My Lovely Idiot Husband

My Lovely Idiot Husband
Tidak Tahu Malu



Tubuh Jojo sedikit gemetar, dia mencoba meredam ketakutannya pada pamannya itu. Karena di sana juga ada mommy Ayura yang sedang memperhatikan reaksi Jojo yang aneh ketika melihat Jacob datang.


" Kenapa kamu nak ? " Ayura memegang pundak Jojo.


Jojo menoleh pada sang mommy " Tidak apa- apa mommy, apa Jo boleh tidur di kamar ?'" Pinta Jojo seraya melirik ke arah pamannya.


Ayura tersenyum, kemudian mengangguk mengiyakan. " Pergilah nak ! tidur yang nyenyak ya sayang " Ucap Ayura sambil mengecup puncak kepala Jojo.


Jojo beranjak berdiri, lalu dengan cepat meninggalkan ruang keluarga dimana pamannya berada. Jacob tersenyum licik saat melihat ketakutan Jojo. Dia terus memperhatikan langkah Jojo hingga hilang dari pandangannya.


" Ada apa kamu kemari Jacob ?" Pertanyaan Ayura membuat Jacob mengalihkan pandangannya dari Jojo ke arah Ayura. Kemudian dia berjalan menghampiri Ayura yang masih duduk di atas sofa.


" Aku hanya mampir sebentar sayang, kamu cantik sekali malam ini ! " Rayuan Jacob sudah sangat bosan di dengar Ayura.


Ayura memutar bola mata nya jengah " Kamu bisa sopan sedikit kepada kakak iparmu ini kah ? sudah berapa kali aku selalu mengingatkan mu akan hal itu "


" Apakah aku juga harus terus mengingatkan mu, kalau kau sekarang hanya mantan kakak iparku, kakakku sudah meninggal sejak Jo masih kecil. " Jacob berkata dengan penuh penekanan, dia tidak pernah bosan untuk terus berusaha mendapatkan hati kakak iparnya itu, tapi Ayura tidak pernah menerima cinta adik iparnya tersebut, karena Jo tidak akan pernah mengijinkan mommy nya punya hubungan dengan keluarga daddy nya lagi, lagi pula Ayura merasa sudah cinta mati pada Daddy nya Jo, dia tidak pernah mau untuk menikah lagi setelah kematian suaminya itu. Dan yang lebih membuat Ayura enggan adalah Jacob sudah punya istri dan punya anak, istrinya sangat baik pada Ayura, tapi Jacob diam - diam perasaan lebih pada mantan istri kakaknya tersebut.


" Jacob...." Ayura berteriak kecil, suaranya sedikit tertahan karena tak ingin membuat keributan " Bisa kah kamu untuk tidak membahas masalah itu di sini, Jo...."


" Ah....aku lupa, kalau kau sedang bersandiwara di depan anakmu yang bodoh itu, dan menyembunyikan kematian kakakku, sampai kapan kamu akan melakukan ini hah... ?" Jacob berbicara dengan lantang nya, memotong perkataan Ayura.


" Hentikan Jacob ! sudah ku bilang aku sedang berusaha untuk menyembuhkan Jo, dan jangan pernah membahas hal itu lagi di sini, dan aku mohon padamu pergilah dari sini !" Ayura semakin tersulut emosi, adir iparnya itu memang suka bersikap memaksa.


Jacob berdecih, dia sangat yakin kalau Jojo tidak akan pernah sembuh, karena dia akan tetap berusaha membuat Jojo seperti itu, agar anaknya punya kesempatan untuk bisa mengambil alih harta warisan Jo.


" Ayura , sampai kapan kau akan menolakku? apa kau tidak merasa kesepian selama ini, kau sudah bukan kakak iparku lagi, sayang " Jacob mencoba mendekati Ayura, tapi Ayura dengan cepat menghindarinya.


" Selama aku adalah mommy nya Jo, aku akan tetap selalu menjadi kakak iparmu. " Ayura berkata tanpa memandang ke arah Jacob yang duduk di sofa sebelahnya.


" Ayolah Ayura, kenapa kau begitu munafik seperti itu, bahkan kau pernah mengkhianati kakakku, dan mempunyai Angel, dia bukan anak James, kakakku itu kan !" Seru Jacob dengan santainya, perkataan Jacob membuat Ayura mendelik tajam. Dia terlihat sangat marah, saat Jacob menyebut Angel sebagai anak hasil selingkuhannya dengan laki - laki lain, padahal kenyataannya adalah sebaliknya, kakaknya lah yang selingkuh dari nya.


Ayura dengan cepat menoleh " Sayang...sejak kapan kamu di situ nak ?" Ayura sangat takut jika Angel mendengar percakapan nya dengan Jacob, Angel hanya tahu jika dia adalah anak dari daddy nya dan juga mommy nya yang sekarang.


Angelina diam saja, dia tak merespon pertanyaan Ayura, dia hanya menunduk dengan wajah yang sedih, matanya seperti sedang menahan cairan bening yang memaksa untuk keluar, tapi akhirnya tak bisa di bendung juga.


Ayura kemudian bangkit, berjalan menghampiri anak tirinya itu, " Kamu kenapa sayang ? kenapa menangis ?" Ayura memeluk Angel dengan sangat erat, memberikan kasih sayangnya yang sangat dalam.


Angel tetap membungkam " Apa dia mendengar semua percakapan kami ?" Batin Ayura, dia semakin mengeratkan pelukannya.


" Mungkin dia mendengar sesuatu sayang..." Perkataan Jacob bagaimana kan sebuah bom yang mengelegar di telinga Ayura. Dia dengan cepat menoleh pada Jacob tanpa melepas pelukannya pada Angel.


" Jacob diamlah, kumohon !" Ayura dengan sekuat tenaga menahan air mata tang hendak keluar di bola matanya. Kemudian pandanganya beralih kepada Angel kembali "Kamu masuk kamar dulu ya sayang ! " nanti mommy akan menyusulmu " ucap Ayura dengan lembut sambil melepaskan pelukannya dan mengusap halus puncak kepala Angel.


Angel hanya menggangguk pelan, kemudian berlari kecil meninggalkan mommy dan pamannya itu.


Ayura menatap tajam pada Jacob " Apa kamu sudah puas ? Pergi kamu dari sini, kamu tidak di harapkan di sini. " Ayura mengusir Jacob dengan suara lantang.


Jacob tertawa sarkas " Hahahaha, aku tidak akan pernah menyerah sayang, dirimu terlalu menggoda buatku, walaupun usiamu sudah tidak muda seperti dulu, parasmu masih tetap sama, dan aku suka itu " ucap Jacob mendekatkan wajahnya pada telinga Ayura, membuat Ayura sedikit menghindar dan menautkan kedua alisnya tanda tak menyukai perkataan tersebut.


" Kamu sungguh tidak tahu malu Jacob, kau sudah beristri bahkan sudah punya anak, untuk apa kau selalu mengejarku ?" Ayura berkata sedikit berteriak.


" Aku bisa menceraikan nya bila kamu mau " Ucap Jacob dengan santainya.


" Kamu gila ! "


" Yah...aku tergila - gila padamu, sejak dulu." Jacob kembali mendekatkan tubuhnya pada Ayura, Ayura berkali -kali mencoba menghindar, tapi Jacob benar - benar tidak tahu malu, tangannya selalu saja ingin menyentuh bagian tubuh Ayura. Tanpa dia sadari Jojo sedari tadi bersembunyi di balik tembok kamar nya selalu memperhatikan paman dan mommy nya itu, dia pun tak tinggal diam saat Jacob sudah mulai bersikap kurang ajar pada mommy nya tersebut.


" Paman...lepas kan Mommy !" Teriak Jojo keluar dari persembunyiannya.