
Hari ini adalah hari yang paling ditunggu tunggu oleh Genk Langit Biru. Kenapa? Karena hari ini mereka memulai perjalanan liburan mereka di kota X dengan Berrak Su Gulet Yacht berukuran 34 meter dimana terdapat 6 cabin dan maksimal penumpang 12 orang.
Walaupun mereka menggunakan jasa travel agent, mereka memilih private trip. Jadi yacht tersebut hanya dihuni kelompok kecil mereka.
"Gaes, sekarang tujuan kita adalah Pulau P, di sana kita akan tracking jadi pakailah pakaian yang pas buat tracking" saran Jeanne.
"Wow...ternyata seperti ini liburan ala rakyat jelata ya" kata Friday takjub.
"Hadeh...congkak seperti biasa" kata Frizzy melihat tingkah Friday.
"Hahaha udah penyakitnya tuh, ga usah diladeni" Alexa menimpali perkataan Frizzy.
"Fri, ini aja udah mewah buat ukuran rakyat jelata" jelas Shelly.
"What?" Friday begitu terkejut. Ekpresi wajahnya kini sangat menggemaskan.
"Ga usah terkejut gitu" kata Leo.
Mereka tertawa melihat ekspresi terkejut Friday yang menggemaskan.
"Jangan sok ngatain aku kak, tadi aku lihat muka kakak juga terkejut" balas Friday.
"Para sultan malah saling menuduh" kata Kelvin.
"Hahaha wajar sih, mereka ga pernah ngerasain apa yang pernah kita rasakan" kata Frizzy.
"Sama kayak kamu, yang ga pernah ngerasain apa yang ku rasakan" balas Kelvin sambil melihat arah gadis itu dengan mata sendu. Membuat Frizzy terdiam.
"Eakkkk....eakkkkk...dahlah gaskeun" kata Jeanne bersorak.
"Terima aja napa Zy" tambah Friday.
Alexa ga mau ketinggalan juga memberikan dukungan "Kalian punya rasa yang sama tapi ga mau terbuka".
"Ga tau nih Frizzy, ga banyak loh stok cowok kayak Kelvin" kata Jeanne.
"Hooh...bilang suka kok susah amat" kata Shelly.
"Aku ngidam Zy, mau ga kamu lakuin apa yang ku mau?" tanya Amora.
Frizzy berharap dengan ini, dia terlepas dari bullyan teman temannya yang menginginkan dia berpacaran dengan Kelvin. "Apa bu boss?" tanyanya penasaran.
"Terima Kelvin jadi pacar kamu ya" jawab Amora.
Hahaha suara tawa mereka meledak mendengar permintaan ibu hamil itu. Frizzy hanya diam menahan kesal. "Mereka sama aja" gerutunya dalam hati.
Akhirnya setelah berlayar selama 3 hari 2 malam, genk Langit Biru kembali ke daratan Kota X. Selama berlayar mereka singgah di beberapa kepulauan kecil sekitar pulau utama yang menyuguhkan keindahan laut dan pegunungan. Jangan lupakan hewan hewan darat maupun laut yang eksotik.
Mereka segera kembali menuju ke hotel pertama kali mereka sampai di kota X 4 hari yang lalu.
"Gaes, pembagian kamarnya kayak biasa ya. Kecuali Kelvin, dia punya kamar sendiri" jelas Jeanne sembari membagikan kunci kamar hotel masing masing.
"Enggak bakalan sendiri...itu kalau Frizzy mau tidur di kamar yang sama dengan Kelvin juga tidak masalah" kata Friday.
Semua tertawa mendengar celetuk Friday yang seperti biasanya selalu membuat onar.
"Apaan sih Frii" jelas sekali Frizzy merasa keberatan.
"Ya zy ga masalah sih kalau kalian tidur bareng dulu baru nikah habis itu pacaran" tambah Amora.
"Berhentilah menggoda frizzy genk. Kasian dia" bela Shelly.
"Iya nih, dari kemaren frizzy mulu yang digodain. Tapi kalo Frizzy juga mau tidur sama kelvin, kita sih setuju setuju aja" kata Alexa.
"Sama aja lex, kirain mau bantu bela tau tau malah jatuhin lagi. Lalian emang benar benar teman ga berakhlak" keluh Frizzy.
Leo dan Kelvin kembali bergabung dengan mereka setelah mengangkat koper para perempuan perempuan rempong itu masuk ke hotel
"Kenapa sih kok pada senang banget" tanya Leo penasaran dengan topik pembicaraan para perempuan itu.
"Katanya Frizzy mau nemanin Kelvin tidur di kamarnya nanti. Soalnya dia kasian lihat Kelvin sendiri sedangkan mereka bertiga di kamarnya" jawab Alexa. Wajah Kelvin langsung berubah merah, dia tersipu malu.
"Nanti jangan lupa kita kumpul lagi sekitar jam 7. Kita makan malam bareng" jelas Jeanne lagi.
"Katanya pesta ulang tahun hotel untuk malam ini khusus untuk para anak muda gitu. Terus kita ga jadi ikut party?" tanya Friday.
"Jadi kok. Kelar makan malam Fri, acaranya jam 9 malam. Ibu hamil bebas mau ikut atau enggak" jawab Jeanne.
"Ok, aku pasti ikut" Amora tampak bersemangat ingin ikut party.
"No sayang, kita ga usah ikut. Mending kita di kamar aja...aku kangen" cegah Leo.
"Ewhhh dasar pasangan mesum" Shelly mendelik kesal.
"Ish ga dimana mana selalu bermesum ria" Frizzy juga ikut berkomentar.
Leo dan Amora hanya terkekeh mendengar ejekan para teman temannya.
"Makanya nikah gaes biar tau apa itu enak" ejek Leo.
"Ga mesti nikah kalau mau tau enak...mending langsung kawin" sahut Friday, jelas aja dipikiran Friday selalu ada kata kawin.
"Itu ada cowok yang mau sama kamu Zy, tapi malah dianggurin. Dengar percakapan mesum suami istri itu kamu iri" kata Alexa menyadarkan Frizzy bahwa Kelvin bersedia memperistrinya.Mereka kembali tertawa.
"Ah syudahlah...kalian emang ga punya rasa empati samaku. Ish minggir" Frizzy berpura pura merajuk dan teman temannya paham kalau itu hanya pura pura tapi tidak dengan Kelvin. Melihat bibir Frizzy yang monyong, dia segera mendekat ke arah Frizzy. Maksud hatinya mau menenangkan namun malah terlihat mesum
"Kamu diapain sama mereka?" Kelvin memegang kedua bahu Frizzy. Frizzy berlari sambil berteriak karna terkejut dengan tindakan Kelvin. Teman yang lain semakin tertawa.
Malam ini mereka berkumpul kembali di restoran hotel dengan pakaian sesuai dress code glomour black. Mereka akan makan bersama dulu sebelum menikmati party. Party terbuka untuk para tamu khusus kalangan anak muda.
"Wah lihatlah" Friday menunjuk ke arah kanan restoran, "Sepertinya mereka juga akan menghadiri partynya".
"Ga usah heran gitu. Ini partynya emang khusus anak muda dan tamu hotel jadi wajar kamu lihat banyak orang berpakaian sesuai dress code" jawab Frizzy.
"Iya gue tau" balas Friday.
"Kalau tau kenapa lu bilang..Norak tau" kata Frizzy.
"Berhenti gaes, bisa ga sih sehari aja tanpa ribut. Kalian udah dewasa" Jeanne melerai kedua bocah itu.
"Biarin aja Jean, pura pura ga lihat aja, pura pura ga kenal" kata Shelly.
"Yuk langsung aja ke rooftop, kita party, gue ga sabar lagi pengen rasain gimana diskotik" ajak Alexa.
"Hayuk, siapa tau kita ketemu CEO berahang tegas" jawab Shelly.
"Duluan aja, gue masih mau makan, nanti gue nyusul" kata Jeanne.
"Aku ga ikut ya, gue merasa capek mau istirahat. Aku nungguin Jeanne juga di sini" kata Amora yang merasa lelah.
"Vin temanin dan awasi mereka ya, gue masih nungguin bini nih" pinta Leo ke Kelvin.
Akhirnya Alexa, Shelly, Friday dan Frizzy pergi duluan ke rooftop untuk menikmati party yang diselenggarakan hotel ditemani oleh Kelvin.
Setelah kepergian mereka, Wetennov dan Kirein datang ke restoran hotel. Lagi lagi mereka melihat Jeanne sendirian di sana. Setelah Friday dan kawan kawan pergi, Amora dan Leo juga pergi untuk istirahat.
Wetennov semakin curiga kalau Jeanne adalah mata mata musuhnya. Dia meminta Kirein untuk menarik penjagaan di sekitar Friday untuk melindunginya.
………………………………………………………………………………
Jangan lupa Subscribe, Like dan Comment ya genk kalo bisa vote dan gift jg hehehe...Lafyutu