My Introvert Husband 3

My Introvert Husband 3
Sedikit menceritakan



Sementara Alana masih bersama David dan Ashley di ruang Owner , ia terlihat meneguk air putih yang ada di dalam gelas yang saat ini ia pegang , iya baru saja David menyuruh pelayan Bar membawakan Alana segelas air putih dan beberapa potong roti . ia baru saja menceritakan alasan kenapa ia meminjam uang dari seorang rentenir kepada dua laki laki asing yang tengah duduk di hadapannya saat ini .


Alana meletakan gelas minum tersebut diatas meja dengan tangan yang masih gemetar .


" Makanlah roti ini , kau sepertinya belum makan " perintah Ashley .


" tidak tuan , saya sudah makan tadi " ucap Alana , terlihat sekali di kedua bola mata Alana bahwa dirinya   seolah sedang menyimpan kebingungan yang begitu mendalam . namun Alana mencoba menyembunyikannya di balik wajahnya tersebut .


" Rumah mu dimana  " tanya David .


" Aku baru saja menjual rumahku untuk pengobatan Daddy , jadi untuk sementara aku tinggal di rumah sakit sampai menemukan persewaan rumah " ucap Alana dengan melebarkan senyumnya . David dan Ashley mengernyit keheranan .


" Apa wanita ini sudah gila ? di situasi seperti ini dia masih bisa tersenyum ? apa jangan - jangan yang dia ceritakan tadi adalah sebuah kebohongan  ? " Gumam Ashley  dalam hati .begitu juga David . pemikirannya tak jauh jauh beda  dari pemikiran Ashley saat ini .


padahal Alana tersenyum karna ia hanya ingin menyimpan penderitaanya sendiri dan tidak ingin ada orang lain mengasihinya .


" Ayo kita akan mengantarkanmu untuk mencari tempat tinggal " ajak David dan Ashley .


" Tidak perlu tuan , aku bisa mencarinya sendiri besok pagi " ucap Alana . mendengar penolakan Alana membuat kedua sahabat itu semakin curiga dan menganggap apa yang di katakan oleh Alana ialah sebuah kebohongan .


" Kau berbohong kan kepada kami ? " Tanya Ashley . Dahi Alana mengernyit kebingungan .


" Berbohong ? berbohong apa ?" tanya Alana .


" Kau memang seorang wanita  penghibur kan ? kau menceritakan ayahmu koma biar kami berbelas kasihan kepadamu dan melepas kanmu begitu saja , dan  kau sengaja bekerja sama dengan rentenir itu biar bisa mendapatkan uang dari teman kami . iya kan ?  " seru Ashley .


Plakkk ( Alana melayangkan satu pukulan telapak tangan di pipi Ashley )


" Hey berani sekali kau menamparku ? " teriak Ashley dengan wajah yang begitu geram . rasanya ia ingin menampar Alana namun ia sadar bahwa yang menampar pipinya baru saja  ialah seorang perempuan .


" Justru aku tidak butuh belas kasihan dari orang lain " imbuh Alana . Ashley pun membungkam dan menggosok gosok pipinya dengan telapak tangan akibat bekas tamparan tangan Alana .


"  Nona Alana tolong maafkan Ashley dia tidak bermaksud seperti itu  , ayo kita akan mengantarkanmu pulang ini sudah malam  " ajak David .


" Tidak perlu ! aku bisa pulang sendiri " seru Alana .


" Katanya laki laki tadi menjebakmu ? kalau kau pulang sendiri , dia pasti akan menangkapmu lagi " tutur David . Alana terdiam sejenak mencerna perkataan David baru saja . memang ada benarnya , rasanya ia takut jika laki laki itu menangkapnya kembali .


Bahkan tadi dirinya sempat berada di dalam satu mobil dengan laki laki tua itu . ia begitu ketakutan apalagi saat laki laki tua itu berbicara mendekati Alana , sshhhh  Aroma bau busuk yang keluar dari mulut laki laki itu begitu menyengat di hidung Alana . Alana pun bergidik mual saat mengingatnya .


saat mobil yang ia tumpangi berhenti , Alana mencoba melarikan diri dan berlari dengan sekuat tenaga untuk mencari perlindungan orang lain , Alhasil ia masuk kedalam bar milik Kendrick .


" Nona Alana  ? " panggil David . hingga membuyarkan lamunan Alana .


" Baiklah , tolong antarkan aku ke rumah sakit saja " ucap Alana . David pun mengiyakannya . David melepaskan Jacket miliknya dan membalutkan di tubuh Alana . kemudian mereka bertiga menuruni anak tangga dan berjalan menuju ke mobil milik David .


 


 


.


.


.


jangan lupa setelah membaca tekan LIKE maaciw .