Oh Baby Baby

Oh Baby Baby
Finally I Found You



Christian yang mendengar gelang disebut dalam percakapan itu langsung terdiam. Dia teringat bahwa waktu itu dia kembali lagi ke kamar hotel berharap bisa menemukan si gadis tapi sayangnya si gadis sudah pergi. Dia hanya menemukan gelang di tumpukan sprey dan selimut. Christian saat ini sangat senang karena telah menemukan gadis yang sudah dia cari selama ini.


Tidak sia sia dia membuang waktunya untuk mencuri dengar gosipan istri sepupunya. Tapi dia juga sedih karena ternyata perbuatannya dulu sangat melukai dan menghancurkan kehidupan gadis itu. Dia bahkan tidak ingat telah berbuat sekasar dan sejahat itu untuk melepaskan nafsunya. Dia benar benar lelaki brengsek.


"Aku akan bertanggung jawab, tenang saja, aku akan menghiasi hari harimu hanya dengan kebahagiaan. Ini hukuman yang kuberikan untukku sendiri yaitu tidak akan ada wanita lain, hanya ada kamu. Aku akan mencintaimu dan menyayangimu seumur hidupku" janji Christian dalam hatinya.


Alexa dan Amora kembali melanjutkan obrolan mereka. Mumpung suami dan anak Amora belum datang menjemputnya ini kesempatan Amora untuk lebih dekat lagi dengan Alexa.


"Aku masih belum percaya kamu menghadapi masalah seberat ini sendirian Lex. Apa yang kamu lakukan hingga sekuat ini, ku rasa kalau aku berada di posisimu saat itu aku sudah memutuskan untuk bunuh diri. Kamu hebat" Amora sangat takjub akan Alexa yang masih bisa bangkit dari keterpurukannya.


Alexa tersenyum getir dan menggelengkan kepalanya "Aku tidak sehebat yang kamu bayangkan, bahkan kita punya pemikiran dan pendapat yang sama" jawab Alexa.


"Maksudmu? Jangan katakan kalau kamu punya niat untuk...." Amora menghentikan ucapannya. Amora ingin memastikan sendiri tentang hal yang disebutkan Alexa bahwa mereka memiliki pikiran yang sama. Apakah benar itu soal bunuh diri.


Alexa menganggukkan kepalanya menyatakan bahwa pernyataan Amora benar. "Oh gosh.....how can you.....????? I'm speechless" Amora terkejut mendapati jawaban Alexa.


"Setelah aku terbangun dari tidur atau mungkin pingsan, entahlah. Tapi terlintas dipikiranku untuk mengakhiri hidupku. Saat itu adalah titik terendah dalam hidupku. Tapi aku hanya bisa berencana, sekeras apapun aku mencoba tanpa izinnya, maka tidak terjadi apapun"


"Kalau aku ingat lagi, kejadian itu sangat lucu. Aku mengisi air di bathup, setelah penuh aku menenggelamkan seluruh badanku ke dalam air. Itu sangat menyesakkan dan aku tidak kuat, aku bertahan di dalam air tidak lebih dari satu menit" jelas Alexa.


"Kamu tau, part paling lucu? Saat aku berencana bunuh diri menggunakan hair dryer yang dicelupkan dalam bathup, terlintas dipikiranku untuk menuliskan surat wasiat berisi pin atm dan semua harta yang ku kumpulkan sebelumnya agar orang tua dan adik adikku bisa bertahan hidup. Tapi saat sedang khusyuknya merekam suara, ada panggilan masuk dan aku sangat terkejut. Seketika moodku untuk bunuh diri hilang sudah" Alexa tertawa mengenang tingkah bodohnya dulu.


"Pengen ketawa tapi takut, pengen nangis tapi lucu" kata Amora. Amora tidak tau mau tertawa atau menangis mendengar cerita pengakuan Alexa.


"Ya ampun ketawa aja kali, astagaaa aku malu dengan pikiran bodoh itu" kata Alexa.


Christian yang masih setia mendengar curahan hati si gadis itu semakin merasa bersalah dan kasihan. Dia meneguhkan tekatnya untuk mengejarnya dan menjadikannya ratu di hidupnya.


"Aku rasa kak Louis dan mama mertuaku tidak akan mempermasalahkah masa lalumu Lex, dan lagi pula itu bukan salahmu. Kamu mau kan aku comblangin ke kak Louis?" Amora masih tidak mau menyerah.


"Hahaha, masih dibahas. Maaf Mor, sekali lagi aku harus menolaknya. Aku sudah berjanji hanya akan tidur dengan lelaki yang sama seumur hidupku. Jadi usahamu percuma, masih banyak gadis yang lebih baik dari aku yang bisa disandingkan dengan kak Louis" Alexa menolak permintaan Amora.


"By the way jika suatu saat kamu butuh bantuan atau lagi dalam kesulitan, please cerita ke aku. Aku pasti bantu kamu semampuku. Jangan pernah mau terbebani sendiri dan jangan sungkan. Anggap aku ada dan buat aku measa berguna jadi sahabatmu" kata Amora.


"Iya" kata Alexa menyanggupi.


Alexa tertawa melihat itu dan mengaitkan kelingkingnya ke kelingking Amora "Iya aku janji" jawabnya.


"Ekhenmmmm" suara deheman seorang pria mengalihkan pandangan Alexa dan Amora. Amora dan Alexa tersenyum menyambut kedatangan pria itu.


"Wah adik macam apa kamu hingga berbulan bulan tidak menanyakan kabarku atau mengunjungiku ke kantor? Apa aku sudah tidak dianggap kakak?" tanya Sunday yang mengerucutkan bibirnya pura pura kesal dengan mereka.


"Ish kakak ngambek, cie cie calon pengantin" Alexa malah tidak merasa bersalah dengan sindiran Sunday.


Sunday tersenyum mendengarnya, dia langsung berbunga bunga mengingat sebentar lagi dia akan menyujudkan salah satu mimpinya yaitu memperistri Amanda. Setelah sekian tahun mengejar dan membujuk gadis dan akhirnya takhluk hingga mau menikahinya.


Dia jadi lupa untuk melanjutkan kekesalannya dengan Alexa yang beberapa bulan terakhir ini lost contact dengannya. Sungguh nama Amanda bisa menghipnotisnya dan mengalihkan dunianya.


"Apa yang kakak lakukan kepada kak Amanda hingga dia mau menerima kakak jadi suaminya?" tanya Alexa penasaran, setaunya mommy Amanda masih punya misi di Club Malam milik Wetennov.


"Aku tidak melakukan apapun, dia sendiri yang datang kepadaku dan memintaku untuk segera menikahinya" jawab Sunday.


Alexa tentu saja tidak percaya karena dia dekat dengan Amanda setelah kejadian 3 tahun lalu di club malam. Dia sangat mengerti sifat Amanda yang bersih keras ingin menyelesaikan misinya terlebih dahulu. Amanda sempat ingin mundur dan melupakan masa lalunya hingga suatu ketika ada petunjuk dan membuatnya kembali melanjutkan misinya.


"Kenapa tiba tiba sekali kak? Aku yakin kakak pasti memaksanya. Setauku kak Amanda masih dalam misi. Aku yakin kak Amanda diajebak." Alexa semakin penasaran. Sunday menyentil dahi Alexa.


"Lihat, umurku sudah matang bahkan sebentar lagi akan gosong. Ular kadutku hanya mau memasuki guanya saja. Dan aku tidak pernah berniat melarangnya untuk melakukan misinya walaupun sudah jadi istriku. Mama sudah memintaku untuk segera menikah karena uncle Wetennov juga sudah menikah".


"Bahkan umurnya juga sudah kepala tiga. Tidak ada alasan lagi untuk menunda pernikahan. Ini adalah impianku dan impiannya juga membangun keluarga harmonis. Dan seakan Tuhan mendengarkan doaku, aku tidak sengaja membuatnya hamil. Akhirnya dia mau menikah denganku". Jawaban jujur yang diberikan Sunday membuat Alexa dan Amora tercengang. Mereka bertiga kemudian tertawa.


"Sudah ku duga, kak Amanda tidak segampang itu dibujuk. Kakak sangat licik tapi aku tau itu satu satunya cara membuatnya tunduk. Aku mendukungmu kak" kata Alexa.


"Jangan sampai terlambat datang ke acara pernikahanku minggu depan ya Mor. Dan kamu, pulanglah ke rumah sebelum acara, sepertinya mama merindukanmu" minta Sunday kepada Alexa.


"Iya kak, aku akan mampir ke rumah sehari sebelum acara pernikahan dan akan menginap di sana" jawab Alexa.


………………………………………………………………………………


Jangan lupa Subscribe, Like dan Comment ya genk kalo bisa vote dan gift jg hehehe...Lafyutu