Oh Baby Baby

Oh Baby Baby
Mengakhiri kepura puraan



Setelah Amora dan Leo pulang dari rumahnya Leo, Mereka berdua semakin dekat. Bukan hanya Leo dan Amora tetapi anggota keluarga Leo juga.


Amora selalu ditelepon atau dichat oleh mama Sita, mamanya Leo sekedar mananyakan kabarnya. Hampir setiap weeked mama Sita meminta Leo membawa calon menantunya itu ke rumahnya. Alasannya kangen.


Kadang mama Sita membawa Amora ikut ke tempat arisan ibu ibu sosialita. Dia dengan bangga memamerkan Amora dan memperkenalkannya sebagai calon istri Leo.


Ibu ibu teman arisan mama Sita semakin iri kepadanya. Mama Sita memiliki suami yang sangat menyayanginya, dua anak yang ganteng yang berbakti dan sekarang calon menantunya cantik, pintar dan baik.


Mama Sita semakin senang karena pujian dari teman temannya terhadap menantunya. Amora juga senang melihat mama Sita yang terlihat senang dan tulus menyayanginya.


Setelah arisan, mereka melanjutkan dengan belanja pakaian dan kebutuhan Amora di asrama. Setelah itu mama Sita akan mengantarkan Amora kembali ke asrama.


Hampir setiap weekend, mama Sita menjeput Amora kadang tanpa sepengetahuan Leo. Karena sekarang Leo sudah tidak di asrama lagi, mahasiswa tingkat akhir diwajibkan mengikuti magang selama 1 semester di perusahaan yang dipilih oleh kampus.


Amora dan keluarga Leo semakin dekat. Semakin bahagia keluarga Leo akan kehadirannya, semakin besar rasa bersalah Amora karena membohongi mereka. Leo pun belum memberikan kejelasan tentang hubungan palsu mereka akan sampai kapan berlangsung.


Amora semakin resah karena dia sendiripun ternggelam dalam perannya menjadi pacar Leo. Dia harus menata hatinya kembali dan terus menyadarkannya agar tidak masuk terlalu jauh.


Dia menceritakan semua kegundahan hatinya kepada Friday dan Frizzy. Kebetulan untuk tahun ini project akhir hanya boleh dikerjakan maksimal 4 orang dalam 1 kelompok. Mereka sepakat mengerjakan project dalam 2 kelompok dimana Friday Amora dan Frizzy melanjutkan project mereka dulu dan Alexa, Jeanne dan Shelly membuat project baru.


Frizzy dan Friday memberikan saran agar Amora segera menghubungi Leo menanyakan status mereka. Semakin cepat akan semakin baik. Mereka juga tidak mau Amora semakin terluka apabila Leo tidak bisa mencintai Amora seperti harapan Friday dulu.


Tapi sudah hampir 4 bulan ini Leo tidak bisa dihubungi sama sekali. Teleponnya tidak pernah diangkat, dan chatnya hanya dibaca saja. Dia merasa jadi korban ghosting. Pria itu entah berada dimana sekarang.


Amora mau menanyakan kabar pacar palsunya itu kepada orang tua Leo tapi dia takut rahasia mereka terbongkar. Serba salah jadinya.


Setelah menyelesaikan project dan mengikuti ujian akhir semester, para mahasiswa akan libur panjang. Mereka memilih tidak menjadi panitia ospek dan wisuda dan lebih memilih menikmati liburan panjang.


Amora, Friday dan Frizzy dengan ide gilanya akan membuat perusahaan IT selama liburan ini. Website atau aplikasi yang selama ini mereka bangun sudah digunakan oleh Toko Baju Amora. Setelah melakukan beberapa pengembangan lagi, mereka menarik beberapa merchant untuk memasarkan produk mereka melalui aplikasinya. Fokus utama mereka adalah market place fashion.


Untuk menarik merchant dan designer yang membuka butik sendiri, Friday menggunakan nama keluarganya. Ini memudahkan mereka mendapatkan banyak dukungan. Untuk sekarang mereka memfokuskan diri ke perusahaan IT. Toko bajunya adalah merchant awal saja sebagai contoh penggunaan dan manfaat aplikasi yang mereka bangun.


Mereka mulai sibuk melakukan perekrutan pegawai dan mengurus legal perusahaan. Friday menggunakan tabungannya dan pendapatannya melalui saham dan keuntungan tokonya untuk mewujudkan cita citanya.


Sunday dan pamannya tau apa yang sedang dilakukan malaikat kecilnya itu. Diam diam mereka membantu Friday dengan mengirimkan anak buahnya yang berpura pura sebagai investor untuk menanamkan sahamnya di sana. Beberapa kali juga Sunday dan pamannya membantu urusan hukum dan legal perusahaan barunya.


Sunday juga meminjamkan beberapa pegawainya untuk membantu Friday. Sunday meminta Friday untuk tidak menolaknya karena Sunday tau bahwa mereka bertiga fokus di IT tapi untuk menjalankan perusahaan Itu perlu ada yang tau mengenai finance, marketing, bisnis, hrd dll.


Mereka sungguh sungguh mengerjakan dan menjalankan perusahaannya. Sampai Amora bisa mengalihkan perhatian dan fokusnya. Kini dia jarang mengingat Leo.


Untuk menghemat biaya pemgeluarannya, mereka menggunakan rumah Frizzy yang sudah tidak ditempati lagi karena orang tua Frizzy memilih kembali pulang ke kampung halamannya setelah pensiun setahun yang lalu.


Mereka menyulap rumah itu menjadi kantor mini PT. AFF. Persiapan peresmian perusahaannya sudah selesai. Mereka mengadakan syukuran sederhana hanya makan bersama seluruh pegawai.


Untuk sementara selama mereka kuliah, perusahaan akan ditangani oleh sekretaris Sunday. Mereka akan masuk kantor pada hari sabtu dan minggu. Mereka juga akan ikut membantu perusahaan pada saat jam kosong perkuliahan.


Karena kondisi ini mereka mau menerima bantuan Sunday. Mereka juga mengikuti kelas malam dadakan mengenai bisnis yang dibuat oleh Sunday dan Wetennov. Ini sebagai bekal untuk mereka sebelum terjun langsung menangani perusahaan dan Sunday melepas bantuannya.


Sebelum kembali ke asrama, mereka menyempatkan diri untuk pulang ke rumah masing masing. Selama liburan mereka tidur di apartement milik Sunday. Apartement itu dekat dengan rumah Frizzy yang mereka jadikan kantor untuk perusahaan mereka.


Rencananya rumah sekitar kantornya akan mereka beli, dan toko bajunya akan dipindah ke sana untuk memudahkan mereka mengawasi semua pegawai. Tapi itu masih rencana.


Amora kembali ke rumahnya dan terkejut melihat mobil di depan rumahnya. Dia sangat mengenal pemilik mobil itu. Dia juga sering diantar jemput menggunakan mobil itu.


Ternyata tanpa sepengetahuannya, orang tua Leo sering mengunjungi orang tuanya. Meminta Amora kepada orang tuanya agar dijadikan menantu. Mereka menjalin hubungan keluarga sebelum menikahkan anak anak mereka.


Orang tua Amora dan orang tua Leo sama sama menyambut anak dan calon menantunya itu. Orang tua Amora senang karena anaknya mendapatkan calon mertua yang baik dan rendah hati seperti orang tua Leo.


Amora dihantam rasa bersalah lagi karena bukan hanya orang tua Leo yang dia bohongi tapi sekarang bertambah orang tuanya sendiri. Dia tidak tau akan seperti apa bila mereka tau kalau selama ini mereka hanya pura pura.


Mereka makan siang bersama di rumah orang tua Amora. Setelah itu mereka kembali mengobrol tentang anak anak mereka. Orang tua Leo menanyakan calon menantunya itu kenapa dua bulan ini tidak bisa bertemu.


Amora menceritakan kegiatan mereka selama liburan ini. Dan Orang tua Amora sangat terkejut dengan apa yang sudah dicapai oleh anaknya di belakangnya. Orang tua Leo tampak bangga dan tidak ingin kehilangan Amora. Sehingga mereka langsung meminang Amora saat itu juga kepada orang tuanya.


Tapi orang tua Amora menyerahkan semuanya kepada Amora karena Amora yang akan menjalaninya. Mereka sebagai orang tua hanya akan mendukung dan merestuinya saja.


Amora meminta waktu sampai dia siap kepada orang tua Leo. Orang tua Leo pun mengerti. Amora sebenarnya ingin sekali mengatakan yang sejujurnya tapi melihat orang tua itu begitu senang, dia tidak tega.


………………………………………………………………………………


Jangan lupa Subscribe, Like dan Comment ya genk kalo bisa vote dan gift jg hehehe...Lafyutu