My Lovely Idiot Husband

My Lovely Idiot Husband
TERPAKSA MENGIZINKAN



Suara gemericik air mancur di kolam taman yang menyatu dengan ruang tamu memecah keheningan ruangan tersebut.


Semua orang disana tampak terpaku, saat salah seorang laki-laki yang di bawa oleh Norita yang di perkenalkan sebagai pengacara dari pihak dirinya selesai menjelaskan tentang maksud dan tujuan kedatangan mereka ke rumah Ayura.


Angelina sengaja di bawa oleh Mayumi ke dalam kamarnya bersama dengan kedua anaknya. Gadis itu terlihat ketakutan, ia tak mau kalau sampai wanita yang katanya ibu kandungnya tersebut akan membawanya pergi dari rumah itu.


"Norita, kau tidak bisa seenaknya mengambil Angel dariku! Setelah mati-matian aku menghapus bayangan perselingkuhan kalian yang menjelma dalam diri Angelina. Setelah aku sudah menggangap anakmu seperti anakku sendiri kau mau mengambilnya lagi. Dimana hati nurani mu Norita?" Ayura berkata sambil terisak air mata. Di dampingi oleh Ara yang selalu menenangkan sang mertua dengan memberikan usapan lembut di bahu mertuanya tersebut.


"Tenang mom!" Bisik Ara di telinga Ayura.


"Nyonya, pengacara kan sudah menjelaskan jika selama usia Angelina belum mencapai 18 tahun, aku berhak membawanya. Karena tidak ada hubungan pernikahan diantara aku dan tuan James sebelumnya dan tuan juga sudah meninggal dunia. Biarkan aku membawanya dalam tiga tahun saja. Selebihnya Angelina yang akan yang memilih dengan siapa dia akan tinggal selanjutnya. Aku mohon nyonya, izinkan aku untuk merawatnya sebentar saja. Kau boleh menemuinya kapanpun kau mau. Dan aku tidak akan melarang Angelina untuk sekedar liburan ke negaramu." Tutur Norita dengan panjang lebar. Ia begitu berharap jika Ayura berbesar hati untuk memenuhi keinginannya tersebut.


Sebelumnya Norita sangat yakin jika ia akan menang di mata hukum sebagai hak asuh anaknya tersebut. Tapi James ternyata juga mempunyai hak untuk itu karena ia juga punya bukti berupa tes DNA yang menunjukkan jika laki-laki itu adalah benar-benar ayah kandung dari Angelina. Tetapi di karena kan James sudah meninggal dunia dan umur Angelina belum mencapai 18 tahun. Menurut hukum internasional Angelina harus tinggal bersama dengan ibunya, dan selebihnya ia yang akan menentukan sendiri kewarganegaraannya.Dan hari ini Norita melakukan perundingan lagi secara kekeluargaan dengan membawa pengacara agar pihak Ayura bersedia memberikan hak asuhnya tersebut.


"Nyonya Ayura, saya berharap anda berbesar hati untuk mengabulkan permintaan istri saya ini. Dia sedang sakit, selama ini saya tidak bisa membuat dirinya bahagia. Hanya tiga tahun saja. Biarkan dia merasakan rasanya mengurus buah hatinya sendiri. Saya juga akan mengurus anak itu dengan baik dan menyayanginya seperti anak kandung saya sendiri." Kali ini suami dari Norita yang bernama Juan Katashi pun ikut berbicara dan memohon pada keluarga tersebut.


"Kami tidak ingin masalah ini berakhir di pengadilan, karena saya tahu pasti nama baik anda dan keluarga pasti akan tercemar karena masalah ini. Jadi pikirkan lah Nyonya! Apa anda sudah lupa jika dulu anda adalah seorang publik figur di negara ini? Kalau berita ini sampai tersebar keluar pikirkan lah bagaimana sikap orang-orang terhadap Angelina. Dia akan terkenal sebagai anak haram dari hasil perselingkuhan dari suami seorang mantan artis yang sangat populer tempo dulu." Imbuh tuan Katashi lagi, yang membuat Ayura sejenak berpikir karena apa yang dikatakan oleh tuan Katashi ada benarnya juga.


"Maaf sebelumnya, tapi selama ini nyonya Norita sendiri yang sudah memberikan Angelina untuk di rawat oleh mommy saya. Jadi kalian tidak bisa seenaknya memintanya kembali. Kalian pikir Angelina akan mau begitu saja. Pikirkan juga perasaannya!" Jojo yang masih tidak bisa terima berusaha menolak permintaan ibu kandung Angelina tersebut.


"Kami tidak takut jika harus lewat pengadilan. Toh ibu kandungnya sendiri sudah menelantarkan anaknya dari bayi. Pasti pihak pengadilan juga akan memenangkan pihak kami." Seru Jojo lagi yang seperti biasa tak bisa mengalah begitu saja.


"Tapi tuan.... "


"Biarkan Angelina pergi!" Norita yang hendak memohon kembali pada Jojo di tukas oleh mommy Ayura, dengan raut wajah datar wanita itu berkata demikian. Ia membiarkan anak tirinya itu untuk di bawa oleh ibu kandungnya.


Tentu saja semua orang merasa terkesiap mendengar keputusan yang keluar dari mulut mommy Ayura. Kenapa tiba-tiba ia jadi berubah pikiran seperti itu?


"Apa mommy yakin?" Tanya Ara sambil memiringkan kepalanya agar menjangkau wajah mertuanya yang menghadap ke arah depan.


Ayura menganggukkan kepala, walaupun hatinya begitu berat tapi dia harus melakukan itu. Bagaimanapun Angelina memang anak kandung dari Norita, ia tidak berhak memisahkan hubungan antara ibu dan anak. Katashi benar, jika masalah ini sampai ke pengadilan nama Angelina akan terbongkar keluar sebagai anak haram. Ayura tidak mau terjadi demikian.


"Mommy?" Jojo masih tak terima dengan keputusan mommy nya, ia menatap wajah ibu kandungnya tersebut dengan tatapan tak percaya.


"Tuan Katashi benar Jo, identitas Angelina akan terbongkar keluar jika masalah ini sampai ke publik. Walaupun mommy sudah bukan artis lagi. Tapi dunia keartisan mommy tidak akan langsung menghilang walaupun mommy sudah menyatakan keluar dari dunia hiburan. Media akan tetap menguak berita yang kira-kira akan mendatangkan banyak opini masyarakat. Dan mereka menjadikan berita ini sebagai santapan publik untuk mendapatkan keuntungan mereka sendiri." Tutur mommy Ayura berusaha untuk menerima, walaupun air matanya yang mengalir deras di pipi tak melukiskan jika dirinya benar-benar menerimanya.


"Mommy mu benar Jo, kita juga harus pikirkan masa depan Angelina ke depannya. Hatinya akan lebih hancur jika masyarakat mengenalnya sebagai anak haram. Mentalnya juga pasti akan tertekan." Kakek Ikedo yang dari tadi hanya berdiam diri sambil mencerna masalah ini pun ikut memberikan pendapatnya. Sehingga membuat hati Jojo sedikit luluh dan terpaksa menerima. Pandangannya yang sempat beralih pada sang kakek kini kembali menghadap mommy Ayura.


Jojo menyeka air mata yang mengalir di pipi mommy nya sambil mengulas senyum manis, ia sangat bangga dengan sikap mommy nya yang begitu lapang dada.


"Jika memang itu keputusan mommy, aku akan mendukung mu." Ucap Jojo terdengar lebih lembut.


"Tapi aku tidak mau pergi." Suara Angelina yang terdengar kecewa mengalihkan pandangan semua orang di sana untuk menoleh ke arahnya yang entah sejak kapan telah berdiri tak jauh dari tempat mereka berdiskusi.


Mommy Ayura tersentak, tubuhnya langsung berdiri lalu mengejar Angelina yang langsung berlari menjauh dari sana. Ara juga mengikuti langkah kaki mertuanya, ia juga ingin membantu Ayura untuk menjelaskan kepada gadis berumur 15 tahun itu tentang keputusan yang mommy Ayura buat saat ini. Sedangkan yang lain tetap berdiam diri di tempat yang sama. Karena memang hal ini tak semudah seperti memberikan barang kepada pemilik aslinya saja. Ini menyangkut perasaan seorang manusia juga.


Mommy Ayura mengejar Angelina yang berlari ke arah kolam ikan. Tempat itu merupakan tempat favorit Angelina untuk menenangkan diri saat dirinya merasa kesal atau bersedih di rumah itu. Dengan langkah ragu Ayura mendekati anaknya tersebut. Ia takut jika Angelina akan mengusirnya dari tempat itu.


"Apa mommy sudah tidak sayang aku lagi?" Pernyataan Angelina yang ia lontarkan tanpa memandang sang mommy membuat langkah kaki Ayura seketika terhenti. Ternyata Angelina tahu jika mommy nya datang mengikuti.


"Mommy sangat menyayangi mu Angel, mommy terpaksa melakukan ini sayang, semua ini demi kebaikan mu di masa depan. Percaya sama mommy ya!" Mommy melanjutkan langkah kakinya, tangannya merenggang hendak memeluk Angelina yang kini sudah berada di hadapannya.


Tapi Angelina yang tiba-tiba berbalik badan ke arah Ayura dengan cepat menepis kedua tangan Ayura yang hendak memeluknya tersebut. "Jangan peluk aku!" Ketusnya dengan tatapan tajam.


Ara yang sudah berada di sana langsung memegang kedua bahu mertuanya yang nyaris limbung karena merasa lemas ketika melihat kebencian di mata Angelina untuk dirinya tersebut.


"Angel, kau tidak boleh seperti ini sayang!" Ucap Ara menasihati.


"Kalian tidak sayang Angel lagi." Sahut Angelina dengan nada tinggi, air matanya pun tak bisa di bendung lagi. Perasaan kecewa dan sedih menyatu dalam hati gadis kecil itu.


***


Mon maaf ya kalau semisalnya Amih salah dalam masalah ini, jujur aja ini referensinya sulit di pahami. Mudah-mudahan amih gak salah menafsirkan. Jika memang masih salah anggap bener aja ya, karena ini cuma cerita fiksi semata. 🙏🙏😁😁😁


Tetap klik like, dan kasih komentarnya ya... Dan votenya jangan lupa. Udah mau senin lagi kan?? 🤭🤭🤭


Makasih. Happy Reading 🥰🥰