
Waktu berjalan begitu cepat. Tidak terasa setahun telah terlewati. Para mahasiswa tingkat akhir akan melakukan wisuda minggu depan.
Mereka telah melakukan magang wajib selama 6 bulan di perusahaan swasta di luar yayasan maupun yayasan sebagai bekal untuk mereka mengenal dunia kerja.
Selama masa magang itu pula mereka menunjukkan performanya sebagai mahasiswa unggulan untuk menarik perusahaan mengangkat mereka sebagai pegawai.
Banyak juga dari mereka mengincar perusahaan lain dan beberapa diantaranya malah perusahaan yang mengincar mereka.
Akhir masa magang, 93% dari mereka sudah mendapatkan pekerjaan. Tidak semuanya menerima tawaran pekerjaan dari perusahaan, ada yang membangun kerajaan bisnis atau mewarisi bisnis keluarga. Sedangkan sisanya ada yang masih menunggu perusahaan yang lebih besar atau berniat melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.
Selama ini Amora dan Leo menjalani LDR Long Dormitory Relationship. Setiap weekend Leo akan menyusul istrinya ke kantor AFF atau berkunjung ke apartemen milik Sunday yang mereka tinggali sementara untuk menjeputnya.
Agar leluasa melepas rindu Leo terhadap istrinya dan si bule yang selalu merindukan sarang hangatnya, tidak jarang mereka check in hotel di sekitar kantor Amora. Atau Leo membawa Amora pulang ke rumah orang tuanya untuk menginap di sana. Kamarnya sudah dipasang alat peredam suara. Jadi Amora bebas menjerit sepuas hati.
Kalau si Bule sudah tidak sabaran, mereka biasanya melakukan quick se*x kurang lebih 10 menit di toilet kantor atau di dalam mobil di parkiran atau tempat sepi. Sensasinya luar biasa dan mendebarkan. Debaran jantung takut ketahuan orang lain sebanding dengan nikmat yang di dapat.
Friday dan Frizzy yang sering ditinggalkan Amora untuk bertemu Leo hanya bisa pasrah. Mereka juga mengerti kondisi dua sejoli yang sedang dilanda rindu. Jiwa muda dan gairah tanpa batas. Mereka yakin bahwa Amora akan mempraktekkan semua adegan yang mereka tonton bareng.
Pada kamis malam, Friday akan memberikan video tutorial kepada Amora berisi berbagai macam gaya untuk menyenangkan suami. Seperti biasa, Friday mendapatnya dari grup chat emak emak pecinta novel hiya hiya.
Selama setahun ini pula, Amora, Friday dan Frizzy giat mengembangkan perusahaannya dan masih mengikuti kelas malam tentang bisnis dari Sunday. Mereka juga giat menonton video hiya hiya itu.
Selama magang mereka tidak mengalami kendala karena mereka magangnya di anak perusahaan Alcantara grup, bidang tiket pesawat dan hotel. Kekuatan orang dama emang sunggup terjamin.
Alexa dan Shelly magang di kantor yayasan Scaff yaitu yayasan yang menaungi IITC. Sedangkan Jeanne terpisah dari mereka, dia magang di sebuah perusahaan startup yang memiliki product ewallet dan berada di luar kota.
Setelah menyelesaikan magangnya akhirnya mereka kembali ke asrama penuh kenangan itu untuk mempersiapakan wisuda mereka.
Mereka berkumpul kembali di kamar yang menyatukan mereka. Kamar yang menyimpan semua memori suka dan duka mereka selama kuliah. Kamar yang menjadi tempat mereka berlindung dan mendapat kehangatan keluarga dari para penghuni kamar.
Mereka menangis bahagia karena akhirnya mereka bisa menyelesaikan perkuliahannya di tempat luar biasa ini. Mereka mengenang kembali saat mereka pertama kali memasuki asrama sampai mereka berpisah untuk magang.
Friday dan teman temannya sepakat membeli gelang yang sama untuk merayakan kelulusan mereka menggunakan gaji mereka selama magang. Gelang persahabatan. Berharap setelah lulus kuliah pun mereka masih bersahabat.
Mereka mulai membersihkan kamar 213A dan mengemasi barang barang mereka. Ketika sedang beres beres banyak adek adek tingkat mereka datang menemui mereka ke kamar itu.
Mereka ikut membantu kakak kakak seniornya membersihkan asrama yang mana sekalian untuk perpisahan katanya. Pada saat saat seperti ini ada tradisi memalak.
Para adek adek junior akan keliling kamar meminta barang kakak kakaknya. Mulai dari buku, pakaian, sepatu bahkan ada yang minta perlengkapan mandinya.
Kakak tingkat terfavorit biasanya akan pulang dengan tangan kosong karena semua barangnya sudah dipalak habis oleh juniornya. Jumlah barang barang yang bawa pulang kembali ke rumahnya mempengaruhi tingkat populeritas si kakak senior.
Friday menjadi salah satu kakak yang 'beruntung' karena semua barang ludes dipalak juniornya. Beberapa mereka terlihat kecewa karena kehabisan barang.
Untuk mengurangi rasa kecewa adik adik juniornya terutama para panitia ospek dan wisuda yang sudah bekerja keras selama libur semester, akhirnya dia memesan banyak pizza dan makanan lainnya sebagai traktiran.
Kamar mereka ramai dipadati oleh junior yang ingin mendapatkan makanan dan voucher gratis. Teman temannya yang lain pengen marah tapi tidak mungkin, menahan kesal dan jengkel seperti biasa karena si Miss Trouble maker.
"Yuk ke rooftop aja" ajak Shelly.
"Ayok...pengap" Frizzy langsung setuju.
"Biarkan dia membereskan kekacauan ini" kata Amora.
"Dasar trouble maker" Alexa menimpali.
"Hahaha...tapi jujur gue rindu dengan kekacauan yang selalu ditimbulkannya. Gue pikir setelah lulus dia akan berubah ternyata tidak" kata Jeanne geleng geleng kepala melihat temannya itu.
Akhirnya mereka menghentikan aktivitas bersih bersih dan pergi menuju rooftop untuk mendapatkan ketenangan. Semoga nanti Friday juga memanfaatkan para junior untuk menyelesaikan pembersihan kamar, agar proses exit clearance besok berjalan lancar.
Lama mereka menunggu Friday sambil berbincang mengenai rencana mereka ke depannya setelah wisuda.
"Aku dan Shelly sudah diterima bekerja di yayasan. Kami akan mengerjakan project internal maupun external kampus atas nama yayasan sambil melanjutkan kuliah master" kata Alexa mengungkapkan rencananya.
"Kalau kita bertiga kan udah jelas nih kerja di mana, kalau bidadari cantik satu ini kemana neng?" tanya Amora kepada Jeanne.
"Kalau aku sih memilih untuk liburan dulu, sebulan mungkin. Kemarin sudah ditawarkan bekerja di tempat magang itu tapi aku masih ragu ragu. Aku kesepian di sana tanpa kalian" ucap Jeanne sendu.
"Kasian anak ayam sebiji...pisah dari induknya" kata Shelly dan mereka semua tertawa.
"Kami welcome banget kalau kamu mau bergabung dengan perusahaan kita. Mau ga? Lewat orang dalam pasti masuk hahahaha" ajak Frizzy.
"Nanti ku pertimbangkan ya. aku masih lelah dengan semua ini. Kalau boleh jujur, aku belum siap untuk dewasa, cari duit sendiri untuk makan bahkan mengatur hidup sendiri...rasanya aku ga sanggup" Jeanne langsung menangis. Teman temannya memeluknya dan berusaha menguatkannya.
"Kamu bisa, kamu pasti bisa, aku yakin samamu, kamu paling kuat diantara kita" kata Amora menghibur.
"Tidak bisa....kemaren kamu bilang aku yang paling kuat sekarang kenapa malah jadi Jeanne...cintamu palsuuuu Markonah" tiba tiba Friday muncul entah dari mana.
Mereka meledakkan tawanya mendengar Friday, dan momen inilah yang pasti akan mereka rindukan.
Akhirnya mereka wisuda dan dilepas berbaur di masyarakat sosial. Goodbye IITC, welcome real life.
………………………………………………………………………………
Kelar sudah basa basinya, persiapan masuk ke cerita KLI*MAKSnya
Jangan lupa Subscribe, Like dan Comment ya genk kalo bisa vote dan gift jg hehehe...Lafyutu