
Louis semakin mengeratkan pelukannya dan tak hentinya mencium kening Friday. "Lihatlah, sekarang kamu lebih bucin dariku" kata Louis berharap suasana mencair.
"Kenapa kamu mau menerima tawaran kakek? Kamu tau sendiri itu akan menyusahkanmu" tanya Louis.
"Mereka tidak akan mungkin menyerangku terang terangan karena aku adalah putri dari keluarga Alcantara" jawab Friday.
"Tapi mereka akan tetap menyerangmu dari sisi lain walaupun tidak secara langsung. Itu juga akan membuat nyawamu terancam. Aku seperti pria lemah yang berlindung di bawah ketekmu" kata Louis yang merasa bersalah kepada Friday.
"Jangan merasa bersalah karena itu, selama aku bisa aku pasti melindungimu. Aku melindungimu bukan berarti kamu pria lemah, kamu pria perkasa dan buktinya bisa kamu lihat sendiri yaitu Grant" jawab Friday tersenyum.
"Terima kasih" kata Louis menatap Friday dengan penuh damba.
"Begitu caraku mencintaimu" kata Friday yang semakin membuat Louis mendambakan sosok perempuan di hadapannya ini.
Terdengar suara ketukan pintu kamar mereka saat mereka berdua sedang berpelukan. Louis dan Friday serentak melihat ke arah pintu. Friday yang hendak bangun, ditahan oleh Louis.
"Biar aku saja, sepertinya Grant menangis" kata Louis.
Louis segera bangkit dari tempat tidur dan membuka pintu. Dan benar saja, Grant yang sedang digendong oleh baby sitternya sedang menangis.
Louis mengambil alih Grant dari gendongan sang baby sitter. Di pangkuan sang ayah, Grant seketika berhenti menangis.
"Maaf tuan, baby Grant dari tadi menangis dan tidak mau dibujuk, terpaksa ku bawa ke sini" kata baby sitternya.
Louis mengangguk. "Iya tidak apa apa. Terima kasih ya" ucap Louis. Louis menutup pintu kamarnya kembali dan membawa Grant ke tempat tidur.
Louis menyerahkan Grant kepada ibunya. Friday mengambil alih Grant dan langsung memberikan sebelah dadanya untuk Grant. Grant yang haus langsung menye*sap putting payu*dara ibunya dengan keras membuat Friday meringis.
Louis yang memperhatikan keduanya langsung mendekat dan mengusap kepala sang anak. "Pelan pelan nak, daddy tidak akan merebutnya" kata Louis dengan kekehan pelan. Grant hanya melirik dan kembali fokus pada kegiatan minun susu murninya.
"Sampai kapan dia akan menyusu langsung dari sumbernya? Kapan dia akan mengembalikannya padaku?" tanya Louis.
Grant melepaskan putting ibunya dari mulutnya. Dia berceloteh dan bermain dengan sang ayah, meninggalkan ibunya yang masih ingin memberinya asi. "Dia sudah tidak membutuhkan ku lagi" kata Friday yang kesal dengan anaknya yang sudah mulai bermain saat diberi asi. Itu tandanya Grant sudah siap untuk disapih.
"Bukan gitu sayang, dia mau mengembalikan apa yang sudah menjadi milikku. Dia sadar bahwa dia hanya mengontrak" kata Louis. Mereka akhirnya tertawa yang diikuti oleh Grant.
Selama 15 menit mereka bermain dan menemani Grant yang tampak asik bercanda dengan kedua orang tuanya. Akhirnya balita itu mulai mengantuk, dia beberapa kali menguap dan mengucek matanya.
Louis segera menimang anaknya dan menyanyikan lagi nina bobo agar anaknya segera tidur, sedangkan Friday kembali berbaring memperhatikan mereka berdua. Tidak menunggu lama Grant tertidur di gendongan ayahnya. Louis memindahkan Grant dari gendongannya ke baby box yang menempel di samping tempat tidur mereka.
Setelah itu Louis kembali ke tempat tidurnya dan memeluk Friday. "I love you. Walaupun kamu bosan mendengar kata kata itu, tapi aku akan tetap mengucapkannya sampai kita tua bahkan sampai salah satu dari antara kita pergi lebih dulu" kata Louis. Friday juga membalas pelukan Louis dan mengucapkan kalimat yang sama dengan Louis "I love you to the moon and back".
Sampai saat ini Louis masih merasa semua seperti mimpi. Dia memiliki anak yang sehat dan tampan dan juga memiliki istri yang begitu mencintainya.
Ya Friday adalah istrinya yang telah dia nikahi seminggu setelah kejadian di kota A dulu. Louis adalah orang yang bertanggung jawab atas hilangnya selaput dara Friday dulu. Jadi mereka dinikahkan oleh keluarga Friday dan juga ayah Louis.
Tidak ada yang tau tentang pernikahan ini kecuali semua keluarga inti Friday, Yudha dan Anthony. Dan sekarang bertambah satu orang lagi yaitu Leo. Terpaksa Yudha memberitahukan Leo karena Leo sudah tau tentang wanita yang disukai Louis setelah acara pertunangan Friday dan Christian.
🌸
🌸
🌸
🌸
🌸
Awalnya mau buat plottwist gitu tapi nanti kebanyakan flashback. Ya udah akhirnya bongkar ajalah sedikit demi sedikit biar flashback di kejadian hotel dulu ga panjang nantinya. Next chapter mungkin bakalan tentang kenapa Friday bisa tunangan drngan Christian padahal dia punya suami dan anak.