Oh Baby Baby

Oh Baby Baby
Sepasang Kekasih



Alexa sampai di rooftop, begitu lift terbuka sudah disambut oleh Jose. Jose segera menuntun Alexa ke tempat tuannya berada.


Alexa memperhatikan semua dekorasi rooftop yang berbeda dari biasanya. Ini terkesan romantis. Walaupun Alexa sudah tau tujuan Christian memintanya bertemu, tetap saja dia terkesan dan merasa tersanjung dengan semua ini.


Hatinya semakin gugup saat melihat Christian yang sedang menunggunya dengan pakaian yang berbeda dari biasanya. Tidak ada balutan jas, hanya pakaian casual ala anak anak muda dan itu menambah ketampanannya.


Christian menyambut calon pacarnya dengan senyum mengembang. Dia berusaha menenangkan jantungnya yang berdetak sangat kencang saat Alexa semakin mendekat. Alexa tampil memukau dengan balutan dress putih selutut. "Cantik seperti biasa" puji Christian dalam hati.


Christian masih memandangi wajah Alexa dan tersenyum sampai dia lupa dengan semua latihan yang tadi dia lakukan. Harusnya dia yang menarik kursi untuk Alexa duduk tapi karena masih mengagumi wajah cantik perempuan itu dia sampai lupa. Melihat tuannya yang masih bengong, Jose menarik kursi untuk Alexa dan mempersilahkan Alexa untuk duduk. Dan sekarang Christian masih berdiri sedangkan Alexa sudah duduk di kursi depan Christian. Alexa hanya tersenyum melihatnya.


Jose lagi lagi merutuki kesalahannya yang tadi mendoakan agar tuannya lupa dengan gladi resik itu dan sekarang benar terjadi. Jose tidak menyebut doanya secara detail, yang dimaksud oleh Jose adalah tuannya lupa dengan untaian kata alay itu bukan semuanya. Jose menghampiri Christian dan menyenggol tangannya lalu berbisik agar tuannya segera sadar. Memang benar kata orang, jatuh cinta membuat orang akan semakin bodoh.


Christian akhirnya duduk dan menyapa Alexa, dia mendadak lupa dengan semua yang dia hafal dan latih sebelumnya karena grogi. Mereka mulai acara makan malamnya dengan tenang diselingi obrolan ringan oleh keduanya. Saat makanan penutup disajikan, Alexa memberanikan diri bertanya pada Christian "Jadi untuk apa kakak mengajakku dinner di tempat seperti ini?".


"Maaf Lex sebelumnya, aku grogi dan sekarang sudah lupa dengan semua kata kata yang sudah ku rangkai sebelumnya. Aku suka kamu saat pertama bertemu dan aku nyaman berada di dekatmu. Kamu ga jadi kekasihku?" tanya Christian tanpa kata kata lebay.


Melihat Alexa yang masih diam, Christian melanjutkan lagi "Aku tau ini sangat cepat, tapi aku yakin kita bisa saling melengkapi. Kami perempuan baik dan terhormat, karena aku semakin yakin bahwa aku mencintaimu. Apakah selama 3 bulan ini tidak ada rasa untukku sedikitpun?".


"Jujur aku juga suka pada kakak tapi aku takut kakak tidak akan menerima keadaan keluargaku. Aku berasal dari keluarga.." perkataan Alexa dipotong oleh Christian.


"Aku sudah tau semua tentang keluargamu, jadi jangan khawatir. Lihatlah, kita sama sama suka apalagi yang kamu khawatirkan? Mau ya jadi kekasihku?" tanya Christian. Alexa menganggukkan kepalanya tanda setuju untuk jadi kekasih dari seorang Christian Orlando Scaff.


"Jadi kapan aku bisa bertemu dengan orang tuamu? Aku ingin meminta izin untuk mengencani putrinya" tanya Christian.


"Saat aku sudah siap kak" jawab Alexa.


"Ya udah ga papa kok" kata Christian.


Christian menyampaikan kabar bahagia itu kepada mama, paman dan sepupunya. Dia juga berterima kasih pada sepupunya Leonard dan istrinya yang membantunya untuk mendekati Alexa.


Selama 3 bulan Anthony berada di negara WX membujuk Friday agar mau bertunangan dengan cucunya Christian. Anthony selalu mendapatkan kabar terbaru dari para anak buahnya tentang cucunya dan itu semakin meresahkannya dan semakin gencar ingin menyeret Friday kembali ke tanah air.


Anthony kembali ke negara A setelah berhasil meyakinkan Friday dan langsung menemui cucunya di Scaff Tower. "Minggu depan kita akan mengadakan acara pertunangan antara kamu dengan putri dari keluarga Alcantara seperti maumu" kata Anthony.


"Kok mendadak kek, besok Tian akan berangkat ke kota X untuk mengurus hotel yang di sana selama seminggu. Aku tidak bisa mempersiapkannya dalam waktu secepat itu kek" bukannya tidak senang tapi keadaannya Christian sedang sibuk karena proses migrasi system yang baru di perhotelan mereka.


"Tenang saja, kakek yang akan mengatur semuanya, kamu hanya tinggal menikmati acaranya. Kakek yang akan pergi menemui keluarganya dan sial undangan juga biar kakek yang mengurus. Jangan seperti irang susah" kata Anthony kembali.


Mendengarnya hati Christian menjadi lega, ternyata kakeknya masih berusaha untuk melakukan perjodohan itu. Padahal tanpa perjodohan itu, dia sudah berpacaran dengan Alexa yang masih dia yakini sebagai putri dari keluarga Alcantara.


Sepulamgnya Anthony dari perusahaannya, Christian langsung menghubungi Alexa dan memberitahukan informasi pertunangan mereka. Alexa senang sekali bahwa keluarga Christian menerimanya seperti kata Caleb. Christian menerima telepon dari mamanya menanyakan informasi yang diberikan kakeknya kepada mamanya dan Christian mengiyakannya.


Mamanya sangat senang dengan kabar itu. Christian tidak lupa juga memberikan kabar bahagia itu kepada sepupunya dan meminta Amora untuk menemani Alexa memilihkan pakaian untuk pertunangannya nanti bersama sengan mamanya.


Jelas saja Amora sangat senang dan mau membantu Alexa memilih pakaian untuk pertunangan sahabatnya itu. Amora bersyukur bahwa Alexa mendapatkan pria yang baik dan menerima keadaannya. Itu mengurangi sedikit rasa bersalahnya yang terlambat mengetahui kejadian yang menimpa Alexa dulu. Dia selalu berdoa agar Alexa diberikan kebahagiaan dan sepertinya sudah terkabul.


Hari ini mama Christian yang bernama Jennifer bersama dengan Amora menemani Alexa memilih pakaian yang akan mereka pakai untuk acara qpertunangannya. Sayangnya orang tua Alexa tidak bisa ikut karena menemani dan mengantar adik Alexa untuk sekolah ke luar negeri.


Tadinya Alexa sempat menolak karena waktu yang ditentukan untuk pertunangan itu sangat mepet, tapi Christian membujuknya lagi. Karena kalau kakeknya sudah bersabda maka semua harus mengikuti. Ini hanya pertunangan bukan pernikahan. Christian berjanji untuk tanggal dan konsep pernikahan nanti mereka berdua yang akan menentukan.


Mereka memutuskan untuk membeli pakaian jadi saja karena waktu untuk menjahit pakaiannya tidak akan sempat. Mereka berkeliling di sebuah butik langganan Jennifer. Mereka memilih pakaian yang cocok untuk Alexa dan fitting. Dress itu tidak langsung dibawa pulang karena akan diperbaiki lagi agar sesuai dengan ukuran Alexa. Dan Jennifer juga merombak sedikit model lengannya agar tidak terlalu terbuka tapi terkesan sexy.


Awalnya gaun itu one off shoulder tapi Jennifer meminta ditambahkan lengan gaunnya dengan bahan tile yang akan dihiasi payet. Jennifer juga sudah book MUA langganannya untuk merias mereka di hari H.