My Lovely Idiot Husband

My Lovely Idiot Husband
Menceritakan



" Nyonya mau bicara apa ?" Tanya Ara saat dia melihat Angel sudah menjauh dari keberadaan mereka.


Ayura kembali menatap Ara " Begini Ara, karena kau sudah setuju untuk menikah dengan Jo, aku akan menceritakan semua tentang kehidupan Jo di masa lalu, berikut dengan keseluruhan keluarga kami. " Tutur Ayura.


Ara menegakkan tubuhnya, dia seperti bersiap untuk mendengarkan cerita Ayura yang dari tadi membuatnya penasaran.


" Katakan saja Nyonya, aku siap mendengarkan nya. " Ucap Ara dengan yakin.


" Baiklah nak, kita mulai dari kisah Jo saat dia masih kecil, dulu aku adalah seorang artis yang sedang naik daun di negaraku, saat itu Jo masih berumur sekitar 3 tahunan. Kami sekeluarga memang tinggal di Jepang, karena daddy nya Jo kebetulan sedang membangun bisnis di sana dan kami juga bertemu disana dan akhirnya jatuh cinta dan menikah. Awal kehidupan rumah tangga kami sangat bahagia, apalagi saat Jo lahir. " Ayura sejenak terdiam dia mengenang masa-masa indah bersama keluarga kecilnya.


Ara memegang pundak Ayura, membuat Ayura tersadar kembali " Ah...maaf, aku rindu masa itu " ucap Ayura, kemudian melanjutkan ceritanya.


" Masa bahagia itu cuma berjalan sampai Jo berusia 3 tahun, karirku yang tadinya hanya seorang artis biasa, menjadi lebih terkenal saat itu, membuat jadwalku semakin padat dan sangat sibuk, aku jadi jarang di rumah dan sering pulang malam,kadang aku juga tidak pulang ke rumah karena harus syuting di luar kota, Jo jadi tidak terurus, dia ku titipkan pada seorang pengasuh, aku melupakannya. " Ayura menunduk sedih, tapi kemudian mendongak lagi mencoba menguatkan hatinya.


" Rumah tangga kami menjadi seperti rumah kosong, sepi dan tidak berpenghuni. Daddy nya Jo juga sering pulang malam, menyibukkan dirinya karena kesal dengan ulahku yang terlalu sibuk juga. Jo semakin tertekan saat itu, dia jadi tak pernah merasakan kasih sayang kedua orang tuanya lagi, kejadian itu berlangsung sampai Jo berumur 11 tahun, Jo tumbuh menjadi anak yang sangat dingin, sikapnya angkuh dan tidak peduli dengan orang lain, tapi dia sangat sayang dengan pengasuhnya. tapi sikapnya sangat lah dingin kepadaku sebagai mommy nya, waktu itu aku masih tidak peduli dengannya, aku masih sibuk dengan duniaku."


Ayura menitikkan air mata, Ara menyeka air mata yang mengalir di pipi Ayura dengan lembut.


" Sampai malam itu, aku pulang lebih awal karena jadwal syutingku di cancel karena ada gangguan teknis, tapi saat aku kembali ke rumah, aku menemukan hal yang membuat ku naik darah, aku menemukan suamiku sedang tidur dengan pengasuhnya Jo, aku marah saat itu, dan mengusir perempuan hina yang telah menjadi selingkuhannya, daddy Jo mencoba menenangkan ku, dia berkata kalau dia tidak sadar karena mabuk, tapi aku tidak percaya aku tetap saja mengamuk dan berteriak histeris hingga membuat Jo terbangun, Jo tidak terima kalau aku mengusir pengasuh kesayangannya, menjadikan dia sangat membenciku saat itu, aku bingung, hatiku kacau, aku tidak menyangka suamiku akan mengkhianati pernikahan kami. " Ayura kembali menangis, kini air matanya lebih deras mengalir di pipinya.


" Nyonya, jangan di paksakan, nanti saja di lanjutkan ceritanya " Ucap Ara merasa tidak tega saat mendengar cerita pahit kehidupan Ayura.


Ayura menggeleng " Tidak, aku akan melanjutkannya, aku hanya terbawa emosi saja " ucapnya kemudian.


" Semenjak kejadian itu, aku menjadi sadar kalau aku terlalu mengabaikan keluargaku, dan memutuskan untuk berhenti di dunia hiburan, Daddy Jo mengajakku dan Jo pulang ke negaranya dan membangun rumah tangga kami dari awal, beberapa bulan berlalu tapi sikap Jo masih tetap dingin padaku, sampai satu hari, aku kembali bertengkar hebat dengan daddy nya Jo, dan aku memutuskan untuk kembali ke Jepang. Daddy Jo menyusulku ke bandara dengan mengendarai mobilnya tapi dia mengalami kecelakaan dan akhirnya meninggal di tempat. Aku tidak tahu saat itu, dan tetap kembali ke Jepang. Jo semakin marah padaku, dia selalu menganggap kalau aku adalah penyebab daddy nya meninggal. "


" Tunggu nyonya, Jojo tidak pernah mengatakan kalau daddy nya meninggal, dia malah mengatakan kalau daddy selalu bekerja di luar negeri." Tukas Ara memotong cerita Ayura.


" Kecelakaan itu membuat Jo kehilangan sebagian memorinya, dia mengira kalau daddy nya masih hidup, dan kami sekerluarga sepakat untuk tetap menyembunyikan hal itu dari Jo, karena aku tidak mau Jo kembali membenciku pada saat kondisinya sangat butuh kasih sayang dan perhatian dariku. Aku mengatakan kalau daddy Jo sedang bertugas di luar negeri, dan aku sering menyuruh orang untuk melakukan panggilan telepon pada Jo, atas nama daddy nya. dan Jo percaya itu. " Jawab Ayura.


Ara mengangguk-anggukan kepalanya pelan, dia paham mengapa Ayura melakukan demikian dengan kondisi Jojo yang sekarang.


" Kenapa nyonya kembali ke negara ini ?" tanya Ara kembali pada cerita Ayura.


Ayura melanjutkan ceritanya " Saat aku mendengar kabar kalau suamiku meninggal jujur aku sangat terpukul, tapi rasa sakit hatiku masih menyelimuti egoku dan tak mau segera datang ke negara ini, sampai satu tahun aku tidak juga pulang. Hingga satu hari, pengasuh Jo datang ke rumah ku sambil membawa seorang bayi perempuan, dia mengatakan kalau itu adalah anak dari daddy Jo. Aku bertambah marah padanya, bisa-bisanya dia membawa anak hasil selingkuhannya dengan suamiku, pengasuh itu menangis dan meminta maaf padaku dan meminta ku untuk mengurus anaknya itu, karena dia tidak bisa mengurus anak itu, dokter memvonisnya telah mengidap penyakit kanker rahim stadium 4, dan kesempatan hidupnya tidak akan lama lagi. Dia pun menceritakan jika suaminya adalah orang yang baik dan setia. Tapi malam itu, pengasuh itulah yang sengaja menjebak suaminya dengan menggunakan obat perangsang sehingga suaminya menjadi lupa diri. Awalnya aku tak percaya, tapi dia bersumpah demi kehidupan anak yang di bawanya jika dia berbohong, dan menyuruhku untuk melakukan tes DNA jika meragukan anak itu adalah anak suaminya , aku pun mencoba percaya. Seketika tubuhku lemas, rasa bersalah karena tak percaya dengan kesetiaan suamiku membuatku lemah. Aku pun menyesali ke egoan ku yang tak kembali walaupun dia sudah meregang nyawa, aku pun memutuskan untuk kembali dengan membawa bayi perempuan itu. Jo mungkin akan sangat membenciku saat itu, tapi aku harus memperbaiki semuanya dan menebus semua kesalahanku."


" Apakah bayi itu Angelina ?" Tanya Ara


" Iya.." Ayura mengangguk.


" Bagaimana reaksi Jojo saat nyonya kembali membawa Angel ?" Tanya Ara lagi.


" Dia sangat marah, dan dia dengan keras menolak kedatanganku, tapi aku tetap bertahan, sedikit demi sedikit Jo mulai menerima kehadiranku tapi sikapnya tetap tidak berubah, tetap dingin dan acuh. Dia juga sangat membenci Angel, dia mengira kalau Angel adalah anak selingkuhan aku dengan laki-laki lain saat di Jepang. Aku tak bisa mengatakan kalau Angel adalah anak selingkuhan daddy nya, karena itu akan membuat dia juga membenci daddy nya, aku biarkan Jo dengan prasangkanya itu. Biarkan dia hanya membenciku tapi tidak dengan daddy nya karena dia tidak salah. "


***


Bersambung dulu ya readers, ini udah di usahain dua episode nyampe begadang gini authornya..hehehe


Tetap dukung authornya supaya tetap semangat berkarya ya, klik like dan kasih Vote yang banyak ya, sama coment yang selalu author nantikan, walau sekedar kata next atau lanjut, author sudah sangat senang.


Jadiin favorit ya, kalau perlu bagiin di akun sosial para readers, biar makin rame yang baca...hehehe, banyak banget ya mintanya, udah kayak penulis terkenal aja. Namanya juga lagi ngerayu, kali aja ada yang nyantol 😆😆😆


Semangat pengumpul poin.. Vote...vote...vote...💪💪