My Lovely Idiot Husband

My Lovely Idiot Husband
APA MAUMU ??



Denting jarum jam berdetak beriringan dengan debaran jantung Ara yang terlihat gugup. Dirinya kini sedang di hadapkan dalam kebingungan yang membuat dahinya mengkerut tajam. Bersama dengan mommy Ayura dan Angelina yang selalu menunduk tak berani menatap Ara, mereka sedang menunggu Jo di ruang tengah. Saat Ara datang ke rumah itu, dia sudah di sambut oleh mommy Ayura dan memintanya untuk duduk di ruang tengah sesuai perintah anak sulungnya. Tanpa bertanya kemana Ara pergi, dan alasan dia meninggalkan Jo tadi. Semuanya terlihat dingin, tak ada senyum ramah yang biasa terpancar di bibir mommy Ayura.


Ara merasa jika semuanya akan berakhir hari ini, melihat raut wajah Ayura yang muram, tak ada semangat yang dia salurkan seperti dulu, mana janji itu ? janji yang pernah mommy Ayura katakan jika dia akan bertanggung jawab terhadap Ara apapun yang terjadi dengan Jo. Rasanya wajah itu sudah tak dapat dia andalkan lagi.


Mata Ara mengerjap kaku, saat melihat Jo turun dari tangga berjalan menghampirinya.


Tanpa berkata apa - apa Jo duduk di sofa berhadapan dengan Ara, menatap wajah gugup wanita itu dengan tatapan sedikit berbeda. Entah kenapa Jo merasa ada yang ingin dia lakukan saat melihat wajah polos itu. Seakan ada magnet yang menariknya untuk mendekat tapi akal dan pikirannya memberontak ingin menolak.


Jo melemparkan sebuah amplop coklat yang terlihat agak tebal, yang di yakini oleh Ara isinya adalah uang. Dan sebuah amplop putih yang tergeletak di sampingnya. " Ambil itu ! sekarang kau bisa bebas. " Seru Jo dengan angkuh.


Ara mengerutkan dahi, menatap kedua amplop itu dengan wajah bingung. Dengan perlahan dia menjulurkan tangannya meraih amplop yang berwarna putih lalu dia membukanya. Betapa terkejutnya dia saat membuka isinya ternyata adalah surat perceraian pernikahan mereka. Ara tak percaya ini, kepalanya menggeleng dengan cepat.


" Jojo, ini .... ? "


" Ya, tugasmu sudah selesai, aku sudah sembuh dan mengingat semuanya sekarang. Jadi kau tidak perlu menjadi perawat pribadiku lagi dan berpura - pura menjadi istriku. "


Ara terperangah, istri pura - pura ? perawat pribadi ? Apa maksudnya ini ? Ara masih tak mengerti dengan semua ini. Semuanya tidak sesuai dengan kesepakan yang telah mommy Ayura katakan padanya dulu.


" Tapi Jojo, aku istri sah mu ! " Ara berkata dengan gugup, dia mencoba membuat Jo kembali mengingatnya sesuai permintaannya sebelum terapi.


" Mulai sekarang bukan lagi. Cepat tanda tangani surat cerainya, dan ambil uang yang ada dalam amplop coklat itu, disana juga ada beberapa lembar cek yang bisa kau cairkan. " Jo berbicara tanpa berkedip menatap Ara. Sebenarnya dia juga tidak tega, terselip satu rasa yang membuatnya merasa ragu untuk melalukan ini. Tapi kenyataan dirinya yang membenci wanita membuatnya mengubur rasa itu dalam - dalam.


Hati Ara begitu remuk dengan kenyataan yang ada di hadapannya kini. Apa - apaan ini ? Apa Ara di samakan dengan wanita bayaran ? Habis manis sepah di buang. Dia menoleh ke arah mommy Ayura meminta pembelaan dari wanita itu, tapi tak ada respon, wanita itu hanya menunduk sambil menyembunyikan air matanya yang menggenang di pelupuk mata indahnya.


Ara tak bisa berkata - kata lagi, janjinya untuk bertahan mungkin hanya sebatas dalam ucapan. Ara menatap wajah Jo dengan tatapan sendu, menyelusup ke dalam bola matanya mencari sebuah cinta yang selama ini dia tuturkan untuk Ara. Ara menarik nafas panjang, lalu menghembuskannya dengan perlahan, seolah mendapatkan kekuatan baru dari oksigen yang dia hirup dalam - dalam. Membuat dirinya bisa berpikir dan bersikap lebih tenang.


" Aku tidak mau cerai denganmu ! " Seru Ara dengan tegas. " Dan aku juga tidak butuh uangmu. " Imbuhnya setelah sejenak terjeda.


Tapi tunggu ! Tadi siapa dia bilang ? Paman Jacob yang mengatakan itu semua pada Jo. Huh .... Ara mendesah pelan, sepertinya dia mengerti kenapa Jo bersikap seperti ini padanya. Jacoblah yang mencuci otaknya. Tapi kenapa bisa seperti itu, bagaimana Jacob bisa mempengaruhi Jo lagi ? bukankah Jo sangat membenci pamannya itu. Karena yang Ara tahu Jacob tak ada saat terapi, mungkin Ara harus mendengar penjelasan dari mommy Ayura untuk hal yang satu ini nanti.


" Aku tidak bisa, tidak ada perjanjiannya setelah kau sembuh aku harus bercerai denganmu. Apa kau tidak takut aku akan menyebarkan aibmu ke media ? Seorang Jonathan Kingsley Sebastian, pemilik dari hotel bintang lima termegah Kingsley' s Hotel , dan direktur utama perusahaan J & J Group yang terkenal telah memperistri seorang gadis yatim piatu yang tidak jelas asal usulnya ini hanya untuk merawat dirinya yang berubah menjadi idiot. Apa kau pikir semua orang yang mendukungmu akan tetap berada di pihakmu setelah mereka tahu jika atasannya selama ini pernah menjadi seorang idiot ? Mungkin saja penyakitmu akan kambuh lagi suatu saat nanti. Mereka tidak akan mau ambil resiko untuk itu. " Ara berbicara dengan lantang dan nada menantang tak peduli reaksi Jo yang terlihat begitu jijik melihat tingkahnya yang seolah tak tahu diri.


" Kamu mengancamku ? Coba saja kalau berani ! " Jo berbicara dengan nada meremehkan.


" Jo, Ara benar ! " Mommy Ayura ikut berbicara, seolah mendapatkan jalan untuk membantu Ara, mommy Ayura punya tanggapan yang sama dan memang demikian adanya.


" Selama ini para pemegang saham kita tidak pernah tahu keadaanmu yang sebenarnya pasca kecelakaan itu. Mommy selalu berusaha mengelabui mereka dengan mengatakan jika kamu sedang sibuk mengurusi bisnis barumu di luar negeri. Makanya waktu terakhir kamu datang ke perusahaan, tidak ada yang curiga dengan keadaanmu. Dan asal kamu tahu, saat ini kondisi perusahaan sedang dalam keadaan tidak baik, beberapa pemegang saham sudah mulai curiga dengan ketidak hadiranmu selama ini. Beberapa dari mereka bahkan ingin menarik saham mereka jika kamu tidak segera kembali ke perusahaan peninggalan daddy mu itu nak. " Tutur mommy Ayura panjang lebar, membuat Jo terpaku sambil menatap Ara dengan rahang yang mengetat.


Dia tak habis pikir wanita yang kata mommynya polos dan begitu lugu bisa berpikir sejauh itu. Dan yang lebih membuat Jo muak lagi ternyata takdir juga berpihak pada wanita yang kini berada di hadapannya. Jo tidak akan membiarkan perusahaan yang telah di bangun oleh daddy nya dari nol, akan hancur gara - gara ulah wanita yang ingin dia ceraikan itu.


" Apa mau mu ? " Tanya Jo dengan nada membentak pada Ara.


Ara sedikit berjengit, dirinya sebenarnya takut dengan gertakan Jo yang terdengar menggelegar. Tapi dirinya harus kuat, harus tetap terlihat tegar di hadapan suaminya yang kini telah kembali pada sisi kelamnya dulu.


Aku akan membuatmu kembali ke jalanmu Jojo, sesuai janjiku padamu, seperti keinginanmu dulu. Aku tidak akan menyerah untuk membuatmu jatuh cinta lagi padaku. Jangan membenciku Jojo ! Ara berkata dalam hatinya dengan tulus sambil memejamkan matanya untuk meredam air mata yang hendak keluar dari pelupuk matanya.


****


Sabar ya Ara, perjuangan mu di mulai kembali untuk merebut hati Jo. Semangat Ara ! 💪😉😉


Klik LIKE, tinggalkan komentar, kritik dan saran, share jika berkenan dan jangan lupa VOTE nya yang banyakan ya.... ! makasih.