
Esok hari nya Jojo sudah bisa keluar dari rumah sakit, Ara meminta izin kepada Danil untuk tidak bisa masuk kerja pada hari ini dia beralasan dirinya sakit, Ara berbohong, dia hanya ingin menjaga perasaan Danil yang selalu cemburu para Jojo.
Ara ikut mengantarkan Jojo ke rumah Ayura, karena Ayura sengaja ingin memperkenalkan Ara dengan orang-orang yang berada di rumah itu, yang kelak juga akan Ara tempati jika sudah menikah dengan Jojo.
Mobil mewah yang di tumpangi oleh Ara, Jojo dan Ayura berhenti di pekarangan sebuah rumah yang sangat mewah, rumah itu lebih bisa di katakan sebuah istana yang megah. Ara di buat terpesona melihatnya, rumahnya saat dulu dia kaya tidak semegah dan semewah rumah Jojo.
Ayura dengan senang hati mempersilahkan Ara masuk ke dalam rumah, setelah masuk ke dalam rumah, Ara sejenak memperhatikan sekeliling rumah itu, banyak sekali pernak- pernik barang mewah disana, desain rumah nya juga cukup unik dan juga klasik, tapi masih memancarkan kesan mewah di dalamnya.
" Kau suka rumah ini Ara ? " tanya Ayura sambil tangannya masih menggandeng Jojo yang masih sering merasakan pusing di kepalanya.
Ara terkesiap, dia sampai lupa diri kalau Ayura dan Jojo sedang memperhatikan tingkahnya yang terpana dengan rumah itu, membuatnya jadi salah tingkah " Eh...iya suka nyonya, mewah sekali rumahnya " Ucap polos gadis itu.
Ayura tersenyum " Kelak kau akan tinggal di sini bersama ku dan Jo "
Ara sedikit canggung, sebenarnya dia juga masih tidak yakin dengan keputusan yang di ambilnya, tapi dia juga merasa punya hutang budi pada Jojo yang sudah rela mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan Ara.
" Kalian cuma tinggal berdua saja di sini nyonya ?" tanya Ara
Ayura menggeleng " Tidak, ada beberapa orang pelayan di sini yang membantu beberapa pekerjaan rumah, dan seorang anak perempuan beumur 15 tahun, dia adalah adiknya Jo. Angelina namanya " Tutur Ayura.
Ara mengganggukkan kepalanya pelan, lalu Ayura mengajak Ara untuk membawa Jojo ke kamarnya untuk beristirahat. Sebelum sampai ke kamar nya Jojo, teriakan heboh seorang gadis membuat rumah itu menggema.
" Mommy....!" Teriak gadis kecil yang langsung memeluk tubuh Ayura dengan erat.
" Kenapa mommy lama sekali ? aku merasa bosan selalu main dengan bibi " ucap manja gadis kecil yang sering di sapa Angel itu.
" Kakakmu belum sembuh benar sayang, tapi mommy sengaja membawanya pulang cepat agar bisa menemanimu di sini, kamu bisa membantu mommy merawatnya di rumah. " Ucap Ayura setelah melepaskan pelukan anaknya.
" Angel, kak Jo juga mau di peluk dong. " Ucap Jojo dengan wajah senang saat melihat gadis itu datang.
Angel menatap Jojo dengan tatapan sinis, sepertinya dia tak menyukai keberadaan Jojo, " Aku tidak mau merawat kakak, dia itu jahat " Sahut Angel.
Ara mengerutkan dahi, dia heran kenapa adik tiri Jojo berkata seperti itu, apa di kehidupan Jojo yang dulu, Jojo adalah seorang yang bersikap buruk? pikiran -pikiran jelek tentang keluarga itu, mulai menciutkan hatinya. Ara takut dia salah mengambil keputusan.
Ayura mengelus halus puncak kepala Angel
" Jangan berkata seperti itu sayang, kak Jo sangat sayang padamu, buktinya dia selalu mengajakmu bermain kan, tapi kau selalu menolaknya. " Ucap Ayura dengan lembut.
" Itu karena dia sekarang sudah berubah menjadi bodoh, tapi dulu....."
" Angel..." Ayura menghentikan ucapan Angel dengan nada marah, membuat Angel menundukkan kepalanya, Jojo juga terlihat sedih, Angel memang selalu bersikap buruk terhadap Jojo, Angel sering kali menolak jika Jojo ingin main bersamanya, dan selalu berkata-kata kasar padanya saat mommy nya tidak ada di rumah.
" Maaf mom." Ucap Angel pelan.
" Mommy tidak marah sayang " Ayura kembali memeluk anak bungsunya itu, " Sekarang minta maaf sama kakakmu " Imbuhnya sambil melepas pelukannya.
" Ayo kita antar kak Jo ke kamarnya " Ajak Ayura pada Angel.
Angel mengangguk, tapi saat matanya menangkap sosok Ara lebih lekat, dia jadi sadar kalau Angel baru melihat gadis itu " Dia siapa mom, perawat baru kak Jo ya?" tanya Angel dengan polosnya.
Hati Ara sedikit sakit, penampilannya memang seperti pelayan, tapi Ara berusaha menenangkan hatinya, dia tidak perlu marah dengan ucapan Angel, dengan baju yang di pakai Ara saat masuk ke dalam rumah mewah itu pasti semua orang yang melihatnya akan berkata seperti itu. Ara tetap mengulas senyum di bibirnya, memancarkan wajah yang ramah pada Angel.
" Bukan sayang, dia akan jadi kakak iparmu nanti, namanya Ara " Jawab Ayura.
Ayura mengalihkan pandangannya pada Ara
" Ara , ini Angel yang tadi ku ceritakan padamu " Imbuh Ayura memperkenalkan mereka berdua.
" Hai..." Sapa Ara dengan ramah.
Angel mengernyit " Kakak ipar ? dia mau menikah dengan kak Jo ?" Tanya nya heran.
" Hmmm. " Ayura menggangguk mengiyakan.
Angel menatap Ara dari atas ke bawah, menatapnya dengan tatapan aneh, dan mimik wajah yang terlihat tak percaya " Kau yakin mau menikah dengan dia ?" kini Angel bertanya pada Ara.
" Iya " Jawab Ara singkat dengan senyuman yang tak luput menghiasi bibir mungilnya.
Angel mengernyit " Kau tidak akan tahan, dia itu jahat sekali " Ucap polos Angel yang tak terasa kembali lolos begitu saja.
" Angeeeeel " Ayura memperingatkan lagi, tapi dengan nada sedikit lembut.
" Ups...maaf mom " Angel menutup mulutnya dengan telapak tangan, membuat Ara mengerutkan dahi, dan menjadi lebih penasaran dengan kehidupan Jojo sebelumnya.
Setelah pembicaraan itu, Ayura mengiring tubuh Jojo ke kamarnya, dan menyuruh Jojo untuk tidur dan beristirahat. Jojo pun menurut dan berbaring di tempat tidurnya yang lembut . Setelah Jojo tertidur, Ayura mengajak Ara dan Angel kembali ke ruang keluarga.
" Angel sayang, kamu bisa tinggalin mommy dan kak Ara dulu, mommy mau bicara penting" Pinta Ayura pada Angel saat mereka tengah duduk santai di sofa ruang keluarga rumah itu.
Angel menatap sinis pada Ara, dia tak suka jika perhatian mommy nya menjadi terbagi dengan keberadaan Ara di rumah itu. "Kenapa Angel tidak boleh tahu mom ?" tanya Angel dengan kesal.
" Kamu masih kecil sayang " ucap Ayura lembut.
" Tapi dia orang asing " Angel menunjuk Ara tepat di depan wajahnya, membuat Ara terkesiap dan menelan ludahnya dengan berat.
" Angel, mommy gak pernah ngajarin kamu gak sopan sama orang lain, dia itu calon kakak iparmu, jadi dia bukan orang asing lagi di sini" Sahut Ayura sambil menurunkan tangan Angel dengan lembut.
Angel pun sedikit luluh, dia tidak bisa membantah mommy nya, dia pun berlari menuju kamarnya meninggalkan kedua wanita yang sejenak terpaku menatap punggung Angel yang berlalu meninggalkan mereka.
***