Pertarungan intens tampak masih terjadi di area paling luar markas musuh. Mereka tidak lain adalah Airi dan Andika. Namun sesaat kemudian, para golem tidak lagi beregenerasi ketika dikalahkan.
“Kamu menyadarinya, Buldoser Manja.”
“Ya, para golem tidak lagi bertambah banyak, Wanita Rubah.”
“Tampaknya tubuh inti golem itu sudah dikalahkan. Ayo kita segera kalahkan sisanya.”
Demikianlah pertempuran di luar tersebut berlanjut di mana Airi dan Andika berjuang keras dalam membasmi para golem dan juga para dummy.
***
Time dan Kaiser terdiam untuk sesaat. Lalu kemudian, ruang dan waktu mulai terdistorsi. Tanpa disangka-sangka, Time telah muncul di celah-celah penyimpangan ruang dan waktu. Side avatar Silent Kaiser teraktifkan lantas segera menyesuaikan diri dengan distorsi tersebut sehingga dia pun berhasil selamat dari serangan kritikal Time.
Dengan cepat dipercepat oleh side avatar Fast-nya, Kaiser menerjang Time dengan pedang Enigma-nya. Pedang itu ditangkis oleh tombak jam Time. Adu pedang dan tombak pun terjadi.
“Clang, clang, clang, clang.” Tampak tak ada satu pun dari mereka yang mau mengalah.
Ruang dan waktu sekali lagi terdistorsi. Side avatar Silent dan Fast teraktifkan secara bersamaan. Kaiser melangkah mundur dalam jarak sejauh-jauhnya dari Time. Time gagal memotong ruang dan waktu untuk membuat dirinya menggapai Kaiser dalam jeratan senjatanya.
“Kamu bagai tikus saja ya, Pahlawan Darah Merah. Atau haruskah kupanggil kau dengan Kaiser yang asli? Karena sejatinya Pahlawan Darah Merah adalah Healer.”
“Silakan panggil aku sesukamu, monster.”
“Begitukah? Karena kau gesit bagai tikus, bagaimana kalau kupanggil kau tikus sampah?”
Kaiser tak memperdulikan omong kosong dari Time itu. Dia menerjang ke arah musuh dengan seksama. Tak sedikit pun dia menurunkan kewaspadaannya pada sekeliling, mengingat lawannya adalah Time yang sangat mudah mendistorsi ruang dan waktu sehingga jarak dan kecepatan, hampir tak ada artinya buatnya.
Jika makhluk di hadapannya itu hanya mendistorsi ruang, Kaiser pasti sudah akan lebih mudah dalam bertarung. Dia cukup mengamati sekeliling dengan pengamatannya yang tajam sehingga sedikit saja ada gangguan di suatu tempat, dia dapat dengan cepat memprediksi keberadaan musuh.
Namun apa yang paling menakutkan dari Avatar bernomor seri 4 tersebut adalah kemampuan mendistorsi waktunya. Dia dengan mudah mampu memanipulasi indera sehingga tidak sinkron terhadap waktu sekitar. Dengan mudah dia memperlambat atau bahkan mempercepat motion sekeliling target.
Untunglah ada Silent yang membuat Kaiser dapat kebal pada pengaruh apapun yang melibatkan sense dari indera.
Time seketika menghilang dari hadapan Kaiser dan sekali lagi distorsi ruang dan waktu terjadi. Tapi berkat kombinasi side avatar Silent dan Fast, Kaiser mampu mengetahui arah serangan Time yang ada di arah jam 10 tersebut.
“Srak.”
“Set.”
Kaiser menangkis tusukan tombak jam Time dengan pedang Enigma-nya.
Dalam segi pengurasan HP, pedang Enigma mampu menguras HP lawan lalu ditransfer ke Kaiser sehingga Kaiser unggul di situ. Namun dari segi pengurasan MP, tampak konsumsi mana side avatar Silent, Fast, dan Enigma secara bersamaan sangat menguras stamina Kaiser.
Kaiser sudah mulai kelelahan karena MP yang terkuras, tapi tampak Time baik-baik saja selain HP-nya yang terkuras oleh pedang Enigma Kaiser tiap pedang itu berbenturan dengan senjata tongkatnya.
Namun di kala itulah, terlihat keanehan pada kondisi Pohon Keabadian.
“Byar, byar, byar, byar.”
Pohon Keabadian tiba-tiba saja menggeliat kesakitan secara liar bahkan sampai-sampai makanan yang sedang dinikmatinya sedari tadi dengan penuh nikmatnya yang tidak lain adalah Raging Fire, dilemparkan pohon itu begitu saja sekuat tenaga sejauh-jauhnya.
“Ada apa Nak? Mengapa kamu tiba-tiba mengamuk?” Ujar Time yang tidak lain adalah Mr. X yang mendalangi semua kejadian selama ini.
Di saat itulah, kloningan Healer dan Holy keluar dari persembunyian.
“Tampaknya, racunku sudah mulai bekerja ya, Holy junior.”
“Ya, dan tampaknya dia juga sudah meyadari bahwa nutrisinya telah kucuri, Healer junior.”
Mendengar omong-kosong dari Healer junior dan Holy junior tersebut, Time tak dapat lagi menahan murkanya. Dia pun masuk dalam mode mengamuknya di saat dia menyaksikan pohon yang dia rawat dengan susah-payah selama ini untuk nantinya dia santap, mendadak perlahan mengering layu.
Padahal Kaiser sama sekali tidak menurunkan kewaspadaannya dengan tetap mengaktifkan Silent dan Fast. Akan tetapi, dia tak dapat menghindari cengkeraman Time dalam mode mengamuknya melalui distorsi ruang dan waktu itu.
Kaiser telat dalam mengelak sehingga,
“Aaaaaaaakh!”
Kaiser berhasil terkena serangan lantas tubuhnya terkoyak.
Armor Bomber secara tiba-tiba memudar.
“Ini tidak baik. Tampaknya perjuanganku cukup sampai di sini. Healer junior, Holy junior, selanjutnya, tolong gantikan tugasku. Kaiser, aku tahu kamu tidak akan pernah memaafkanku karena tindakan kejamku telah membunuh Andina. Namun, kuharap kamu dapat terlepas dari belenggu pahit masa lalu itu dan menyongsong masa depanmu yang cemerlang yang terbentang luas di depan. Maafkan aku, Kaiser.”
Ujar Bomber dalam wujud Andina dalam hologram seukuran tubuh manusia yang asli itu. Dia meraih pipi Kaiser lalu sekejap kemudian, dia pun memadat menjadi berkas cahaya putih berukuran besar.
“Nah, sebagai kenang-kenangan terakhirku, rasakan rudalku ini, makhluk jelek!”
Berkas cahaya putih itupun berubah menjadi rudal lantas menyerang sang pohon yang tengah sekarat. Pohon Keabadian tak lagi dapat mempertahankan eksistensinya begitu rudal Bomber berhasil menerjangnya lalu pohon itu pun seketika sirna.
Tampak air mata mengalir membasahi pipi semua side avatar, termasuk Healer junior dan Holy Junior. Tetapi mereka tidak terlarut dalam kesedihan itu. Avatar Utama gelang perubah yang kosong seketika diisi oleh Healer junior dan Holy Junior. Tampak gelang perubah mulai retak dengan terlepasnya Bomber sebagai avatar utamanya. Namun, berkat kemampuan gabungan Healer junior dan Holy junior, eksistensi gelang perubah untuk sementara dapat dipertahankan.
“Tidak banyak waktu lagi. Monster itu masuk dalam mode berserknya. Dia jauh lebih kuat dari sebelumnya, tetapi intelejensianya menurun drastis sehingga akan lebih mudah untuk dikalahkan. Kalian siap?” Ujar Kaiser kepada para avatar di dalam gelang perubahnya melalui telepati.
“Siap.”
“Siap.”
“Siap.”
“Siap.”
“Siap.”
Kelima avatar itu seraya menjawab dengan kompak.
Distorsi ruang dan waktu terjadi. Namun kali ini Kaiser tidak mundur. Dia menghadapi secara langsung monster yang telah kehilangan rasionalitasnya itu. Side avatar Silent dan Fast pun bekerja sama demi menembus pertahanan lawan.
Kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh Healer junior dan Holy junior untuk melekat ke tubuh Time, menyelinap masuk menginfiltrasi tubuh lawan tersebut lantas mendegradasinya dari dalam. Lalu sebagai serangan penutup, pedang Enigma menebas area tidak stabil di inti mode berserk Time tersebut.
Alhasil, Time musnah dalam ledakan. Akan tetapi, momentum ledakan sangatlah besar. Silent, Fast, Enigma, Healer junior, dan Holy junior pun mengorbankan diri mereka demi menyelamatkan tubuh Kaiser.
Time musnah dan pertarungan dimenangkan oleh Kaiser, namun dengan pengorbanan yang sangat besar di mana gelang perubah beserta seluruh avatar di dalamnya turut musnah. Dan sebagai satu-satunya yang selamat di ruangan itu, Kaiser pingsan tak berdaya di tengah-tengah ruangan dipenuhi abu ledakan dan beberapa luka ringan.
Dari luar, secara keseluruhan, Kaiser tampak baik-baik saja.