Annisa

Annisa
rencana di mulai



Razky bangun, nisa menyiapkan susu untuk nya, nisa tidak bisa meng'asihi nya, karna setelah sembuh dari sakit, asi nya tidak terproduksi, razky terpaksa menggunakan susu formula, dan syukur nya ada susu untuk nya yang cocok,


nisa membawa nya ke tempat tidur, mendekap nya, menatap wajah tampan putra nya,


"aku harus keluar dari sini, yoga bisa saja melakukan seperti tadi kapan pun"


nisa tertidur meringkuk, mendekap putra nya, masuk ke kamar nisa, menatap sendu wajah nya,


razky sangat lucu, seperti melindungi mamah nya, tangan mungil nya menyentuh pipi nisa, yoga tersenyum melihat itu,


yoga bersyukur, seminggu terakhir ini nisa lepas dari infus, wajah nya pun tak se pucat kemarin, itu suatu kemajuan..


"nisa, apa yang harus aku lakukan agar kamu mau hidup dengan ku, kamu tau aku akan melakukan apa pun untuk mu, untuk anak kita, kita akan bahagia"


menyesali kejadian tadi,


yoga tau nisa akan semakin menjauh dari nya,


sebelum tidur riana ingin melihat cucu nya, biasa nya nanti malam jika razky menangis riana akan datang, walaupun sekedar membuatkan susu untuk cucu nya, yoga pernah melakukan itu dan nisa marah, ia tidak mau yoga masuk ke kamar nya,.


karna riana meminta nya untuk tidak mengunci pintu, nisa lebih waspada, padahal diam diam saat nisa tertidur yoga sering melihat nya dan razky seperti malam ini,


"yoga" (riana berbisik, ia tidak mau nisa bangun)


yoga datang pada mamah nya yang berada di pintu, riana menarik nya keluar, dan menutup pintu pelan,


"yoga kamu ngapain di sana"


"yoga hanya memastikan nisa dan razky sudah tidur mah"


"kamu tau, kalo nisa tau kamu kekamar nya ia pasti marah"


"engga mah, nisa ga tau, yoga sering melakukan nya, setiap malam"


riana tercengang,


"yoga,kamu sayang kan sama nisa? “


" tentu mah, kenapa mamah bertanya begitu"


"jangan terlalu memaksa nya yoga, perlahan nisa pasti akan luluh"


yoga terdiam., ia ingat lagi kejadian tadi,


"yoga tau mah "


"dan satu lagi" (kata riana)


"apa?? "


riana menatap mata anak nya,


"yoga, cinta itu tidak harus memiliki.. kamu yakin akan mempertahankan nisa?, kamu tau nisa tidak menyukai mu? dia sudah punya suami? “


"mamah tau? setiap apa yang yoga ingin harus yoga dapatkan, itu termasuk untuk nisa, kita sudah terikat dengan kehadiran razky"


"iya yoga tapi... " (riana belum selesai bicara, yoga sudah menimpali nya)


"yoga ga mau denger lagi kata kata tadi, Adnan sudah mati buat yoga"


riana terpaku, kenapa anak nya menjadi begitu, ia sudah tidak mengenali anak nya sendiri, harus bagaimana memberitahu yoga..


***


Tuhan mulai menunjukan jalan untuk Adnan pulang ke Indonesia, herry dan Rendy menyusun rencana, ia tau siapa yang bisa mengeluarkan Adnan dari sana,


herry sudah ada di Australia,


bersama yopi, rencana awal harus berhasil,


berkedok pebisnis properti, gio menutupi penghasilan utamanya menjadi seorang Mafia,


hari ini, herry memantau nya di sebuah restoran, gio sedang menikmati makan siang nya, ia terlihat pamit ke toilet beberapa menit kemudian kepada rekan nya


seorang wanita berparas cantik yang sedang terburu buru menabrak gio hingga ia terjatuh, rok


di atas lutut nya sedikit tertarik semakin atas,


"aw, "


celine menggaduh, gio terlihat terpesona oleh kecantikan celine,


"are you okay? " (tanya gio mengulurkan tangan nya, celine menolak, ia bangun sendiri, tangan gio masih menggantung di udara)


"sorry i was careless" (tambah gio)


"maaf tuan saya tidak bisa bahasa asing" (celine menjawab, dari bahasa nya gio tau celine dari negara mana)..


"tidak masalah aku bisa bahasa Indonesia"


(kata gio),


celine mengangguk,


"kalo begitu permisi, saya buru buru"..


celine meninggalkan gio sendiri, gio tersenyum buaya, ia memindai tubuh celine dari belakang


"sweet girl" (ucap gio, ia meneruskan rencana nya datang ke toilet)


herry tersenyum senang melihat itu, seperti nya gio sudah masuk ke perangkap nya, herry akan membuat beberapa pertemuan tak terduga antara celine dan gio,


celine adalah wanita "nakal" yang ia sewa untuk membantu aksi nya, herry harus berhasil dengan rencana ini, karena jika tidak, tidak hanya Adnan yang tidak bisa pulang, herry, celine dan team nya pun akan habis di mangsa gio..