
Sudah satu bulan berlalu semenjak Christian menemukan gadis yang dicari carinya selama ini. Tidak ada kemajuan sama sekali, karena dia sibuk bekerja dan minimnya informasi, akhirnya dia memilih menunggu info dari kakeknya.
Jose memberitahukan Christian bahwa kakeknya sudah kembali dari negara WX. Anthony meminta mereka untuk bertemu dan makan siang bersama di restoran dekat kantornya.
Sesampainya di restoran, Christian langsung menuju private room yang telah dipesan oleh kakeknya. Di sana hanya ada kakek dan sekretarisnya.
Christian menyapa kakeknya dan mereka mulai makan siangnya. Setelah selesai makan barulah si kakek menyampaikan sesuatu yang sepertinya penting.
"Kakek sudah menemui keluarga Alcantara" kata Anthony.
"Apa katanya kek?" tanya Christian.
"Keluarganya setuju" jawab Anthonya.
Christian melebarkan senyumnya, dia tersipu malu. Dia jatuh cinta pada pandangan pertama secara sadar kepada si gadis itu dan sekarang impiannya untuk bertanggung jawab atas kelakuan buruknya dulu pun bisa tercapai sebentar lagi. "Syukurlah kek, jadi kapan kami akan bertemu? Apakah tanggal pernikahannya sudah ditentukan? Lebih cepat lebih baik kek"
"Syukur katamu? Pernikahan apa? Keluarganya setuju tapi gadis itu menolak yang artinya tidak akan ada pernikahan" jelas Anthony.
Christian terdiam mendengarkan kelanjutan cerita dari kakeknya. Hatinya yang sempat merasakan debaran asmara kini berubah mendung habis diterjang badai.
"Cari perempuan lain saja atau kamu saja yang berusaha mendekatinya dan meluluhkannya. Kakek tidak bisa berbuat apa apa lagi. Asal kamu tau ya, dia sangat menyebalkan dan hobby membuat orang kesal. Nanti kakek carikan perempuan perempuan yang mau bersedia dijodohkan denganmu" kata Anthony.
"Menyebalkan? Bukankan dia sangat lemah lembut?" tanya Christian dalam hati.
Dari percakapan ini, Christian mengambil kesimpulan bahwa kakek Anthony sudah menyerah tentang perjodohan itu. Mau tidak mau, Christian akan berjuang sendiri. Setidaknya dia sudah mendapatkan restu dari kakeknya dan keluarga Alcantara. Selanjutnya dia menggunakan pilihan terakhirnya yaitu bertanya pada Amora atau Leo. Dia sedang memikirkan topik apa yang akan dia gunakan untuk menemui sepupunya itu karena dari dulu mereka tidak pernah dekat.
Sebenarnya Anthony bukan menyerah tapi dia masih dalam tahap negosiasi dengan Friday. Friday belum memberikan jawaban atas tawaran Anthony. Anthony mengetahui dan memiliki bukti atas kelemahan Friday dan keluarganya, Anthony menggunakannya sebagai ancaman.
Christian langsung kembali ke kantornya setelah acara makan siang dengan kakeknya. Dari pada mati penasaran, Christian memutuskan untuk membuat janji temu dengan Leonard dan istrinya walaupun sedikit canggung weekend mendatang.
Pada sabtu, hari yang telah ditentukan Christian dan Leo bertemu, Anthony mengirim berkas di dalam amplop coklat yang berisi informasi mengenai Friday. Sebelum menemui sepupunya, Christian menyempatkan diri membaca berkas tersebut.
"Friday Azzura, pemilik sebuah perusahaan IT Consultan di negara WX. Alumni IITC. Lumayan cantik. Tidak ada informasi mengenai keluarganya, tidak jelas bibit, bebet dan bobotnya. Bisa bisanya kakek menjodohkanku dengan perempuan seperti ini" Christian menggerutu di ruang kerjanya.
"Baiklah kalau kakek tidak bisa diandalkan, aku hanya bisa mengandalkan diri sendiri sekarang". Tanpa membaca file lainnya yang berada di dalam amplop, Christian menutup kembali amplop tersebut. File tersebut tidak penting dibaca lebih lanjut menurutnya.
Pada saat membuka laci untuk menyimpannya amplop itu, Christian melihat gelang yang ditemukannya di kamar tempat dia mengambil kesucian seorang gadis.Dia mengambilnya dan berencana membawanya nanti.
Christian masih salah sangka bahwa Alexa lah putri dari keluarga Alcantara. Anthony pun hanya memberikan info tentang Friday, mengenai pekerjaan Friday dan tempat tinggalnya saat ini, karena Anthony yakin bahwa Christian tau tentang latar belakang Friday yang berasal dari keluarga Alcantara.
Hanya berselang 10 menit, Amora dan Leo menyusul Christian ke tempat itu. Mereka saling menyapa dalam kecanggungan. Tapi kecanggungan itu tidak berlangsung lama karena Leo talkactive dan interaktif dan Christian juga sama sangat komunikatif.
Setelah Christian merasa basa basinya sudah cukup, dia memberanikan diri mengungkapkan maksud dan tujuan dia meminta pertemuan ini. Selain ingin membangun kembali kekeluargaan mereka yang sempat merenggang, dia juga ingin mengetahui sosok Alexa.
"Jadi siapa nama gadis yang bertemu dengan Amora bulan lalu di Starbuck?" tanya Christian.
"Maksud kakak yang ini?" tanya Amora menunjukkan foto mereka dulu saat masih berenam.
"Ah iya benar yang ini" jawab Christian menunjuk wajah Alexa. Mata Christian menangkap sosok yang sepertinya familiar di foto tersebut. Dia juga menanyakan siapa gadis itu. "Dan satu lagi ini siapa ya, kayaknya aku pernah lihat wajahnya".
"Yang ini namanya Alexandria, dipanggil Alexa. Dan ini namanya Friday Azura Al...Friday Azura" jawab Amora. Dia tidak jadi menyebut nama panjang Friday karena menghormati keputusan keluarganya untuk merahasiakan identitas Friday. Apalagi Amora sudah tau alasan berita mengenai Friday di internet ditake down.
"Perempuan yang telah ku nodai itu ternyata sahabat perempuan yang telah dijodohkan denganku. Bahkan sahabat istri sepupuku. Dia juga sekolah di yayasan milik keluargaku. Bahkan alam semesta pun seakan ikut mewujudkan impianku" kata Christian dalam hati.
"Ada apa kak?" tanya Leo.
"Aku tertarik, dan sepertinya aku jatuh cinta oada pandangan pertama" jawab Christian.
"Alexa gadis yang baik, lembut, keibuan dan mandiri. Dia juga kerja di yayasan Scaff. Dan sekarang menjabat menjadi wakil rektor bidang kemahasiswaan dan alumni kak" kata Leo.
"Seriously? Wah kesempatan bagus nih" kata Christian dengan mata berbinar.
Amora melihat gelagat Christian yang ingin mendekati Alexa. "Kak, Alexa mengalami kejadian yang tidak mengenakkan beberapa tahun terakhir membuatnya sedikit tertutup. Aku tidak bisa menjelaskan kejadian itu karena bukan hakku. Jadi kalau kakak hanya ingin bermain main dengannya, ku mohon agar kakak mengurungkan niat kakak" kata Amora.
"Aku serius. Bahkan sangat serius. Aku bahkan meminta bantuan kakek untuk mencari taunya tapi kakek gagal. Makanya aku minta bantuan kalian" kata Christian.
"Semangat ya kak, semoga kalian jodoh. Dia orang baik kak, aku bisa menjaminnya. Kami sudah bersahabat selama 9 tahun" tambah Amora lagi.
"Kakak perlu bantuan kami untuk menghubunginya dan mencomblangi kalian?" tanya Leo.
"Tidak Leo, terima kasih ya untuk bantuan dan informasi kalian. Aku bakalan berusaha sendiri" jawab Christian dengan yakin dan itu membuat Amora sedikit lega.
Mereka mengakhiri pertemuan mereka dan kembali ke rumah mereka masing masing. Christian mencari referensi di gulugulu bagaimana cara mendekati gadis dan lain lain sebagai acuan untuk memulai aksi menakhlukkan gadis incarannya. Dia juga meminta bantuan sekretarisnya untuk mengatur kunjungannya ke IITC.
Caleb Scaff ini paman Christian, Louis dan Leo yang menjadi pimpinan yayasan Scaff. Dia masih single loh walaupun sudah berumur kepala 4. Sebenarnya Caleb bukan anak kandung Anthony, dia merupakan anak adiknya yang telah meninggal saat Caleb masih didalam kandungan dan ibunya meninggal saat melahirkannya. Sita dan Edward taunya Caleb ini adalah anak hasil selingkuhan Anthony.