Between Curse and Peace

Between Curse and Peace
Season 2 Episode 14 : Subjek Pandora



Edward sedang memperhatikan membaca buku sambil berpikir.


"Yuna, anaknya Yumna itu! kemampuannya hampir sama seperti dirimu!" Edward mengingat ucapan Meghan.


"Tapi, tetap saja... aku hampir sama level seperti Yumna" kata Edward yang bersiap untuk misi.


Di Papan mading...


"Misi beruntun! angkatan 85 akan menyerbu para makhluk astral!" kata Pasha.


"Duh! aku bahkan cukup merinding hanya mendengar bisikannya saja" kata Ilman.


"Aku akan bersiap sekarang" kata Erika sambil ke kamarnya.


"Eh!? tapi kau kan perempuan!" kata Ilman.


"Jangan meremehkannya, Erika menempati peringkat 1 saat ujian penerimaan dan survival! dan hanya orang yang termasuk ranking 10 dari ujian penerimaan pertama saja yang bisa bergabung, ini! aku sudah meminta file keterangannya pada mentor" kata Pasha.


Peringkat 10 : Ikram Harwin


Peringkat 9 : Ilman Triyanto


Peringkat 8 : Puspita Salsa


Peringkat 7 : Irene Karina


Peringkat 6 : Pasha Alifiandra


Peringkat 5 : Zeydan Al Farisi


Peringkat 4 : Song Aram


Peringkat 3 : Yusuf Zubair


Peringkat 2 : Armansyah


Peringkat 1 : Kitagawa Yuna / Erika Ameera Ramanathan


"Hebat sekali! mendapatkan peringkat pertama" kata Ikram yang nongol.


Yusuf memberi kode pada Mansa dan pergi.


Di atas tebing...


Para pasukan tengah berkumpul di tebing untuk penyerangan, termasuk Meghan dan Edward juga Farel.


"Anu... Zeydan, Kak Andika, apakah mau kita bicara sebentar?" tanya Yusuf.


"Apa?" tanya Zeydan dan mengikuti Yusuf yang ke pojok tebing bersama.


"Ng? kalau gak lama sih gapapa" kata Andika mengikuti Zeydan.


"Anu, kalian tidak berniat ingin bergabung bersama kami berdua?" tanya Yusuf.


Erika pura-pura sedang merapikan barang-barangnya... ia berjarak 3 meter dari lokasi mereka.


"Maksudnya?" tanya Zeydan, Andika mendengarkan.


"Kami sebenarnya... adalah subjek Pandora" kata Mansa.


Flashback...


"Kalian harus berhati-hati dengan Subjek Pandora karena, mereka mengonsumsi Morph-x secara ilegal" kata Meghan yang menyampaikan itu pada Andika dan Zeydan.


"Kenapa memangnya? bukankah mereka itu artinya bersekutu dengan kita? karena mereka memiliki kekuatan Pandora?" tanya Andika.


"Dikarenakan Morph-x bisa di salahgunakan untuk kehancuran dengan kekuatannya yang luar biasa besar, mereka artinya memiliki dua golongan! Satu yang tidak sengaja meminumkan atau di minuman, Kedua... yang memiliki kontak dan salah satu musuh yang menyelinap!" Jelas Meghan.


"Yang artinya... Subjek Pandora adalah orang yang memiliki sampel Morph-x" kata Meghan lagi.


Flashback Off...


Erika, Zeydan, Andika terbelalak bersamaan.


"Ada baiknya kau bergabung di Organisasi Dirgapati bersama kami" kata Yusuf.


"Yu... Yusuf! apakah harus sekarang?" tanya Mansa.


"Iya! karena kita... tidak bisa menunggu lagi!" kata Yusuf sambil mendekati Zeydan dan Andika.


Edward memperhatikan Erika dan juga mereka berempat.


Erika langsung melempar tasnya yang dia pegang lalu membuka paksa jubahnya dan mengambil pedangnya lalu akan menebas Yusuf dan Mansa.


"Ugh!!" Yusuf menahan sakit saat lengannya ditebas Erika.


"Arghh!!!" Mansa yang di tebas lehernya merasa kesakitan, namun itu tak membuatnya mati.


"Kak Andika!! Zayn!!" seru Erika yang melompat mengambil jarak.


CTRANG!!! Erika sangat ahli memainkan pedang seperti kakak kembarnya dan langsung menebas lengan Yusuf dan menebas leher Mansa.


"Orang yang termasuk subjek Pandora tidak akan mati semudah itu!" batin Erika sambil menginjak Mansa yang kesakitan.


"Kak Andika!! Zayn!! cepat lari!! ukh!!" Erika di tendang Yusuf dan hampir jatuh dari jurang.


SSSRTT!!! Erika langsung menembakkan jangkar dan bertahan.


BZZT!! Aliran listrik untuk mengaktifkan energi subjek Pandora yang ada di dalam diri Yusuf dan Mansa mulai keluar.


Pasha, Meghan, dan yang lainnya mulai ke arah mereka.


"Zeydan! Kak Andika! Lari!!" kata Pasha.


Terlambat, mereka sudah mengaktifkan kekuatan Kara.


Zeydan sedang membantu Andika yang memang agak sakit karena misi sebelumnya.


Yusuf langsung melontarkan mata rantai khas Fujiwara dan menangkap Andika dan Zeydan.


Sedangkan Mansa mengeluarkan aura panas yang membuat pakaian saja terbakar jika di biarkan 30 detik.


"Ukh! hawa panas ini! adalah elemen dasar dari Klan Kitagawa!" kata Ilman.


"Ah!!! kak Andika!! Zayn!!" Teriak Erika.


Yusuf langsung loncat dari tebing untuk pergi sambil membawa Andika dan Zeydan.


Zeydan hanya bisa menahan air matanya yang banjir sambil mengingat masa-masa bersama Yusuf dan Mansa di sekolah dulu.


"Yusuf.... Mansa... kalian berdua pengkhianat!!!" seru Zeydan dengan marah.


Andika hanya setengah sadar dan ragu mengaktifkan kekuatan Pandora karena dia merahasiakan sebuah kejadian yang membuatnya berat hati.


Andika saat dia bertemu Amanda....


Andika yang melihat ibunya itu tersenyum saat dia masih terjebak di Dimensi Chandra.


"Oh ya, tapi... ada hal yang harus Andika ketahui" kata Amanda.


"Eh? maksud Ibu?" tanya Andika.


"Andika memiliki kekuatan Pandora dan terhubung dengan data Ibu yang menjadi Terano Ryu. Jika Andika dapat menguasai dan mengendalikan kekuatan kutukan Pandora, maka... data Ibu... akan di hapus" kata Amanda.


"EH!? gak! gak! aku gak mau kehilangan dirimu lagi! aku-... " belum selesai Andika bicara.


"Sudah... sudah... Andika jangan sedih ya? Andika kan kuat? hm?" tanya Amanda sambil perlahan menghilang dengan tersenyum.


Flashback Off....


"Kau... Demi membalas secara seimbang atas perlakuan pemimpin sekte itu kepada Ibu dan Ayahku! pertama aku akan membalaskannya kepada anak buahnya!!" Seru Andika langsung mengaktifkan Turquoise-nya yang mencapai level Angry Turquoise.


Sekeliling tubuh Andika langsung di kelilingi oleh aura biru Silent dan mata merah Turquoise lalu mulai bertarung dengan penuh aura ambisi kemarahan.


Erika melihat Zeydan dan Andika yang menguasai kutukan Pandora.


"Aura kak Andika... ambisi!?" tanya Erika.


Erika tiba-tiba bisa merasakan firasat kalau Zeydan dan kakaknya akan kalah, dia menuruni kemampuan Fujiwara Mika, alias nenek dari ibunya.


Erika langsung cepat naik ke tebing dan lari.


"Erika! kau ingin kemana!?" tanya Pasha.


"Aku harus menolong mereka! mereka akan kalah!" kata Erika dan lompat.


"Meghan, suruh Farel untuk mengerahkan fauna-nya, aku tadi melihat dengan Silent kalau beberapa jam lagi sinyal makhluk astral itu akan datang" bisik Edward sambil terjun ke bawah.


"Farel! sekarang!" kata Meghan.


"Hm!" Farel langsung mengarahkan 30 gagak untuk menyelidiki dan 15 sisanya menaruh bubuk bidara jika memang benar ada makhluk astral yang akan datang.


Di Tempat Pak Andi...


Pak Andi pergi ke markas Lupin Star.


"Selamat datang ke markas kami Lord Fifth" kata Cepheus.


"Terimakasih, dimana Phantom Lady?" tanya Pak Andi.


"Kami akan mengawasi anda, karena kami harus menjalankan rencana ini jika ingin Chandra Nagata di kalahkan" kata Perseus.


"Tenang saja, saya takkan macam-macam" kata Pak Andi.


"Baiklah... dia ada di balik ruangan ini" kata Andromeda.


"Akhirnya kita bertemu lagi... "