Annisa

Annisa
kasih sayang ibu



Ini sedikit privasi, Rendy mengajak Adnan pergi, ke kafe, anggap sebagai hadiah pernikahan nya dengan sang adik,


nisa curiga kenapa ia tidak boleh ikut??


"ini urusan lelaki" ( jawab abang nya)


namun sang suami menenangkan nya,


"jangan khawatir, kita cuma ngobrol aja.. "


nisa percaya memang abang nya tidak akan macam macam, namun apa yang akan mereka bicarakan sampai tidak bisa di rumah bicara nya??


"ini hadiah pernikahan buat adik ipar abang, (kara Rendy sambil membuka pintu mobil),


" kan mas Adnan nikah sama nisa, nisa juga dapet hadiah dong bang?? (antusias) "


"ya, tar abang bungkus aja hadiah nya" (masuk ke dalam mobil, Adnan tersenyum, melihat tom & jerry di dunia nyata) "


" mau titip apa? biar nanti mas beliin? "


"engga mas, nisa lagu ga mau apa apa"


"ya sudah, mas berangkat dulu, masuk lah, kita ga akan lama ko"


"iya mas, kalian hati hati ya.. "


Adnan memeberi kecupan di pipi nisa,


Rendy melihat nya, ia jelas merasa iri...


Rendy pun sedang menyusun rencana pernikahan nya, dua bulan lalu ia melamar irma kekasih nya,


Adnan dan Rendy pergi, nisa masuk ke rumah,


"kenapa ko cemberut??" (tanya ibu)


"tuh abang, pengen ngobrol sama mas Adnan, masa harus jauh jauh, kan di rumah juga bisa"


ibu tersenyum,


nisa memang tidak berubah, ia anak yang manja....


***


Riana terkejut, satu unit mobil box masuk ke halaman rumah nya,


mendapat laporan dari assisten rumah tangga nya, riana memastikan, ia keluar rumah


"mobil box?? siapa yang pesan barang? sampai satu mobil??? "


"selamat siang bu, saya dari Baby shop, ini pesanan barang atas nama bapak yoga pratama" (sopir memberikan nota, entah berapa barang yang tertera di sana)


"bapak ga salah alamat kan?? "


"InsyaAllah engga bu, saya juga tadi sudah telpon pak beny saat akan kirim barang memastikan"


riana memijat kepala nya, ia bingung,


"ya sudah, nanti akan saya tanya yoga, turunkan saja barang nya"


"baik bu"


riana masuk, ia segera menyambar HP nya, menelpon yoga


"hallo, sayang ada perlengkapan bayi datang satu box, apa benar itu punya kamu?? “


iya mah itu pesanan yoga"


"buat siapa, apa teman mu ada yang melahirkan?"


yoga tersenyum di sebrang sana, ia lupa belum memberitahu mamah nya


"yoga lupa mah, yoga segera pulang, akan yoga beritahu mamah ya..!! "


"baiklah (riana semakin bingung, anak nya terdengar bahagia sekali)


***


" sayang, pesanan untuk bayi kita sudah datang tadi pagi ke apartemen, aku minta seseorang mengantar nya ke rumah, sebentar lagi sampai"


(Adnan mengirim pesan pada nisa)


mendengar HP nya bergetar, nisa langsung membuka pesan nya,


wajah nya berbinar, ia sudah tidak sabar melihat lucu nya perlengkapan untuk bayi nya..


"nisa, apa ibu boleh tanya, ini sedikit pribadi"


ibu dan nisa sedang di kamar, nisa curhat pada ibu tentang kehamilan nya.


"tanya saja bu, nisa akan jawab"


"sayang maaf kalo pertanyaan ibu menyinggung,


kamu dan Adnan pa sudah emmmmhh... (ibu bingung, kata apa yang harus ia ungkapkan)


nisa mengerti, ibu nya pasti akan menanyakan hubungan antara suami dan istri,


" bu, alhamdulillah mas Adnan mengerti,


mas Adnan menikahi nisa, terutama untuk menutupi kehamilan nisa, karna tetangga di sana sudah mulai banyak bertanya pada bu Ratih tentang nisa, dan kita belum pernah melakukan itu bu, itu tidak di perbolehkan kan?? “


ibu tersenyum,


"MasyaAllah, ibu senang pada Adnan, semoga pilihan mu tepat ya sayang"


"amiiinnnn, nisa sempat ga mau buka hati nisa untuk siapa pun bu, nisa kecewa, nisa bahkan pernah berpikir ingin menggugurkan kandungan, namun nisa ingat kata kata mas riko, bahwa anak ini ga salah, nisa juga ga mau nambah dosa,.


nisa juga sempat kecewa sama Mas riko,


namun mas Adnan hadir, ia membuktikan kesungguhan nya pada nisa,


masih banyak perempuan yang lebih sempurna dari nisa kan bu?? tapi dia memilih nisa"


ibu mulai menangis,


"terlihat sekali Adnan menyayangimu nisa, sudah jarang sekali lelaki seperti itu"


kamu tau? hati ibu hancur nak, anak ibu satu satu nya pergi untuk selama nya, ibu serasa mimpi melihat kamu kembali, jangan pergi lagi ya... ibu akan merawat cucu ibu, kita rawat sama sama ya


(ibu menciumi wajah putri nya dengan sayang)


"makasih bu, nisa sayangg sama ibu" (mereka berpelukan)


ibu tau, setiap malam nisa selalu memandang foto kalian sampai nisa tidur,


nisa pernah beberapa kali nyoba telpon ibu, cuma nisa urungkan lagi, nisa juga bahagia, bisa kembali ke rumah,, maaf untuk semua nya bu, nisa udah bikin ibu sedih"