
Alexa telah sampai di rumahnya dengan selamat dengan segera menghubungi kak Sunday kakak teman yang melukai perasaannya itu. Alexa segera mengabarkan kalau dia sampai di rumah agar pria tampan itu tidak khawatir lagi.
Alexa masuk ke rumahnya dan langsung menuju kamarnya. Dia merebahkan tubuhnya yang lelah karena perjalanan dan malam sebelumnya dia tidak tidur karena kepikiran dengan perkataan Friday.
Dia kembali menangis pilu. Sungguh hatinya sangat sakit sampai dadanya sesak. Dia memukul mukul dadanya. Hatinya pembohong besar. Dia berkata tidak apa apa tapi kenyataannya sangat sakit. Rasanya seperti ditimpa benda yang sangat berat sampai dada hampir remuk, bahkan bernafas pun susah.
Dari dulu memang dia sering menerima bullyan teman sekolahnya. Dia biasa saja menanggapinya karena merasa tidak penting meladeni mereka. Tapi kali ini dia merasa sangat sedih dan kecewa karena dia tidak menyangka akan mendapat perlakuan seperti itu dari orang yang dekat dengannya bahkan sudah dianggap sahabat.
Semakin tinggi menggantungkan harapan semakin besar rasa kecewa yang diterima bila tidak sesuai harapan. Berharap Shelly yang selalu ada saat keadaan terburuknya tidak mengecewakannya seperti Friday.
Alexa pun tertidur karena kelelahan menangis, badannya masih di lantai tapi kepalanya berada di kasur. Dia meringkuk memeluk tubuhnya. Posisinya saat ini menggambarkan keterpurukannnya.
Di rumah Friday, mereka mulai serius mengerjakan projectnya. Kelvin dan Frizzy melakukan pekerjaan mereka dengan baik. Kerja sama mereka sungguh luar biasa. Dalam waktu sehari saja hampir semua modul bisa dikerjakan. Frizzy mengesampingkan masalah pribadinya tapi bukan berarti Kelvin lolos begitu saja dan termaafkan.
Sedangkan Kelvin berusaha melakukan yang terbaik darinya setidaknya hal ini bisa mengurangi rasa tidak suka Frizzy kepadanya. Ini bentuk permintamaafannya terhadap si kecoak sawah.
Kelvin juga membantu mereka memulihkan keadaan server share folder mereka. Sejak kejadian penghapusan data source code project itu, server tersebut juga tidak menyimpan log activity dan sering mengalami blue screen.
Blue screen atau yang sebenarnya bernama Blue Screen of Death (BSOD) adalah kondisi dimana Windows hanya akan memunculkan warna biru pada layar monitor. BSOD ini muncul karena adanya sebuah kesalahan yang ada pada software ataupun hardware yang ada pada laptop atau komputer tersebut.
Frizzy begitu terpesona dengan cara kerja Kelvin yang menurutnya sangat keren. Kecepatan dan kelincahan otak dan tangan sangat seimbang bagaikan bambu di layang layang wkwkwk bercanda say.
Kelvin melirik ke sebelahnya dengan bola matanya saja yang bergerak. Dia tau bahwa sekarang Frizzy sedang memperhatikannya dengan serius. Kelvin pun mulai melancarkan aksi aksinya memulihkan server yang sempat down itu.
Dia berniat membuat Frizzy semakin terkesan dengan begitu kesalahannya di tempo hari bisa terlupakan dan dimaafkan. Menutupi kekurangan dengan kelebihan.
Sesekali Kelvin meregangkan rehernya dengan membuat gerakan patah kepalanya ke kiri dan ke kanan. Kadang dia juga meregangkan otot jarinya dengan menggoyang goyangkan jari jarinya beserta tangannya. Dia berharap Frizzy memperhatikan dan terpesona dengan ketampanannya.
Sungguh sayang, Frizzy tidak tertarik dengan pemilik tubuh itu. Dia hanya tertarik dengan code code yang diprogramkan oleh Kelvin dan beberapa command yang diketikkan Kelvin di server.
Frizzy begitu terkesan dengan kecerdasan Kelvin membuat program dan merangkai logika suatu fungsi dan mengubahnya menjadi code code pemrograman.
Malam pun tiba, mereka bergegas membersihkan diri sebelum makan malam. Leo dan Kelvin akan menginap di rumah Friday. Mereka sudah disediakan satu kamar tamu disamping kamar tamu yang digunakan oleh Alexa, Shelly dan Jeanne.
Jeanne yang tidak mau tidur sendirian pun akhirnya pundah ke kamar Friday. Mereka akan tidur berempat di sana. Tentunya setelah penambahan bed siang hari yang dilakukan oleh uncle Sil.
Setelah mereka mandi, mereka segera turun ke bawah menuju ruang makan. Mereka mendapati kak Sunday, Leo dan Kelvinsudah duduk rapi di meja makan menunggu para princess datang.
"Lama ya...aku sampai mengantuk menunggu mereka. Aku heran kenapa cewek selalu lama di kamar dan selalu menjadi makhluk yang harus di tunggu huammm" sindir Sunday seperti biasa dia mengulang menguap lagi.
Sunday tidak tau aja kebiasaan cewek kalau sudah berkumpul di satu ruangan, pasti mengobrol tentang sesuatu. Ga jauh jauhlah dari gosip, julid, iri dan dengki wkwkwk.
Friday seperti biasanya tidak menanggapi sama sekali. Menganggap sindiran kakakknya hanya suara kucing kejepit. Benar benar tidak peduli malah memasang muka polos tanpa dosa.
Sunday yang melihat reaponse adiknya yang tidak terpancing kekesalannya malah menjadi kesal. Bukan ini yang diharapkannya. Dia berharap adiknya yang kesal malah jadi dia yang kesal.
"Kalian ngapain aja sih di kamar, mandi doang masa lama amat. Padahal kalian mandi atau ga juga ga kelihatan, sama saja jelek" sambung Sunday memancing pertengkaran lagi tapi makin didiamkan Friday.
Dia tak meladeni sama sekali, malah asyik mengobrol dengan Leo dan kali ini menganggapnya seperti cerobong asap.
Sunday pun menyerah "Sudahlah ayo makan, aku udah lapar. Bahkan adikku sudah ga peduli denganku yang tidak bisa menahan rasa lapar. Dia sudah ga menyayangiku seperti dulu. Sedih...Aku udah jomblo, sekarang malah ditinggalkan adikku. Sangat menyedihkan jadi diriku. Diriku sayang diriku yang malang, hanya aku yang benar benar menyayangimu" katanya sedih.
Itu semua tidak mungkin serius, dia hanya acting. Andai saja Sunday seorang aktor, dipastikan tiap tahun bisa mendapatkan penghargaan oscar berkat actingnya yang mumpuni dan tak perlu diragukan lagi.
Biasanya ada Alexa yang akan memberikan perhatian kepada Sunday bila dia diacuhkan adiknya. Tapi Alexa sudah kembali ke rumahnya jadi Sunday merasa kesepian sebenarnya. Dia kekurangn perhatian dan butuh kasih sayang.
Friday merasa bersalah melihat kakaknya yang mulai merajuk. Dia sadar beberapa hari ini dia hanya fokus ke project dan teman temannya. Padahal sudah hampir setahun mereka tidak bertemu. Sekarang setelah Leo dan Kelvin datang, fokus Friday bertambah ke Leo tetap tak menyisakan fokus ke Sunday.
"Maaf kak, bukan maksudku mengacuhkanmu tapi memang keadaannya yang memaksaku. Apa yang bisa ku lakukan untuk mendapatkan maafmu?"ntanya Friday.
'Gotcha' batin Sunday. Jawaban ini yang ingin sekali di dengar dari adiknya. Tidak sia sia actingnya yang hampir menangis.
"Aku sudah merencanakan liburan kita di villa besok. Aku sudah mempersiapkan semuanya. Pokoknya kalian harus ikut tanpa ada tapi tapian. Besok pagi kita berangkat, tapi kalian tidak boleh membawa laptop dan dilarang ngomongin project. Besok kita fokus liburan" ternyata Sunday sudah merencanakan semuanya sebelumnya.
Mereka semua saling melihat dan memberikan kode melalui mata. Akhirnya mereka sepakat mengikuti keinginan Sunday untuk pergi liburan. Toh hanya sehari, project mereka tinggal sedikit lagi, harusnya masih bisa dikejar.
Mereka melanjutkan makan malam mereka dengan tenang. Hari ini adalah kemenangan terbesar Sunday.
………………………………………………………………………………
Jangan lupa Subscribe, Like dan Comment ya genk kalo bisa vote dan gift jg hehehe...Lafyutu