My Lovely Idiot Husband

My Lovely Idiot Husband
Saling berbagi Kasih Sayang.



Kedua orang yang sedang berdebat itu pun menoleh bersamaan " Jo... !" Seru Ayura, dia segera berlari kecil menghampiri anaknya tersebut.


" Kenapa kamu masih di sini sayang ? bukannya kamu pergi ke kamar mu ? " Ayura berkata dengan lembut, sambil mengelus bahu Jojo.


" Mommy tidak apa- apa ? apa paman mengganggumu ?" Entah Jojo mempunyai keberanian dari mana sampai dia bisa melawan ketakutannya menghadapi pamannya tersebut, tubuhnya sedikit gemetar tapi dia tidak bisa diam saja saat pamannya hendak menyakiti mommy nya, itulah yang ada di pikiran Jojo saat ini.


" Mommy tidak apa - apa Jo, paman mu hanya berbincang saja dengan mommy " Ucap Ayura menenangkan tubuh Jo yang masih gemetar.


Jacob tersenyum menyeringai " Anak bodoh itu sudah mulai berani padaku, awas saja kau ! " Gumam Jacob dalam hati.


" Keponakanku tersayang, aku tidak mungkin menyakiti mommy mu yang cantik itu, paman hanya bercanda saja tadi bersamanya, apa kamu merasa tidak senang ? " Ucap Jacob, sambil menajamkan tatapannya pada Jojo, membuat keberanian Jojo sedikit menciut kembali.


" Jacob , ku mohon pergi lah sekarang ! " Pinta Ayura dengan wajah sendunya, dia tak ingin Jojo semakin merasa ketakutan.


" Baiklah....baiklah , aku akan pergi sekarang, tapi ingat Jo ! kita akan bertemu lagi lain waktu " Ujar Jacob sambil tersenyum miring, membuat Jojo menelan ludahnya dengan sangat berat.


Ayura menautkan kedua alis nya " Untuk apa kamu ingin bertemu dengan Jo ? kamu tidak berniat akan menyakiti dia bukan ? " Ayura merasa curiga, Jacob akan berbuat hal yang lebih gila dari pada yang dia lakukan pada Ayura selama ini.


" Pikiran mu terlalu jauh Ayura, mana mungkin aku menyakiti keponakan ku sendiri !" Ucap Jacob sambil melipatkan kedua tangannya di depan dada.


" Kalau begitu pergilah ! Jo tidak perlu bertemu denganmu lagi ." Pinta Ayura lagi, mengusir paman Jojo yang tidak tahu diri.


" Oke... aku pergi sekarang , kamu harus ingat Ayura, sebelum Jo seperti ini dia sangat menyayangiku, jadi jika kamu selalu berusaha untuk menyembuhkan Jo, maka bersiap lah untuk kembali kehilangan kasih sayang nya lagi." Ancam Jacob, kemudian membalikkan tubuhnya dan melangkah pergi meninggalkan rumah besar itu.


Setelah Jacob pergi, Jojo menatap mommy nya dengan tatapan bingung " Mommy, apa maksud perkataan paman tadi ? jika aku sembuh nanti aku akan tetap menyayangi mu, selalu " Ujar Jojo sambil memeluk mommy nya.


Ayura membalas pelukan hangat Jojo " Iya sayang, jangan dengarkan pamanmu ya..! "


Ayura melepaskan pelukannya " Apa paman mu sering menemui mu Jo? " Tanya Ayura sambil memegang kedua bahu Jojo.


Jojo membungkam, dia mengerjap bingung jika dia mengatakan iya, dia takut mommy nya akan di lukai oleh pamannya itu, "Ti..tidak mommy, paman tidak pernah menemui ku " Ucap Jojo berbohong.


Ayura menghela nafas lega " Syukur lah kalau begitu nak !" Seru Ayura sambil tersenyum tipis.


" Mommy, apa benar Angel bukan anak kandung daddy ?" Pertanyaan Jojo membuat Ayura tersentak, kedua mata nya membulat sempurna.


" Apa kamu mendengar semua percakapan mommy dan paman mu tadi Jo ?" Ayura bertanya dengan panik, dia tidak ingin anaknya semakin terpuruk, mendengar kenyataan yang di bicarakan oleh pamannya Jojo.


Jojo menggeleng " Aku hanya dengar jika Angel bukan anaknya daddy " Jawab Jojo dengan wajah polosnya.


Jojo tersenyum lebar " Tentu saja Jo percaya mommy, walaupun benar Angel bukan anak daddy, Jo akan tetap menyayangi nya karena dia anak mommy " Jojo berkata sambil menangkup kedua pipi Ayura dengan kedua telapak tangannya, membuat Ayura terharu dan air matanya keluar tanpa dia sadari, Jo menyeka nya dengan lembut, selama ini sikap Jo tidak pernah selembut itu, setidaknya kecelakaan yang mengakibatkan Jojo seperti itu, membuatnya semakin dekat dengan anak lelakinya tersebut, tapi Ayura juga tidak tega jika Jojo terus menerus bersikap seperti anak kecil dan kehilangan semua yang dia miliki selama ini.


Ayura tidak sanggup jika harus terus menerus mengambil alih pekerjaan Jojo selama ini, walaupun dia tidak terlalu mengerti dalam hal bisnis, tapi atas bantuan dan dorongan asistennya Jojo, Ayura akhirnya mau ikut serta mengendalikan bisnis Jojo selama Jojo sakit, karena asisten Jojo merasa ada yang salah dengan cara kerja paman Jojo dan anaknya selama Jojo tidak ada di perusahaan. Jojo adalah orang hebat, dia mampu memimpin perusahaan yang di bangunnya dari nol, dan juga mampu mengembangkan perusahaan warisan papanya dengan baik.


" Terima kasih Jo " Ayura memeluk tubuh anaknya, kemudian melepasnya kembali saat dia teringat akan Angelina anak bungsunya.


" Jo , ayo kita ke kamar Angel, mommy perlu menjelaskan sesuatu " Ajak Ayura sambil menarik tangan Jojo.


Jojo mengikuti langkah mommy nya menuju kamar Angel. Saat sudah sampai di depan kamar Angel, Ayura mengetuk pintu tersebut tapi tak ada jawaban dari dalam, dia pun memutar gagang pintu yang ternyata tidak di kunci, Ayura pun langsung membuka pintu tersebut dan masuk ke dalam kamar Angel.


Di dapatinya Angel sedang menangis sambil duduk memeluk kedua lututnya di atas tempat tidur. Ayura menghampiri anak gadisnya dengan hati - hati dan duduk di tepian tempat tidur, di ikuti oleh Jojo tapi dia hanya berdiri di samping mommy nya.


" Angel...sayang ! kamu tidak apa - apa kan nak ?" Tanya Ayura sambil mengelus rambut Angel.


Angel mendongak, menatap mommy nya dengan tatapan sendu " Mommy , apa paman berkata benar ?" Tanya Angel dengan sedikit sesegukan karena tangisnya yang pecah saat berlari ke dalam kamar.


Ayura tersenyum, kemudian memeluk anak gadisnya dengan hangat " Tidak sayang, paman mu bohong " Ucapnya kemudian.


Angel melepas pelukan dari mommynya " Aku bukan kak Jo yang bisa kau bohongi mommy, kau pasti berbohong, reaksi wajah mu tadi seolah - olah berkata kalau hal itu adalah benar. " Angel memang sedikit keras kepala, usianya memang baru 15 tahun, tapi pikirannya sangat kritis dalam segala hal, mungkin karena dari kecil Jojo selalu mengacuhkannya, padahal dia tidak pernah kekurangan kasih sayang dari mommy nya. Tapi Angel selalu merasa kasihan jika melihat mommy nya juga sering di acuhkan oleh kakak lelakinya itu, membuatnya semakin membenci Jojo.


Ayura melirik ke arah Jojo, dia takut Jojo merasa tersinggung, tapi Jojo malah tersenyum menanggapinya, karena Ara selalu berkata padanya jika ada orang yang mencelamu, cukuplah kamu hanya tersenyum padanya, jika dia menyakitimu baru lah kamu harus melawan, menjaga dirimu dan orang - orang yang kamu sayangi , perkataan itu selalu terngiang di benak Jojo.


Ayura merasa lega Jojo tidak marah dengan ucapan Angel, kemudian pandangannya beralih kembali pada Angel " Kamu tidak percaya pada mommy ? mommy bersumpah demi nama kakakmu, kamu adalah anak kandung daddy James sayang " Ucap Ayura dengan yakin.


Angel menatap lekat wajah mommy nya, dia sangat yakin mommy nya tidak akan main- main jika sudah membawa nama kakaknya, karena dia tahu mommy sangat menyayangi kakaknya itu.


" Angel , kamu tenang saja, apapun yang di katakan paman, kamu tetaplah adik kak Jo yang paling cantik " Ucap Jojo mencoba menghibur adik kecilnya.


Angel menoleh pada Jojo, menatapnya sejenak, kemudian menarik kedua sudut bibirnya membuat sebuah senyum manis di sana. " Kak Jo, Angel mau di peluk kak Jo !" Seru Angel sambil membuka lebar kedua tangannya.


Jojo tersenyum senang, dia pun mendekatkan tubuhnya pada Angel dengan duduk di tepian tempat tidur, Ayura sedikit menggeser tubuhnya memberikan ruang kepada kedua anaknya untuk saling berbagi kasih sayang, dia sangat senang akhirnya Angel sudah bisa bersikap lembut pada Jojo.


***


Jangan lupa like , komentar dan Vote nya ya...biar tambah semangat author nya...


semangat...semangat....