Oh Baby Baby

Oh Baby Baby
Bab 127



Tujuan mereka adalah sebuah lapangan sepak bola yang lumayan luas. Setelah sampai di sana, mereka disambut oleh beberapa body guard. Mereka akan menaiki helicopter menuju pulau pribadi keluarga Kelvin. Setelah memastikan semuanya aman dan siap mereka meninggalkan tempat itu.


Kelvin kembali menggendong Alexa dari mobil dan menaikkannya ke dalam helicopter, diikuti oleh Frizzy dan suster yang mereka bawa. Setelah semuanya sudah siap mereka berangkat menggunakan helicopter menuju pulau pribadi keluarga Kelvin.


Hanya butuh 30 menit, mereka telah sampai di sana. Helicopter yang mereka tumpangi segera landing di rooftop bangunan rumah mewah keluarga Kelvin. Di sana mereka sudah disambut oleh Sarah dan keluarga Friday. Kembali Kelvin menggendong Alexa dan membawanya ke kamar yang telah di sediakan buat mereka.


Setalah sampai di kamar, Kelvin membaringkan Alexa di tempat tidur. Kelvin memintanya untuk istirahat terlebih dahulu. Alexa langsng memejamkan matanya tapi tiba tiba teringat dengan bayinya.


Alexa membuka matanya, "Di mana bayiku?" tanya Alexa menatap Kelvin dan Frizzy bergantian.


"Dia masih dalam perjalanan, baiknya kamu istirahat terlebih dahulu sambil menunggu mereka sampai" jawab Kelvin.


"Aku tunggu mereka saja, paling sebentar kagi mereka sampai kan?" tanya Alexa lagi.


Kelvin menggelengkan kepalanya, "Kamu tidur saja dulu. Mereka masih lama" jawab Kelvin lagi.


Alexa mengernyitkan dahinya bingung kenapa bisa lama, mereka saja hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk sampai di tempat itu.


"Bagaimana bisa lama? Bukankah hanya menempuh wakto 30 menit? Atau paling lama 1 jam kan untuk pulang pergi?" tanya Alexa.


"Mereka tidak menempuh perjalanan menggunakan helicopter Lex" jawab Frizzy.


Melihat situasi itu Monday, mama Friday datang mendekati Alexa dan menenangkan ibu muda yang sudah dia anggap anak sendiri.


"Tenanglah sayang, mereka pasti baik baik saja. Bayi bisa bertahan tanpa minum asi selama 3 hari. Friday dan Jeanne pasti bisa mengatasinya selama perjalanan. Mereka akan sampai sekitar 3 atau 4 jam lagi. Lebih baik kamu istirahat" ucap Monday.


"Tapi mah..." tolak Alexa.


"Mereka harus menempuh perjalanan melalui darat dan laut demi bayimu. Mereka saja berjuang, masa kamu tidak bisa tahan sebentar lagi" ucap Monday lagi.


"Alexa belum menggendong bahkan melihat wajah bayiku ma" balas Alexa sembari meneteskan air matanya. Alexa merasa tidak sda yang perduli dengan perasaannya yang sangat ingin bertemu bayinya.


"Mama tau sayang, tapi mau bagaimana lagi. Helicopter tidak cocok untuk bayimu dan mereka sedang mengejar kalian terutama kamu, jadi prioritinya memang menyelamatkan kamu" jawab Monday memeluk Alexa yang kian menangis.


Setelah Alexa tenang, Monday membantu Alexa untuk berbaring di tempat tidur. "Pasti kamu capek, kamu tidur dulu ya biar nanti setelah mereka sampai kamu punya tenaga untuk menggendong dan memberikan bayimu asi. Atau kamu mau makan dulu? Mama akan suapi" bujuk Alexa.


Alexa mengangguk "Alexa lapar mah, aku mau disuapi sama mama" ucap Alexa manja. Monday hanya tersenyum mendengarnya, anda Friday di sana pasti Friday akan cemburu buta.


Dengan sigap Kelvin meminta pelayan untuk menyediakan makanan bagi Alexa. "Kalian juga cepatlah makan dan setelahnya langsung istirahat. Kalian pasti capek" pinta Monday pada Frizzy, suster dan Kelvin.


Kelvin meminta Frizzy dan suster itu mengikutinya ke ruang makan agar mereka mengisi perut mereka terlebih dahulu. Sedangkan Monday begitu sabar menyuapi Alexa. Monday ditemani oleh Sarah di kamar tamu khusus Alexa. Sambil menyuapi Alexa, Monday dan Sarah memberikan tips merawat baby new born.