MY BODYGUARD

MY BODYGUARD
BAB 150 (MAKAN SIANG ROMANTIS)



“Lama banget sih.” Ucap Abizar saat melihat Aleena yang berjalan dengan lemas.


Namun Aleena hanya diam, kepalanya masih menunduk dan berjalan dengan lambat karena masih kesal.


Abizar juga tidak lanjut untuk membujuk Aleena, dia langsung masuk ke dalam villa begitu saja, sedangkan Aleena hanya mengikuti suaminya dari belakang.


Namun saat masuk ke dalam villa, Aleena terkejut karena melihat ada sebuah meja yang tertata rapih dengan hiasan yang berbagai macam, seluruh ruangan juga terpasang banyak sekali hiasan dan juga balon berbentu hati.


“Ini apa maksudnya kak?” tanya Aleena yang masih melihat ke sekeliling ruangan.


“Ini makan malam romantis kita sayang.” Jawab Abizar.


“Makan malam romantis? Bukannya tadi kamu sedang marah kepadaku?” tanya Aleena.


“Iya aku memang marah tapi aku tidak mungkin membatalkan kejutan yang sudah susah payah aku siapkan untukmu.” Ucap Abizar.


“Tapi ini masih siang tau! Kamu sudah menggagalkan jalan-jalan kita.” Protes Aleena.


“Iya karena aku kesal! Jadi anggap saja ini makan siang romantis.” Ucap Abizar.


Aleena masih tetap diam sambil menundukkan kepalanya dan memanyunkan bibirnya.


“Apa kamu tidak menyukai kejutan dariku? Aku susah payah menyiapkan semuanya loh.” Ucap Abizar.


“Aku suka kok, tapi aku kira kamu marah sama aku tadi.” Ucap Aleena.


Abizar langsung berjalan mendekati Aleena dan memeluk tubuhnya dengan erat.


“Kamu tau aku tidak bisa marah sama kamu lama-lama sayang..” ucap Abizar yang langsung mencium kening Aleena berkali-kali.


“Terimakasih sayang..” balas Aleena sambil membalas pelukan Abizar.


“Sudahlah ayo kita makan siang dulu, nanti kita makan malam di luar terserah kamu mau makan di mana aku akan menurutinya anggap saja sebagai permintaan maaf karena sudah membuat rencana jalan-jalan kita berantakan.” Ucap Abizar.


Mendengar ucapan Abizar membuat Aleena bersemangat dan segera duduk di kursi yang sudah di tarik oleh Abizar dengan senyum yang lebar.


“Sayang, kita honeymoon bisa di mana saja, di rumah juga aku yakin sekali kamu akan melakukannya setiap hari, jadi apa salahnya kalau aku ingin menikmati honeymoon ini dengan berjalan-jalan?” ucap Aleena.


Mendengar ucapan Aleena membuat Abizar menghela nafas panjang sambil menggelengkan kepalanya karena Aleena benar-benar tidak seperti wanita yang selama ini dekat dengannya, para wanita itu akan selalu mengajak Abizar check in di hotel walaupun awalnya tujuan mereka hanya untuk berlibur.


Aleena yang masih menunggu makanan tiba di mejanya tidak sengaja menoleh ke arah Abizar yang menatapnya terus sampai Aleena merasa ada yang aneh dengan dirinya.


“Kenapa sih liatin aku terus kayak gitu kak? Aku jadi risih nih.” Protes Aleena.


“Kenapa harus risih? Emangnya aku ga boleh liatin istri aku sendiri?” tanya Aleena.


“Ya tapi tatapan ka Abizar tuh bahaya tau, tatapannya seperti singa mau makan orang!” ucap Aleena.


“Hahahaha, apaan sih Leen, kamu ini bisa ngelawak juga ya ternyata.” Ucap Abizar sambil tertawa dengan keras hingga membuat Aleena terkejut.


“Ternyata kak Abizar bisa ketawa keras juga ya? Wah!!” seru Aleena membuat Abizar diam seketika.


“Apaan sih Leen.” Ucap Abizar dengan wajah yang kembali cool.


“Kak, kita padahal udah lama kenal ya, tapi ternyata masih banyak hal yang tidak kita ketahui satu sama lain.” Ucap Aleena.


“Iya kamu benar, banyak hal yang tidak kita ketahui satu sama lain Leen.” Balas Abizar dengan tatapan yang tidak bisa di artikan.


Sampai akhirnya makan siang mereka pun datang, ada banyak sekali hidangan khas Korea yang di hidangkan di meja mereka yang tidak terlalu besar hingga membuat meja itu tidak muat lagi.


“Yaampun ka Abizar emang mau buat aku gendut ya? Makanan ini banyak banget..” ucap Aleena.


“Kan makannya siang, habis ini kita masih berkeliling jadi makanan ini akan cepat tercerna.” Balas Abizar.


“Iya sekarang makannya siang, kan rencananya ini mau di jadikan makan malam, sedangkan kalau malam kita langsung tidur, itu berarti kak Abizar mau bikin aku gendut!” ucap Aleena.


“Engga dong sayang, kan habis makan banyak seperti ini kita akan berolahraga malam.” Balas Abizar sambil mengedipkan mata kanannya.


Mendengar ucapan Abizar membuat Aleena memundurkan wajahnya karena senyuman Abizar yang membuatnya merinding.