Oh Baby Baby

Oh Baby Baby
Leo and Amora



Waktu berjalan begitu cepat, mereka tidak ada yang menerima telepon panggilan pulang ke asrama yang artinya adalah bahwa semua penghuni kamar mempunyai nilai aman.


Sekarang memasuki tahun akhir bagi Leo dan Kelvin dan merupakan tahun ketiga bagi Friday dan teman temannya.


Banyak hal yang mereka lalui selama perkuliahan, suka mau pun duka. Tapi itu membuat pertemanan mereka semakin erat dan kompak.


Mereka mulai membangun bonding dan memahami sifat dan karakter masing masing dari mereka.Mereka saling menerima kelebihan dan kekurangan masing masing. Tidak sungkan menegor dan memperingatkan temannya apabila berbuat salah.


Sudah memasuki tahun ketiga Friday dan Leo saling mengenal dan dekat tapi hubungan mereka stuck sampai di situ, jalan di tempat.


Itu karena Friday dari awal melihat sosok Leo sebagai kakak sama seperti Sunday. Dan Leo juga mulai sadar perasaannya kepada Friday bukan seperti perasaan terhadap lawan jenis melainkan sebagai adik.


Selama ini, bila Leo mengajak Friday jalan bareng, dia selalu meminta Amora menemaninya. Karena Friday melihat dari mata Leo kalau Leo tidak tertarik dengannya tapi menyayanginya sebagai saudara. Niat Friday mengajak Amora adalah mencomblangkan mereka berdua.


Menurutnya Leo sangat baik dan cocok disandingkan dengan Amora yang baik juga. Beberapa kali Friday melihat mata Amora memandang Leo penuh kekaguman dan ada sedikit rasa suka.


Tingkah Amora yang beda saat bersama Leo dan saat bersama cowok lain. Membuat Friday inisiatif menciptakan suasana romantis diantara mereka berdua. Setiap ada kesempatan, Friday selalu memberikan waktu dan tempat untuk Amora berduaan dengan Leo.


Seakan bersambut, Leo juga tidak keberatan bila tiba tiba Friday meninggalkan mereka berdua. Mereka akan mengobrol banyak hal. Itu yang membuat Leo nyaman dengan Amora karena komunikasi yang lancar nyambung.


Semakin hari Leo menyadari perasaan sukanya jatuh kepada perempuan mana. Dia memilih Amora. Tapi karena takut Amora akan menolaknya, dia berniat menjebak Amora.


Untuk zaman sekarang ini, cinta butuh jebakan. Bila jebakan tidak berhasil, maka dukun bertindak.


Kebetulan sekali orang tua Leo berniat menjodohkan Leo dengan anak temannya. Tapi Leo menolak dengan alasan sudah memiliki pacar.


Orang tua Leo yang tidak percaya anaknya sudah punya pacar meminta Leo membawa pacarnya dan mengenalkannya pada mereka.


Leo pun mengangguk setuju untuk membawa pacarnya weekend ke rumahnya.


Leo meminta Friday membawa Amora ke cafe di luar kampus untuk membicarakan kesepakatan orangtuanya dan Leo. Dia ingin minta tolong kepada mereka berdua untuk menyelamatkannya dari perjodohan.


Leo berniat meminta Amora berpura pura jadi kekasihnya. Dia yakin orang tua Leo akan senang dan mau menerima Amora sebagai kekasihnya karena Amora memang baik. Leo berharap orang tuanya langsung merestui mereka dan meminta mereka cepat cepat menikah. Dengan begitu Amora tidak akan bisa lari lagi. Penjebakan yang sempurna.


Leo sudah menunggu di kafe tempat mereka janjian. Tidak berapa lama setelah Leo sampai, tampak Friday dan Amora menyusulnya.


Friday dan Amora langsung duduk di kursi berhadapan dengan Leo. Mereka memesan minum dan cemilan terlebih dahulu.


"Aku dijodohin nyokap sama anak temannya. Aku ga tau bentuk bahkan nama gadis itu. Aku ga mau. Jadi akhirnya aku berbohong kepada orang tuaku kalau aku udah punya pacar" terang Leo.


Amora yang mendengarkan penuturan Leo merasa patah hati. Ternyata dia sudah tidak punya kesempatan untuk mengejar Leo. Dia akan menjadi secret admirer atau pengagum rahasia Leo selamanya.


"So what? Apa yang bisa kita bantu?" sela Friday.


"Ckck dasar ga sabaran. Belum juga kelar jelasin" kata Leo sambil mencebikkan bibirnya. "Kalian tau sendiri aku jelas belum punya kekasih. Jadi aku mau minta tolong buat kamu pura pura jadi kekasihku. Hanya sampai mama yakin sama aku dan mau membatalkan niatnya buat jodohin aku ke anak temannya." tambah Leo lagi.


"Kenapa ga minta bantuan orang lain aja sih? Atau sewa wanita di luaran sana yang mau kamu jadikan pacar pura pura" kata Friday. Amora hanya diam menyimak. Ingin rasanya dia mengajukan diri. Setidaknya dia bisa merasakan bagaimana menjadi pacar seorang Leo yang dia kagumi walaupun hanya pura pura.


"Katanya kamu pintar, tapi nangkep maksud dan tujuanku aja kamu belom bisa, hish. Aku udah kenal kalian lama dan kalian juga udah kenal aku lama, kita punya bonding yang cukup kuat. Mama akan mengurangi rasa curiganya. Kalau aku sewa cewek lain, pasti butuh waktu buat bonding." kata Leo.


"Oh I see. Kayaknya yang bisa bantu kamu cuman Amora deh" kata Friday sambil melirik Amora dengan senyum jahilnya. Leo hanya mengangguk setuju. Dia sangat senang melihat Friday yang seakan tau maksud tersembunyinya.


"Kenapa aku?" tanya Amora.


"Karna aku ga bisa. Pertama, aku ga bisa bohong, pasti langsung ketauan. Kedua aku udah kenal sama orang tuanya jadi nanti pasti orang tuanya akan menghubungi orang tuaku dan itu akan menjadi sangat rumit. Dan ketiga, sudah dipastikan Kak Sunday dan pamanku akan menghajar kak Leo. Jadi pilihannya hanya kamu" tunjuk Friday kepada Amora.


Amora tampak berpikir, mau terima atau tidak. Di satu sisi dia ingin sekali tapi di sisi lain dia takut akan terjerat lebih dalam dan malah akan semakin patah hati.


Leo juga mencoba merayu Amora agar mau membantunya. Leo memasang muka memelas dan puppy eyes. Melihat itu Amora pun mengangguk tanda setuju membantu Leo menjadi pacar pura puranya.


Leo langsung berjingkat senang atas jawaban Amora. Padahal Amora hanya setuju jadi pacar bohongannya tapi reaksi Leo seperti baru diterima jadi pacar sungguhan.


"Sayang...." kata Leo manja memanggil Amora. Leo langsung memegang tangan Amora dan memandang wajah gadis pujaan hatinya itu dengan penuh cinta. Siapa saja yang melihatnya pasti merasa bahwa Leo dan Amora pacaran beneran.


Amora kaget mendapat panggilan sayang dari Leo. Dia memandangi wajah Leo dengan seribu tanya sedangkan Friday hanya tersenyum geli. Friday berharap hubungan mereka akan menjadi hubungan yang serius.


Mendapati tatapan Amora, Leo menjelaskan kalau mulai sekarang mereka harus berlaku selayaknya pasangan pacaran pada umumnya. Dimulai dari menentukan panggilan sayang. Dan untuk mendukung bahwa mereka pacaran, mereka akan publikasi hubungan mereka di kampus. Sebisa mungkin mereka harus terlihat mesra setiap saat.


………………………………………………………………………………


Jangan lupa Subscribe, Like dan Comment ya genk kalo bisa vote dan gift jg hehehe...Lafyutu