Oh Baby Baby

Oh Baby Baby
Bab 126



Setelah melakukan panggilan telepon kepada papanya, Friday kembali bergabung dengan teman temannya.


"Bagaimana Fri?" tanya Jeanne.


"Kebutuhan baby dan Alexa sudah sampai, sekretaris papa akan mengantarkannya langsung ke sini. Dan beberapa body guard utusan papa juga sudah bergerak mensterilkan jalan kita untuk keluar" jawab Friday.


"Syukurlah. Kita bisa berbenah sembari menunggu Pak Mario" balas Jeanne.


Tidak berapa lama pak Mario mengetuk pintu ruang rahasia itu. Sekarang ruangan rahasia itu bukan lagi ruang rahasia keluarga Alcantara tapi sudah jadi ruangan tersembunyi yang diketahui beberapa orang selaun keluarga pemilik gedung.


Kelvin mendekati pintu dan memastikan siapa yang mengetuk pintu. Setelah yakin jika itu bukan musuh, Kelvin segera membukakan pintu itu. Kelvin membantu pak Mario membawa barang barang bawaannya masuk.


Friday dan yang lainnya segera membongkar paket itu. Friday menyerahkan pakaian bayi kepada suster untuk dikenakan baby yang baru saja Alexa lahirkan. Tidak lupa Friday menyerahkan sarung tangan, kaos kaki, topi dan mantel agar baby tetap hangat.


Frizzy meminta Kelvin dan pak Mario meninggalkan ruangan untuk sementara dan disanggupi oleh mereka. Setelah pak Mario dan Kelvin meninggalkan ruangan itu, Frizzy yang dibantu oleh Jeanne segera membuka pakaian Alexa dan menggantinya dengan pakaian yang baru khusus untuk ibu menyusuii.


Setelah semuanya sudah rapi, Frizzy memanggil Kelvin masuk kembali ke ruangan itu. Mereka juga mencoba membangunkan Alexa yang telah tertidur pulas karena kelelahan habis melahirkan. Walau tidak tega tapi mau bagaimana lagi, keadaanya sangat darurat.


Alexa terbangun, dia mencoba bertahan dari rasa kantuk dan lelah yang menyerangnya bertubi tubi, belum lagi harus menahan rasa sakit di bagian selang*kangannya efek habis melahirkan secara normal. Jeanne memberikan minum Alexa yang tampak haus, dia juga menyuapi makanan pada Alexa. Mereka berharap tenaga Alexa akan bertambah setelah diberikan makanan walaupun tidak cukup tidur.


"Bagaimana dengan bayiku?" tanya Alexa.


"Baby sehat dan aman, lihat dia tidur dengan nyaman didekapan Kelvin. Aku tau kamu mau melihat dan menggendongnya tapi tahan sebentar lagi ya. Setelah kuta keluar dari sini, kamu bisa dengan bebas dan puas menggendongnya" jawab Alexa.


Alexa hanya mengangguk mengiyakannya, matanya sudah berkaca kaca ingin menangis. Walaupun rasanya ingin melihat bayinya, tapi keadaan tidak memungkinkan. Dia hanya akan menahan rasa rindunya sebentar saja kan, maka dia akan melakukannya demi keselamatan mereka terutama bayinya.


"Semuanya sudah siap, jalan kita untuk keluar juga sudah dibersihkan. Jangan buang buang waktu lagi, ayo kita berangkat sekarang" pak Mario segera memimpin jalan keluar bagi mereka.


Walaupun beberapa penyusup dari klan mafia Balck Jack telah berada di rumah sakit tersebut selama beberapa jam tapi tidak banyak mengganggu aktifitas perawatan di sana karena security di sana juga sudah ketat ditambah lagi anak buah Kelvin membantu mengamankan rumah sakit. Sebisa mungkin mereka meminimalisir terganggunya aktifitas rumah sakit dan menarik perhatian para pasien dan staf rumah sakit.


Walaupun saat penangkapan beberapa anggota mafia Black Jack itu harus menimbulkan kekacauan sesaat tapi anak buah Kelvin dengan gesit menetralkan keadaan lagi. Jadi para pasien dan keluarga pasien yang sedang berada di sana merasa aman dan tidak tau apa yang sebenarnya terjadi. Mereka hanya mengira jika itu pasien atau keluarga pasien yang mengamuk karena anggota keluarganya tidak bisa diselamatkan.


Kelvin menyerahkan bayi cantik itu pada Jeanne agar Jeanne yang menggendongnya. Suster yang membatu mereka sudah terlihat lelah, Frizzy belum berpengalaman merawat bayi sedangkan Friday sedang hamil, jadi pilihan paling tepat adalah Jeanne. Kelvin membantu menggendong Alexa ke kursi roda dan mendorongnya. Mereka akhirnya meninggalkan ruangan rahasia itu menuju mobil yang yelah disediakan untuk menjemput mereka.


Sesampainya di tempat parkiran itu, Kelvin kembali membantu Alexa menggendongnya ke dalam mobil. Kelvin, Alexa, suster dan Frizzy berada di satu mobil sedangkan pak Mario, Jeanne, bayi Alexa dan Jeanne di mobil yang berbeda. Setelah semuanya siap mereka meninggalkan tempat itu.


Tujuan mereka adalah sebuah lapangan sepak bola yang lumayan luas. Setelah sampai di sana, mereka disambut oleh beberapa body guard. Mereka akan menaiki helicopter menuju pulau pribadi keluarga Kelvin. Setelah memastikan semuanya aman dan siap mereka meninggalkan tempat itu.