
Louis kembali ke rumahnya setelah dari acara meet up genk Langit Biru. Dia merasa kesal dengan tingkah Amora yang sepertinya ingin mencomblanginya dengan Alexa. Louis bisa menebak kalau itu semua pasti ide sang kanjeng ratu, mama Sita.
"Loh kamu kok udah pulang? Cepat banget" tanya mama Sita heran.
"Lah acara udah kelar kok ma, lagian cuman bahas yang ga penting untukku. Ngapain juga aku mesti lama lama di sana, kalian yang maksa aku ikut" jawab Louis.
"Mama rasa teman teman Amora tuh baik, cantik, pintar dan hebat. Apa tidak ada salah satu dari mereka yang menarik perhatianmu? Alexa misalnya" tanya mama Sita lagi.
"Tidah sama sekali, mereka tidak sesuai dengan tipeku, terutama yang bernama Alexa. Sudah ku duga, ini semua pasti ide mama yang minta Amora mengajakku ke sana. Tujuan terselubung mama sudah terbongkar" Louis menjadi kesal. Ternyata dugaannya benar.
"Iya itu ide mama. Dan mama akan selalu berusaha menjodohkan kamu dengan perempuan lainnya sampai kamu mau menikah. Jadi siap siap aja sampai kamu menyerah" mama Sita tak kalah kesal dari Louis.
"Usaha mama akan sia sia sekarang maupun nanti. Jadi hentikan ide gila mama itu" jawab Louis.
"Kenapa Lo? Apa kamu tidak mau menikah dan punya anak?" tanya mama Sita sedih.
"Louis juga mau ma tapi tidak dengan perempuan pilihan mama" jawabnya Lagi.
"Mama carikan kamu perempuan saja kamu tidak mau lirik apalagi mau cari sendiri. Selama ini mama bebasin kamu, mama berpikir kalau kamu sudah punya pacar makanya mama selalu mengalah. Tapi mama belum pernah melihatmu senyam senyum baca chat, jalan dengan gadis lain. Mama tidak pernah melihatmu kasmaran" mama Sita mulai menangis. Menangis adalah kartu as nya yang selalu berhasil bila membujuk penghuni rumah ini.
Louis tidak tahan melihat mamanya menangis "Aku minta mama berhenti menjodohkanku dengan perempuan lain karna Louis udah punya seseorang yang Louis sukai ma".
Mama Sita terkejut mendengar pernyataan Louis, seketika matanya yang sempat mengeluarkan air mata berubah berbinar. Terlihat Louis juga terkejut dengan perkataannya sendiri, dia tidak sengaja mengeksposnya, dia keceplosan.
"Siapa perempuan itu Lo? Apa dia cantik? Astagaaa pasti dia cantik banget sampai kamu mengabaikan teman teman Amora. Ajak dia ke rumah ya Lo, mama mau kenal dengan perempuan yang bisa merebut hati anak mama ini" mama Sita begitu senang. Mama Sita menarik narik tangan Louis seperti anak kecil yang merengek kepada orang tuanya agar dibelikan lolipop.
"Louis tidak akan membawanya ke sini sebelum dia setuju menikah denganku ma dan jangan menggangguku lagi" teriak Louis menarik tangannya dari genggaman mamanya dan dia berlari menuju kamarnya sebelum mamanya membombardirnya dengan pertanyaan lain. Dia yakin mamanya penasaran dengan gadis pujaan hatinya.
"Astaga dia malu, anakku sangat menggemaskan" kata mama Sita tidak memudarkan senyum di bibirnya. Kecemasan dan bebannya kini berkurang.
Berselang 2 jam, Amora dan suami serta anaknya pulang. Mama Sita langsung menghampiri mereka.
"Ma, Keyra mau mandi dulu, jadi nanti aja mainnya" kata Leo.
"Siapa juga yang mau main sama Keyra. Mama mau ngomong sama Amora. Sana mandikan Keyra dulu" usir mama Sita.
"Ma sepertinya rencana kita tidak berhasil" ucap Amora.
"Ishhh kepo banget sih. Udah sana urus Keyra dulu. Kasian dia udah ga nyaman" usir mama Sita kembali.
"Nanti aku ceritain kak, minta tolong urus Keyra ya" pinta Amora. Leo pun menuruti permintaan istrinya.
"Dasar anak tidak punya akhlak, saat mamanya yang minta ga mau, giliran istrinya cepat dituruti ckckckc...." teriak mama Sita kesal.
Tapi seperti biasa Leo tidak menanggapinya dan Amora hanya tersenyum. Leo terus berjalan menuju kamar Keyra. Mama Sita menuntun menantunya ke taman belakang agar mereka bisa bercerita santai.
"Ma, maafin Amora ya. Amora ga bisa membujuk Alexa agar mau berkencan dengan kak Louis" kata Amora mengawali percakapan mereka.
"Ish ngapain minta maaf segala. Justru bagus dong Alexa menolak dicomblangi" kata mama Sita dengan senyum lebarnya.
Amora heran kenapa bisa begitu. Padahal tadi siang sebelum mereka berangkat, mama Sita ngotot banget buat comblangin mereka. "Loh kok bagus ma?"
"Dari tadi mama udah pengen ngomong tentang berita bahagia ini. Percuma juga kita maksa dia buat dekatin Alexa karena Louis ternyata sudah punya perempuan inceran sendiri hihihi" mama Sita bercerita dengan semangat. Tidak lupa mama Sita juga menceritakan Louis yang malu malu dan salah tingkah setelah keceplosan. Mereka larut bercerita sampai jam makan malam tiba.
Di meja makan, mama Sita mengumumkan berita bahagia itu kepada semua orang termasuk para pelayan membuat Louis merasa malu dan kesal secara bersamaan. Inilah kenapa Louis tidak mau cerita, dia tau mamanya tidak bisa pegang rahasia. Louis sudah pasrah jadi bahan bullyan keluarganya selama 3 bulan ke depan.
Hari ini adalah hari pernikahan Sunday dengan Amanda, teman teman Friday ikut hadir dalam acara pernikahan itu. Mereka harus kecewa karena harapan mereka untuk bertemu dengan Friday tidak terwujud karena Friday tidak turut hadir dalam acara pernikahan kakaknya itu.
Di acara itu, mereka memang tidak bertemu dengan Friday tapi mereka sangat terkejut dan bahagia karena mereka bisa bertemu dengan Jeanne. Jeanne teman mereka yang hilang dua tahun lalu tanpa ada jejak sedikitpun.
Minggu lalu mereka sudah ikhlas dan pasrah menerima kenyataan bahwa Jeanne sudah tidak ada. Tapi lihatlah apa ini, Jeannenya kembali. Bukan hanya seorang diri tapi bertiga. Jeanne bersama dengan suaminya bernama Wetennov yang tak lain adalah uncle Sunday dan Friday beserta anak laki laki mereka yang berumur 1 tahun bernama Brent Calandra Alcantara.
"Gue ga nyangka lu punya hubungan spesial dengan uncle Tennov. Daebakkkkkk... Bisa juga manusia kaku itu luluh. Jadi sekarang Friday memanggilmu dengan sebutan Aunty ya? Berarti kami juga harus memanggilmu aunty" ungkap Frizzy yang masih belum percaya dengan yang dia lihat saat ini. Jeanne kembali setelah hilang dua tahun dan sekarang sudah menikah dengan unclenya Friday yang dia kenal dengan kekakuannya, berarti Jeanne sekarang sudah jadi aunty Friday ditambah lagi Jeanne sudah punya anak. Sulit dipercaya bukan.
"Apaan sih, ceritanya panjang banget. Kalau dicerikan sekarang bahkan sampai sebulan ke depan ga bakalan kelar. Jadi terima aja aku yang sekarang" jelas Jeanne.
"Apa Friday tau tentang pernikahanmu dengan unclenya?" tanya Amora.
Jeanne menganggukkan kepalanya, "Jujur saja, aku tidak mengenal unclenya dulu hingga aku bertemu dengan Friday dua tahun lalu di luar negeri. Karena dialah aku bisa menikah dengan unclenya. Kalau dipikir pikir dia kayak cupid ya. Dulu Amora dan Leo sekarang, aku dan suamiku, orang beruntung selanjutnya mungkin Frizzy dan Kelvin. Bersiap siaplah" kata Jeanne mengerlingkan matanya kepada Frizzy dan mereka tertawa bersama.
………………………………………………………………………………
Jangan lupa Subscribe, Like dan Comment ya genk kalo bisa vote dan gift jg hehehe...Lafyutu