
Informasi yang didapatkan oleh Christian terlalu berlebihan menurutnya. Dia akan tetap mempercayai Alexa, karena Alexa sudah menjelaskan watak Friday sebelumnya yang ingin menyakitinya dan apapun akan dia lakukan untuk mendapatkan tujuannya. Tapi dengan beberapa argumen yang disampaikan Friday yang menurutnya masuk akal akan dia selidiki lagi.
Christian tidak akan menyusul Alexa ke rumah sakit, dia akan menunggu kabar dari Alexa sendiri. Christian memilih pergi ke apartemennya yang ditinggali oleh Alexa. Dia penasaran dengan map berlogo rumah sakit yang dulu dipegang oleh Alexa sehari setelah pertunangannya dengan Friday.
Sesampainya di apartemen, dia membuka pintu dan masuk ke dalam. Dia menaiki tangga menuju kamar Alexa. Di depan pintu kanar, dia terdiam. Dia bertanya pada hatinya, apa yang dia lakukan? Bukankah dia sudah memutuskan untuk percaya pada Alexa? Tapi melihat Louis yang membela Friday menggoyahkannya lagi. Daripada penasaran, mending lihat dulu apa yang Alexa sembunyikan darinya.
Christian membuka pintu kamar dan melihat sekelilingnya, dia mulai mencari map hasil pemeriksaan Alexa dulu. Setelah lama mencari, barang yang dia inginkan tidak ditemukan. Kemudian Christian keluar dari kamar dan pergi ke ruangan sebelahnya. Dulu ruangan itu adalah ruang kerjanya tapi setelah Alexa menempati apartemen itu, ruangan itu dijadikan ruang belajar dan perpustakaan.
Dia membuka laci yang kebetulan tidak terkunci. Dia mencari map itu tapi tidak ada di sana. Dia menemukan sebuah kotak perhiasan, awalnya dia mengabaikannya karena merasa bukan itu yang dia cari. Akhirnya dia membuka kotak tersebut dan melihat isinya.
Terdapat sebuah gelang yang persis dengan gelang yang dia temukan di kamar hotel dulu. Dia mengernyitkan dahinya, kenapa gelang itu ada di sini? Bukankah gelangnya masih ada padanya? Dia meneliti lagi gelang itu, ada perbedaan dengan gelang yang ada padanya. Gelang Alexa murni terbuat dari emas putih sedangkan gelang yang ada pada Christian seluruh permukaan gelang dilapisi logam mulia rhodium.
Dia meletakkan kembali gelang itu, mungkin saja Alexa membuat replika gelang itu pikirnya. Christian kembali mencari map di seluruh ruangan tapi hasilnya nihil.
Lelah mencari, Christian berhenti sejenak. Dia duduk di meja kerja yang ada di sana. Dia tertarik dengan sebuah album foto yang ada di atas meja. Dia membuka album foto tersebut. Christian menarik sudut bibirnya, dia tersenyum melihat foto Alexa dan teman temannya waktu muda dulu. Gaya mereka yang terkesan alay dan wajah kucel itu mampu membuat Christian tertawa.
Tidak terasa, album foto itu sudah di akhir halaman. Foto terakhir memperlihatkan 6 tangan dengan gelang yang sama. Ada satu tangan yang mencolok karena gelang yang dipakai lebih berkilau daripada gelang yang lain, persis seperti gelang yang ada padanya.
Tangan yang memakai gelang tersebut terdapat tahi lalat kecil persis di pergelangan tangannya. Dia mendapatkan petunjuk tentang siapa pemilik gelang tersebut. Jantungnya mulai berdetak tidak beraturan, keraguannya pada Alexa mulai timbul kembali. Seingatnya tidak ada satupun tahi lalat di tangan Alexa.
Christian mengambil album foto yang lain, dia berharap ada petunjuk lain mengenai gelang tersebut. Dia membuka kembali album foto lainnya, dan mulai memperhatikan tangan keenam sahabat tersebut. "Fuc*k" umpat Christian setelah melihat pemilik gelang yang ada padanya ternyata bukan Alexa.
Masalah semakin rumit sekarang karena kesalahannya dengan teledornya mengambil keputusan tanpa bukti. Sekarang Alexa hamil dan menuntut pertanggungjawaban, sedangkan gadis yang dulu mesti dia pertanggungjawabkan sudah ketemu. Apa yang harus dia pilih kali ini? Apakah mempertanggungjawabkan perbuatannya dulu atau perbuatannya yang sekarang?
Christian jadi kepikiran dengan pernyataan Friday tadi, kalau memang Alexa tidak ada hubungan dengan Caleb dan tidak berniat memanfaatkannya, kenapa dengan mudahnya Alexa mau mengandung dan menggugurkan bayinya. Dan apapun yang terjadi pada Alexa kenapa selalu ada Caleb yang terlibat? Kalau hanya hubungan antara boss dan pegawai, kenapa Caleb tidak terlibat juga dengan masalah pegawai lainnya yang mereka rasa lebih sulit dibandingkan masalah Alexa.
Christian menghubungi Jose agar segera menyusulnya ke apartemen. Christian juga meminta Jose membawa petugas yang bisa memasang cctv. Christian akan mengawasi sendiri gerak gerik Alexa. Untuk sementara dia akan pura pura tidak tau apapun. Dia juga tidak akan berbagi informasi dengan pihak Friday sebelum dia yakin harus mempercayai siapa.
Jose melaporkan semua yang Christian perintahkan padanya kepada Anthony. Jose adalah salah satu orang pilihan Anthony yang ditugaskan untuk mengawasi dan membantu Christian di perusahaannya. Jose hanya melaporkan kepada Anthony, dan hanya akan menuruti apapun perkataan dari Christian.
Dan Anthony juga tidak pernah memerintahkan Jose untuk melakukan tindakan yang tidak diperintahkan oleh Christian, makanya hingga sekarang Christian sangat mempercayai Jose karena tidak pernah ada gerakan mencurigakan dari Jose.
Setelah menerima laporan dari Jose, Anthony akhirnya bernafas lega. Dia lega karena Christian sudah menyadari bahwa dia sedang dimanfaatkan oleh Caleb melalui Alexa. Satu bebannya kini berkurang, sekarang ada Christian yang akan ikut mengumpulkan bukti kejahatan Caleb maka akan semakin cepat pula masalah ini terselesaikan pikirnya.
Jose segera menekan bel setelah sampai di depan pintu, dia juga membawa 10 orang staff khusus pemasang kamera cctv seperti perintah Christian. Christian membuka pintu dan mempersilahkan mereka masuk. Dia juga meminta mereka segera mengerjakan apa yang dia perintahkan. Camera cctv yang dipilih adalah camera kecil yang tidak akan disadari oleh siapapun dan diletakkan di tempat yang tak akan disangka oleh Alexa.
Setelah selesai dipasang, Christian menguji coba semua kamera cctv itu. Semua kamera tersambung pada telepon genggamnya. Tidak hanya video yang real time, kamera cctv itu juga bisa menangkap audio hingga dia bisa mendengar semua percakapan di ruangan itu.
Friday menghubungi Christian tapi Christian mengabaikannya, dia masih syok dengan semua informasi yang dia dapatkan. Dia tidak ingin diganggu siapapun termasuk Friday ataupun Alexa. Dia ingin fokus menjalankan rencanamya untuk menyelidiki semua mulai dari Alexa, si gadis bergelang rhodium hingga Caleb. Dia tidak ingin kecolongan lagi dengan mempercayai apa yang dia dengar tapi dia akan mendapatkan bukti sendiri hingga tidak menjadi manusia terbodoh. Dia akan sangat malu jika sampai Alexa maupun Friday menipunya.