
Jangan tanyakan keadaan Alexa, dia merasa dipermainkan oleh keluarga Scaff terutama Christian. Dia juga menyesal mengikuti semua keinginan Caleb untuk menerima Christian di dalam hidupnya. Awalnya Alexa enggan bertemu dengan Christian tapi seiring berjalannya waktu cinta itu tumbuh di hatinya. Benar kata orang, ala bisa karena biasa. Dia terbiasa bertemu dan menerima perhatian dari Christian membuatnya nyaman dan menyayangi pria itu.
Setelah dia mencintai Christian sampai di tahap ini, dengan teganya Christian mempermalukannya seperti ini. Hatinya hancur berkeping keping. Sekarang dia mengerti kenapa mama Monday dan keluarga Friday tidak ingin melihatnya bahkan mengacuhkannya. Ternyata mereka telah merebut kekasihnya untuk anak perempuan mereka, yang adalah sahabatnya Friday.
Dia ingin marah tapi dia tidak tau harus melampiaskannya kepada siapa. Dia sendirian tidak ada yang menemaninya. Bahkan Amora dan Leopun tidak bergerak dari tempatnya walaupun dia tau bahwa mereka berdua juga terkejut mendengar nama calon tunangan Christian. Air mata yang ditahannya dari tadi akhirnya tumpah membanjiri pipinya. Dia berlari menuju keluar dan segera pergi dari rumah terkutuk itu.
Christian melihat Alexa berlari, dia ingin mengejarnya tapi kakeknya menghentikannya. "Kamu bergerak selangkah saja, akan ku pastikan namamu dicoret dari daftar ahli waris. Bahkan kerja keras ayahmu selama ini akan ku sumbangkan ke dinas sosial. Dan ku pastikan kamu tidak akan diterima di masyarakat dan juga perempuan bernama Alexa itu akan menderita" ancam Anthony.
Jennifer yang juga mendengar ancaman ayah mertuanya ikut menahan anaknya. Bukan tidak sayang dengan anaknya dan Alexa, tapi dia tidak rela kerja keras suaminya selama ini terbuang sia sia dan tidak dirasakan oleh anaknya. Dia paling tau seberapa besar perjuangan suaminya itu mengembangkan perusahaan sampai sebesar itu.
Christian tidak berdaya dengan ancaman kakeknya, dia tau bahwa itu akan sangat mungkin terjadi dengan kekuasaan yang dimilik Anthony. Apalagi sekarang ada tangan ibunya yang menahannya untuk tetap tinggal dan menuruti kemauan kakeknya.
Tepuk tangan para tamu undangan menggema di dalam ruangan itu kala melihat Friday berjalan menuju panggung dimana Anthony dan keluarganya berada. Friday tampil cantik dan mempesona, sekarang dia terlihat lebih dewasa.
Tidak banyak perubahan di wajahnya yang memang dari dulu sudah sangat cantik. Tapi perubahan itu terjadi di daerah dada hingga pinggul dan bokong Friday yang sedikit lebih berisi dan pantas menjadi body goal para perempuan. Sifatnya yang pecicilan dan heboh dimana mana tidak terlihat lagi, sekarang dia lebih pendiam dan terkesan dingin sangat tidak tertebak.
Christian tampak tidak perduli dengan kehadiran Friday, dia enggan melihatnya. Dia benci padahal kalau dilihat kembali, ini adalah kesalahannya yang tidak cek ulang latar belakang Alexa. Pikiran Christian saat ini hanya tertuju pada Alexa. Dia ingin segera keluar dari tempat memuakkan ini. Dia merasa kesal dengan kakeknya yang tega menjebaknya.
Anthony melihat kelakuan cucunya merasa geram, dia kembali mengancamnya. "Kamu bisa pergi sekarang, sungguh tidak apa apa. Kamu lihat di sana ada Louis yang bisa menggantikanmu. Kamu tau dari dulu kakek sangat menyukainya dan dia paling kompeten darimu. Yang menjadi keunggulanmu hanya karena kamu cucu dan garis keturunan keluarga Scaff".
"Dan kamu juga bisa menilai cara pandangannya terhadap Friday. Asal kamu tau, sehari setelah kamu datang meminta perjodohan dengan putri dari Alcantara, Louis juga datang menemuiku dan untuk pertama kalinya dia meminta sesuatu kepadaku. Dia meminta hal yang sama denganmu. Sekarang kakek mengabulkannya, silahkan ambil sikap ingin lanjut atau berhenti dengan semua konsekuensinya".
Dan ancaman itu berhasil membuat Christian menerima kehadiran Friday. Dia tersenyum kepada Friday dan seluruh orang yang ada di ruangan itu. Dia mengikuti permainan kakeknya untuk saat ini. Dia ingin segera mengakhiri acara pertunangan yang berujung petaka baginya agar segera bisa mengejar Alexa dan menjelaskan kesalahpahaman ini.
Tidak terlihat aura kebahagiaan di wajah kedua pasangan yang baru saja resmi tunangangan itu. Para tamu mulai berdatangan mengucapakn selamat kepada dua sejoli itu. Mereka sangat kagum dengan pertunangan itu karena ini pasti akan menguntungkan kedua belah pihak bukan hanya segi bisnis tapi juga keturunan mereka nantinya.
Pasangan itu sangat cocok dan serasi dilihat dari segi manapun. Mereka menilai bahwa Christian sangat beruntung bisa mendapatkan hati Friday, karena mereka tau bahwa untuk bisa berkenalan dengan Friday saja sudah susah sekali apalagi bertunangan. Keluarga Alcantara sangat menjaga privasi putrinya.
Caleb datang menemui Christian, dia bertanya apa yang terjadi sebenarnya tapi dia tidak mendapatkan jawabannya karena Christian sendiri tidak tau kenapa ini bisa terjadi. Christian meminta bantuan pamannya untuk menemui Alexa dan menenangkannya untuknya. Dia tidak mungkin pergi dari tempat ini karena ancaman dari kakeknya.
Caleb yang sangat paham dengan watak ayahnya menuruti Christian. Dia juga merasa kasihan dengan Alexa. Secara tidak langsung, Caleb turut bersalah di sini. Caleb segera pergi dari rumah ayahnya, dia menghubungi Alexa untuk menanyakan dimana keberadaan pegawai kesayangannya itu.
Amora dan Leo datang menemui Friday, dia sangat bahagia dengan pertemuan mereka hari ini setelah hampir 3 tahun tidak bertemu dan hilang kontak. Amora langsung berhamburan memeluk Friday, dan disambut oleh Friday. Mereka saling berpelukan dan menggoyangkan badannya ke kiri dan ke kanan saking senangnya.
Mereka berdua juga menangis bahagia karena akhirnya bisa bertemu. Rindu yang sudah menumpuk hingga menyesakkan dada akhirnya bisa terlepas. Tidak ada kata kata yang bisa menggambarkan kebahagiaan yang mereka rasakan.
Berteman dan tinggal bersama, bahkan kerja di tempat yang sama, mencapai cita cita bersama, membangun perusahaan bersama selama 7 tahun adalah pengalaman yang tidak bisa dilupakan begitu saja. Hilang kontak selama hampir 3 tahun tidak membuat hubungan mereka renggang dan ikatan batin mereka merenggang.
Jeanne yang melihat pemandangan itu ikut bergabung dengan sahabatnya. Mereka bertiga berbagi pelukan dan air mata kebahagiaan. Siapapun yang melihat bereka bertiga merasa terharu dengan persahabatan mereka. Mereka terlihat saling menyayangi dan kompak.
Mereka bertiga mengenang kembali masa masa mereka bersama dulu. Di masa mereka selalu berbagi di saat suka dan duka. Kini hari hari mereka akan lengkap kembali karena Friday sudah kembali.
Amora teringat dengan Alexa. "Bagaimana keadaan Alexa saat ini? Ku harap dia baik baik saja. Aku ga bisa memilih karena mereka berdua adalah sahabatku" kata Amora dalam hatinya. Apalagi dia juga belum tau pasti alasan kenapa Friday yang menjadi tunangan Christian.
Dia tidak mau memihak siapapun sebelum semuanya jelas. Dia ingin menikmati pertemuannya dan meluapkan rasa rindunya ini dengan tenang untuk saat ini.