Oh Baby Baby

Oh Baby Baby
Curi Start



Seperti instruksi dari kakeknya, Christian menghadiri acara pernikahan Sunday menggantikan kakeknya. Awalnya dia kecewa karena gadis yang sedang dipantaunya tidak ada di barisan keluarga pengantin. Kemana perginya gadis itu?


Setelah mengucapkan selamat atas pernikahannya kepada kedua pengantin beserta keluarga, Christian ingin segera keluar dan pulang. Dia malas untuk bertemu para pebisnis yang menjadi tamu undangan keluarga Alcantara. Ini hari libur, lagian dia sedang di acara pernikahan bukan meeting, jadi dia menghindarinya.


Sekumpulan perempuan yang sedang heboh bukan karena ingin menangkap bunga pengantin tapi berpelukan dan temu kangen menarik perhatian Christian. Dia ingin sekali memakinya tapi diurungkannya karena melihat gadis yang dicarinya ada diantar perempuan pembuat bising itu. Pantas saja tidak ada di barisan keluarga, ternyata dia di barisan gadis gadis cantik.


Dia semakin yakin bahwa gadis itu adalah anak perempuan dari keluarga Alcantara karena pakaian yang dikenakan oleh Alexa saat ini sama dengan yang digunakan mama dan aunty pengantin laki laki.


Sebelumnya Alexa sudah berjanji pada Sunday bahwa sehari sebelum pesta pernikahan, dia akan datang dan menginap di rumah Friday. Tapi karena meeting dadakan di kampus, mengharuskan Alexa menunda kedatangannya ke rumah Friday.


Alexa datang pada saat acara sudah dimulai, dia buru buru masuk ke dalam rumah dan tidak melihat seorang pelayan yang sedang lewat membawa makanan. Dan terjadilah tabrakan yang mengakibatkan pakaian Alexa kotor.


Alexa tidak mengikuti acara pemberkatan, dia masih sibuk membersihkan sisa makanan di pakaiannya. Kalau dia pulang untuk mengganti pakaian akan memakan waktu yang lama, jadi dia masih berusaha membersihkan pakaiannya. Lagian Tamu yang datang juga masih sedikit karena acara resepsi akan diadakan 1 jam lagi.


Setelah acara pemberkatan selesai, mamanya Friday, yang bernama Monday itu menemui Alexa di toilet. Mama Monday sudah tau kejadian sebelumnya karena kepala pelayan mereka telah memberitahukannya.


Mama Monday membawa Alexa ke kamar Friday dan meminta Alexa untuk menggati pakaiannya dengan pakaian yang seharusnya dipakai oleh Friday. Sayang banget kalau pakaian yang cantik itu tidak dipakai pikir mama Monday.


Walaupun menggunakan pakaian yang sama, Alexa sadar diri bahwa dia tidak berhak berada di barisan keluarga pengantin karena dia bukanlah anggota keluarga Alcantara ya walaupun mereka sudah menganggapnya keluarga. Dia bergabung dengan teman temannya di barisan para tamu.


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


"Kenapa kalian begitu jahat kepada kami, kalian pergi tanpa pamit dan tidak bisa dihubungi. Kamu tau ga kalau kita panik nyariin kalian" tanya Alexa pada Jeanne.


"Maafkan kami kalau buat kalian jadi khawatir. Kalian tau sendiri kan kalau Friday sangat jahil. Ini semua ide gilanya" Jeanne tersenyum menjawab semua pertanyaan mereka. Dalam hati dia minta maaf pada Friday karena sudah memfitnahnya "Maaf ya Fri, auntymu yang cantik ini terpaksa".


"Jadi kapan Friday kembali ke sini? Jangan bilang kalau Friday juga sudah menikah dan punya anak?" tanya Shelly.


"Loh kok tau?" tanya Jeanne balik.


"What? Serius?" mereka berteriak terkejut mendengarnya. Jeanne tertawa puas, sepertinya kejahilan Friday menular kepada Jeanne.


"Ish menyebalkan, kita serius loh" kata Amora yang kesal dengan Jeanne yang telah mempermainkan mereka.


"Jadi kapan Friday kembali? Kenapa dia tidak bisa hadir? Dan lagi kenapa semua berita mengenai Friday di internet di take down? Kenapa dia juga tidak bisa dihubungi? Bisakah kamu telepon dia sekarang? Aku rindu berat" tanya Frizzy.


"Dia bakalan kembali kalau waktunya sudah tepat. Mengenai informasi yang ditake down dari internet itu alasan keaman aja sih, karena sampai saat ini dalang dibalik kejadian 2 tahun lalu belum terungkap. Kalau ditelepon sekarang, aku ga yakin dia angkat teleponnya karena dia pasti sibuk. Sibuk tidur dan pura pura sibuk. Selebihnya nanti tanyakan sendiri pada orangnya ya" jelas Jeanne, semoga jawabannya memuaskan rasa penasaran teman temannya.


Tapi sepertinya teman temannya masih penasaran dengan kisah mereka berdua, Jeanne kewalahan untuk menjawabnya. Wetennov yang sedari tadi mengawasi istrinya melihat hal itu langsung bertindak cepat dengan mendatangi kumpulan cewek cewek berisik itu.


"Bee, sepertinya Brent haus. Bisakah kamu menyusuinya sebentar?" tanya Wetennov kepada Jeanne. Jeanne mengangguk dan permisi kepada temannya "Sebentar ya genk, mau ngurusin baby boss dulu".


"Itu tidak gratis bee, malam ini kamu di atas, kamu yang nyetir" Wetennov berbisik kepada istrinya dengan senyum penuh kemenangan. Mereka berjalan beriringan dengan tangan Wetennov dilingkarkan di pinggang Jeanne.


"Sudah ku duga, dasar pengusaha yang tidak mau rugi. Soal setir menyetir aku ahlinya. Pastikan saja untuk bawa bendera putih by. Aku pastikan balapan kali ini sampai menguras kering bensinmu" balas Jeanne berbisik juga.


Wetennov terkekeh dan gemas dengan jawaban sang istri. Dia mengakui kalau istrinya pandai menungganginya dan menguasainya. Dia bahkan sudah memberikan istrinya sertifikat master service berlisensi Internasional. Dia menghadiahi istrinya dengan sebuah remasan di boko*ngnya.


Jeanne terkejut dan langsung memegang tangan suaminya yang masih berada di boko*ngnya lalu membawanya ke pinggangnya. "Tanganmu by, rumah ini sekarang jadi tempat umum. Malu dilihatin orang tuh" tegor Jeanne.


"Tutup mata aja biar kamu ga lihat kalau mereka memperhatikan kita bee" jawab Wetennov. Dia langsung mendapatkan cubitan di pinggangnya. Banyak tamu yang memperhatikan mereka dan merasa iri karena pertengkaran mereka terlihat mesra yang mengundang banyak kecemburuan.


"Hentikan by, prinsipmu selalu aneh" kata Jeanne. Dan lagi Wetennov berbuat jahil terhadap boko*ng istrinya, kali ini dia menamparnya.


"Aku anggap bayaran nanti malam sudah lunas kalau tanganmu masih nakal" ancam Jeanne dan itu berhasil membuat tangan Wetennov kembali ke tempat semula dengan tertib, melingkar di pinggang Jeanne.


Wetennov menuntun Jeanne ke kamar mereka dan membukakan pintu untuk ratunya. Buru buru Wetennov mendorong istrinya masuk ke dalam kamar dan langsung mengunci pintunya.


Wetennov langsung menangkup wajah dan mencium bibir istrinya dengan rakus. Jeanne masih bingung dengan perlakuan suaminya tapi dia menyambut ciuman itu dan membalasnya. Wetennov semakin mendorong tubuh istrinya ke arah tempat tidur dan membaringkannya di sana.


Setelah ciuman terlepas, Wetennov membuka jasnya dengan tergesa gesa. Jeanne menghentikan aksi suaminya "By, kamu mau ngapain? Acara belum selesai, lalu dimana Brent?" tanya Jeanne.


Pertanyaan Jeanne tidak menghentikan Wetennov membuka pakaiannya. "Aku mau kabur dari acara membosankan itu. Brent sedang diasuh oleh mama mertua, jadi jangan khawatir. Ayo kita lanjutkan" jawab Wetennov yang kini memberikan ransangan untuk istrinya.


"Stop by. Tadi janjinya kan malam" Jeanne masih berusaha memberhentikan aksi suaminya.


"Dari tadi aku sudah menahannya bee, tapi kamu terlalu cantik dan menggoda. Janji nanti malam masih berlaku kamu yang nyetir, sekarang biar aku yang bekerja. Ayo curi start dari pengantin" ajak Wetennov.


Jeanne mengangguk dan membiarkan suaminya yang bekerja. Dia tidak sanggup menghentikan suaminya jika sudah begini, lebih baik menerima dan menikmatinya saja. Lagian dia sudah terlanjur basah.


Dan terjadilah yang seharusnya terjadi.


………………………………………………………………………………


Pengen jabarin tapi takut ditolak lagi dan mesti review lagi 🀣🀣🀣🀣🀭🀭🀭 kayak bab bab sebelumnya. Jadi sia sia nonton video tutorialnya wkwkwk.


Eh btw gue masih single tapi udah cukup berumur kok 25+πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…


Jangan lupa Subscribe, Like dan Comment ya genk kalo bisa vote dan tak perlu gift hehehe...Lafyutu