorong tubuh Leroy.


"Sudah-sudah, ini bukan adegan drama. Kamu terlihat tidak manly." Adegan haru itu mendadak jadi adegan lucu, karena Leroy terlihat sebal dan meninju pelan lengan Sall.


Tiba-tiba Leon mendekat dan berbisik di telinga Sall, memasang ekspresi cemas sekaligus ingin tahu, yang berhasil ditangkap semua orang.


"Ada apa?" Tanya Bryllian penasaran, mewakili wajah-wajah ingin tahu lainnya.


"Leon bertanya, apa aku memberikan profil dia juga ke Tuan Juan." Perkataan Sall berhasil membuat wajah Leon berubah merah, sedangkan yang lainnya justru melepaskan tawa kecil karena merasa lucu dengan tingkah Leon.


"Tuan Sall juga sudah memberikan profilmu, aku pun terkesan saat melihatnya. Jadi apa kamu juga akan segera menikahi Leandra?" Tanya Tuan Juan langsung ke intinya. Leon sedikit terkejut, namun langsung menganggukkan kepala, seolah tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang ada.


"Iya Tuan Juan, saya ingin segera menikahi Leandra. Semoga anda merestui kami berdua." Mohon Leon dengan ekspresinya yang penuh harap.


"Baiklah.. Aku merestui hubungan Leticia dengan Leroy, begitu juga Leandra dengan Leon. Aku ingin kalian segera menikah di Paris 2 minggu lagi." Ekspresi terkejut tidak dapat disembunyikan semua orang, namun sesaat kemudian raut wajah mereka berubah bahagia, saat Leroy, Leticia, Leon dan Leandra mengangguk secara bersamaan.


FLASHBACK OFF


***************************


Hai semuanya, aku balik lagi nih.. Maaf ya baru up setelah 2 minggu sibuk di real life.


Terima kasih banyak ya atas comment, like, Vote, Rate bintang 5 & Favorit-nya.


Meskipun novel ini masih jauh dari kata baik, karena aku sendiri masih belajar menulis.


Semua silent readers yang mampir, mohon dukungannya juga ya. Like & vote boleh banget kok 😊


Sekali-kali comment juga ya, biar author abal-abal ini bisa ngucapin "Terima Kasih" secara langsung


Semoga semuanya selalu sehat, bahagia, sukses dan banyak rezeki ya.. 😊 #staysafe #stayhealthy


Love u all.. ❤❤❤❤️❤


IG : @zasnovia #staronadarknight