My Lovely Idiot Husband

My Lovely Idiot Husband
SIAPA ARA SEBENARNYA ??



Waktu bergulir setiap hari, semenjak hari itu Jojo selalu merekam setiap kegiatannya bersama Ara, saat bermain bersama, saat Ara menyiapkan pakaiannya dan tak jarang saat mereka saling bermesraan. Tak terasa kini sudah akhir pekan, semua keluarga sedang berada di rumah, termasuk mommy Ayura yang selalu sibuk bekerja.


Ara merupakan sosok perempuan yang tidak manja, saat dirinya jatuh miskin hidupnya sudah terbiasa dengan kerja keras. Jadi bagi Ara tiada hari tanpa bekerja, walaupun itu hanya pekerjaan rumah biasa. Ara selalu melakukannya, walau selalu di larang oleh para pelayan karena merasa sungkan dengan statusnya sebagai nyonya rumah, Ara tidak mau tinggal diam.


Saat dirinya di sibukkan bersama para pelayan di dapur, terdengar suara bel pintu yang mengagetkan semua orang. Ara berinisiatif untuk membukakan pintu. Dengan langkah gontai dia berjalan menuju ke arah pintu itu. Dan saat dirinya membukakan pintu. Matanya menyipit tajam saat dia melihat seorang laki - laki muda yang berdiri di depan pintu sambil tersenyum lebar saat melihatnya.


" Hai Ara ? " Sapa seorang pria yang pagi - pagi sudah bertamu itu. Dia adalah Samuel sepupu dari Jojo. Ara mengernyit heran, kenapa laki - laki itu bisa mengenal dirinya.


" Maaf, Cari siapa ? " Ara sepertinya lupa dengan Samuel, dia hanya ingat sekilas wajah dari laki - laki itu, dan itupun hanya samar. Waktu Ara berkenalan dengannya waktu itu, Ara lebih banyak menundukkan kepalanya, hingga tak begitu memperhatikan wajah Samuel dengan jelas.


Samuel mengernyit, dia yakin gadis ini telah melupakan wajahnya. Jahat sekali dia, padahal setelah pertemuan itu wajah Ara selalu terbayang dalam ingatan Samuel. Samuel sangat tersiksa dengan perasaan yang membuatnya penasaran pada Ara. Teganya Ara melupakannya begitu saja.


" Aku cari tante Ayura. Apa dia ada ? " Tanya Samuel berusaha bersikap biasa saja. Menyembunyikan rasa tertariknya pada gadis itu.


" Mommy ada, silahkan masuk ! " Ucap Ara mempersilahkan dengan sopan.


Samuel pun tersenyum sambil mengangguk mengiyakan, lalu mengikuti Ara dari belakang untuk masuk ke dalam rumah besar Jojo.


" Tunggulah disana ! aku panggil mommy dulu " Perintah Ara sambil tangannya menunjuk ke arah ruang tamu. Lalu pergi menuju kamar mommy mertuanya. Samuel duduk di sofa tapi matanya tetap tertuju pada Ara yang melangkah menjauh dari pandangannya.


" Dia terlihat lebih kurus, apa dia tidak di kasih makan di sini ? mungkin dia tidak bahagia. " Gumam Samuel dalam hati.


Tak berselang lama, Ayura datang menemui Samuel yang sedang duduk termenung memikirkan Ara. Dirinya sedikit terjingkat saat mommy Ayura tiba - tiba menepuk pundaknya dari samping.


" Kamu sedang melamunkan apa ? " Tanya Ayura sambil terkekeh pelan. Saat dirinya sudah berhasil mengagetkan pemuda itu.


" Ah, tante mengagetkan saja ! " seru Sam sambil tersenyum cengengesan. " Aku tidak melamun . " Kilahnya kemudian.


Ayura mendudukkan tubuhnya di sofa yang berhadapan dengan Sam. Dia mencebikkan bibirnya tak percaya dengan ucapan keponakan suaminya itu.


" Ada perlu apa kamu kesini ? tumben sekali ini kan akhir pekan ? "


" Aku hanya ingin berkunjung saja, memangnya tidak boleh ya tante ? " Samuel merengut, merasa kehadirannya tak di harapkan di rumah itu.


" Tante hanya bertanya, kenapa wajahmu di tekuk seperti itu, tentu saja kamu boleh berkunjung ke sini kapan pun kamu mau. Apalagi jika kau mengajak mamamu sekalian. Sudah lama dia tak kemari. " Ayura ingat jika ibunya Sam tak pernah berkunjung semenjak Jojo kecelakaan. Yang datang hanyalah suaminya saja yang tak pernah Ayura harapkan. Siapa lagi kalau bukan Jacob.


Tiba - tiba saja wajah Ayura terlihat muram, mood nya seketika berubah buruk saat mengingat orang itu.


Sam merasa aneh dengan perubahan raut wajah tantenya, tapi saat dia hendak bertanya pada tantenya, perhatiannya teralihkan pada Ara yang datang membawa minuman dan makanan ringan.


" Terima kasih Ara, memangnya Bi Darmi kemana ? " Tanya Ayura sambil membantu Ara memindahkan minumannya ke atas meja dari nampan yang Ara pegang.


Ara tetap memegang nampan itu lalu duduk di samping mommy mertuanya. " Bi Darmi lagi sibuk di dapur mom, tidak apa - apa Ara juga tidak sedang sibuk. " Jawab Ara sambil tersenyum tipis.


Mata Sam dari tadi terus tertuju pada Ara, terlihat sekali jika dia mengagumi wanita yang sudah bersuami itu. Sam tak sadar jika Jojo memperhatikan tingkahnya itu dari kejauhan. Jojo sedang berada di atas lantai kedua, dia terlihat begitu geram saat melihat Sam yang seperti tertarik pada istrinya itu.


" Untuk apa dia kesini ? ini kan hari libur, tidak ada pekerjaan yang harus di berikan pada mommy. " Ujar Jojo terdengar begitu kesal. Tak mau istrinya menjadi bahan perhatian laki - laki yang menjadi sepupunya itu dia pun memutuskan untuk turun ke bawah menemui mereka di sana.


" Ara, kamu sudah kenal Sam kan ? kalian pernah bertemu di perusahaan waktu itu. "


Ara sejenak terdiam. " Ah, iya dia orang yang waktu itu menabrakku. " Gumam Ara dalam hati.


Ara jadi canggung, pasalnya dia pernah berbohong pada orang yang kini berada di hadapannya itu. " Hai.. " Sapanya sedikit kaku.


" Ara, aku dari tadi mencarimu ternyata kamu di sini ? " Suara Jojo dari arah belakang Ara membuat ketiga orang yang duduk di ruang tamu itu menoleh bersamaan.


" Hai kak Jo. " Sapa Sam sambil mengangkat sebelah tangannya. Jojo tak membalas sapaan itu, dia hanya menatap sinis pada sepupunya tersebut. Seperti seorang remaja yang sedang cemburu, Jojo tak bisa berpikir jernih, yang ada dalam pikirannya sekarang hanyalah menjauhkan Ara dari Sam sekarang juga.


" Ayo ke kamar ! " Jojo menarik tangan Ara dengan kasar, Ara begitu terkesiap karena genggaman tangan Jojo terlalu kuat sampai - sampai Ara meringis kesakitan.


" Sakit Jojo. " Desis Ara pelan.


Sam merasa terkejut dengan sikap kasar Jojo pada istrinya. Dia sampai beranjak berdiri hendak menepis tangan Jojo yang mencengkeram kuat pergelangan tangan Ara, tapi niat itu dia urungkan karena merasa dia tidak berhak melakukan itu. Melihat perlakuan Jojo membuat Sam semakin yakin jika Ara sangat menderita di rumah itu.


" Kak Jo, jangan seperti itu ! istrimu kesakitan. " Sam hanya bisa membantu bicara saja.


Jojo melengos, rasa cemburunya semakin meningkat saat Sam terlihat peduli dengan Ara. " Bukan urusanmu ! " Seru Jojo dengan wajah tak ramah.


Sam sangat kenal dengan sikap Jojo waktu sebelum kecelakaan, laki - laki itu memang terkenal kasar apalagi pada seorang wanita, makanya Sam sangat heran. Bagaimana mungkin seorang Jonathan memutuskan untuk menikah, apalagi gadis itu tiba - tiba saja menjadi istrinya tanpa sepengetahuan keluarga besar mereka. Ara terlihat lugu dan sederhana. Jadi Sam merasa ada pemaksaan dalam pernikahan tersebut.


" Tapi dia istrimu, bisakah kak Jo bersikap lembut sedikit saja. Jika kamu bersikap seperti itu terus dia akan lari darimu. " Seru Sam terdengar seperti ancaman.


Jojo membelakan matanya dengan lebar, merasa tak suka dengan apa yang di katakan Sam barusan. Jojo menarik tubuh Ara hingga mendekat ke arah nya dan langsung mendekapnya dengan kuat.


" Jaga bicaramu ! Aku tidak akan membiarkan istriku lari kemanapun. " Seru Jojo dengan nada tinggi, membuat suasana menjadi sedikit tegang.


" Kalian ini kenapa jadi ribut ? " Mommy Ayura mencoba melerai perdebatan mereka.


Ara tak bisa berucap apa - apa, dia sangat bingung kenapa Jojo tiba - tiba bersikap demikian. Karena selama ini Jojo tak pernah sekasar itu padanya.


" Usir dia mom, pagi - pagi sudah membuat keributan di rumah orang. " Sahut Jojo dengan kesal.


Mommy Ayura menautkan kedua alisnya tajam, dia sadar jika anaknya yang memulai duluan, Sam hanya datang berkunjung saja. Tiba - tiba saja Jojo mengibarkan bendera permusuhan.


" Jo, mommy melihat kamu lah yang memulai keributan ini. Sam datang kesini hanya untuk berkunjung, kita kan masih keluarga. Apa itu salah nak ? " Tanya Ayura dengan lembut, dia tahu emosi anaknya masih sering pasang surut. Apalagi otaknya yang masih berusia belasan tahun, membuatnya menjadi sangat labil.


" Mommy tidak tahu apa - apa, laki - laki macam dia hanya bisanya merebut milik orang lain. Seperti papanya yang suka menggoda mommy. "


" Jo ! " Tukas mommy Ayura dengan sedikit membentak. Ayura tak ingin membuat hubungan ayah dan anak menjadi renggang gara - gara masalah itu, padahal Sam sudah tahu jika papanya memang tertarik pada istri dari mendiang Om nya. Ayura selalu menutupi kebejatan Jacob dari keluarga besarnya.


Tapi Sam juga sangat terkejut, darimana Jojo tahu masalah itu, apakah mommy Ayura sudah menceritakan semuanya. Tapi itu tidak mungkin, Sam juga tahu jika Jojo sangat membenci mommy nya dulu. Dulu Jojo sangatlah akrab dengan papanya, bahkan papa Jacob termasuk orang kepercayaan Jojo waktu itu. Bukankah Jojo sekarang sedang lupa ingatan. Apa ingatannya berubah jadi kejadian yang sebaliknya ? Sam jadi bingung dan dirinya harus mencari tahu semuanya, dia sangat penasaran. Apalagi yang berkaitan dengan Ara.


" Tante, lebih baik Sam pulang saja. Mungkin kak Jo sedang ada masalah. " Pamit Sam mengalah pada Jojo.


" Tapi Sam ?" Ayura merasa tak enak hati dengan keponakannya itu, sikap Jojo memang aneh dan menyebalkan.


Jojo merasa muak, tak ingin mendengar basa - basi lagi. Jojo menarik tubuh Ara meninggalkan ruang tamu. Sam hanya bisa menatap punggung Ara yang menjauh dari nya. Begitupun dengan Ayura.


" Maafin Jo ya Sam, dia masih belum ingat semua ingatan masa lalunya. Jadi emosinya kadang sangat labil. " Ujar mommy Ayura dengan raut wajah sendu.


Sam tersenyum ramah. " Tidak apa - apa tante. Sam mengerti kok, Sam cuma masih penasaran, kak Jo belum sembuh dari ingatannya. Tapi kenapa tiba - tiba dia bisa menikah dengan Ara. Siapa Ara sebenarnya, tante ? " Pertanyaan itu akhirnya terlontar dari mulut Sam. Membuat mommy Ayura membungkam dan bingung apa dia harus menceritakan hal yang sebenarnya pada Sam.


***


Sikap Sam itu berbeda jauh dengan papanya Jacob ya readers, tapi yang namanya laki - laki, jika sudah jatuh cinta pada seorang gadis, segala cara bisa di lakukan agar mendapatkan gadis itu. Mudah - mudahan Sam tidak seperti itu ya....hehehee


Maaf authornya baru up sekarang, maklum mendekati lebaran. Jadinya up nya agak tersendat. Ngehalu nya jadi ke ganggu. makanya terus dukung author ya. biat tambah semangat buat ngehalu lagi.


LIKE, COMMENT, SHARE DAN VOTE PAKE POIN YA.. MAKASIH.