The Journey To Become The Strongest

The Journey To Become The Strongest
Chapter 95 — Pria Berambut Cokelat



Shui Zuo tersenyum mendengar perkataan Lian Haocun yang sangat sarkas, kemudian berkata, “Aku bisa memberikan kalian beberapa informasi lainnya mengenai ras iblis, asal kalian ingin bersekutu denganku. Ditambah kalian akan mendapatkan kekuatan tambahan untuk melawan Baran bukan?”


“Kau saja memanggil nama Jenderal Iblis Aries itu dengan nama Baran, bukankah itu berarti kalian sangat dekat?” Lian Huanran menanggapi dengan sangat sarkas sehingga Long Yuan gemetar ketakutan, takut sewaktu-waktu kepala Lian Huanran sudah tidak pada tempatnya.


Shui Zuo tidak menyangkalnya, “Memang, kami sangat ‘dekat’ sehingga aku bisa mendapatkan informasi mengenai Guru kalian.”


Sebelum Lian Huanran dapat menanggapi, Lian Haocun berkata, “Kalau begitu kenapa kau tidak membebaskan Guru kami? Dengan begitu mungkin kami akan mempertimbangkan untuk bersekutu denganmu.”


Shui Zuo menggelengkan kepalanya, “Aku tidak bisa melakukannya.”


Lian Huanran merasa semakin kesal, “Huh! Apa kau benar-benar tulus? Ini tidak bisa itu tidak bisa. Kalau begitu apa gunanya kami membuatmu menjadi sekutu kami?”


Shui Zuo menghela nafas lagi dan berkata dengan suara nanar, “Aku sangat tulus. Aku adalah ‘saudara' Guru kalian, Shen Wenhuan... Saudara yang kumaksudkan di sini berarti persahabatan yang sangat dekat. Jika kalian tidak percaya, kalian bisa melihat ini, ini adalah buktinya. Ini adalah simbol persahabatan kita.”


Lalu Shui Zuo mengeluarkan sebuah plakat kayu berwarna cokelat muda, di plakat tersebut dituliskan nama Shen Wenhuan dalam hanzi mandarin. Lian Huanran sudah berniat berdebat lagi dengan Shui Zuo dan membongkar 'kebohongan' Shui Zuo, tetapi tanpa diduga Lian Haocun menghentikannya.


Kemudian Lian Haocun mengeluarkan sebuah plakat kayu yang sama dari cincin penyimpanan yang diberikan Shen Wenhuan delapan tahun lalu. Plakat itu terlihat sangat mirip, hanya kata-kata yang diukirnya yang berbeda. Plakat kayu yang dikeluarkan oleh Lian Haocun bertulisan Shui Zuo dalam bentuk hanzi mandarin juga.


Shui Zuo merasa sangat senang di dalam hati dan berpikir, 'Ternyata Wenhuan masih menyimpannya...'


Mata Lian Huanran terbelalak karena terkejut dan hatinya terasa campur aduk. Lian Huanran merasa perasaannya tidak mempercayai Shui Zuo, tetapi logikanya mempercayai Shui Zuo. Apalagi terdapat bukti-bukti yang sudah sangat jelas dan tanpa sadar permusuhan dan kewaspadaan Lian Huanran kepada Shui Zuo menurun.


Lalu Shui Zuo menjelaskan dengan nada yang agak sedih, “Dulu kami bertemu saat Wenhuan sedang berkelana.. Awal kami bertemu, kami merasa sangat akrab seperti teman lama yang sudah berteman bertahun-tahun, sehingga akhirnya kami berkelana bersama, menjelajahi berbagai macam tempat.


Tetapi waktu berlalu dan Wenhuan harus kembali ke Sektenya, sebelum aku sempat mengatakan identitas asliku kepadanya. Waktu itu terasa sangat menyenangkan..., aku tidak bisa melupakannya sampai saat ini.


Setelah Wenhuan kembali, aku kembali ke rasku, aku tidak berkomunikasi lagi dengannya saat ia sudah kembali ke Sektenya, bagaimanapun jalan ras iblis dan ras manusia berbeda. Apalagi aku tidak siap, kalau-kalau Wenhuan membenciku setelah mengetahui identitas asliku.


Lalu aku mengetahui dari Baran bahwa ia menculik Wenhuan... Awalnya aku ingin menyelamatkannya, tetapi niat itu kuurungkan, karena selain Baran, Jenderal Iblis Aries, ada juga satu Jenderal Iblis lainnya yang berada di Benua Afer. Aku tidak yakin bisa mengalahkan mereka berdua, sehingga aku mencari sekutu.”


Ekspresi wajah Lian Haocun tetap tidak berubah sama sekali. Sangat berbeda dengan Lian Huanran yang dipenuhi perasaan rumit dan merasa bingung. Sehingga Lian Huanran hanya diam di tempat dan tidak berkata apa-apa lagi.


Akhirnya Lian Haocun membuka mulutnya, “Siapa Jenderal Iblis lainnya?”


Shui Zuo menggelengkan kepalanya, “Dia tidak muncul di hadapanku sama sekali, hanya muncul di hadapan Baran. Sepertinya dia mencurigaiku memiliki niat untuk berkhianat.


Ditambah aku tidak seperti Jenderal Iblis lainnya yang membunuh sesuka hati mereka dan tidak menjalankan tugasku sebagai Jenderal Iblis dengan baik.”


Saat mengatakan kalimat terakhir, tatapan Shui Zuo menjadi agak tajam dan terdapat emosi marah yang tidak bisa disembunyikan.


Long Yuan, “...” Pria ini masih menempati posisi Jenderal Iblis merupakan keajaiban.


Lian Haocun mencoba mendapatkan informasi sebanyak mungkin, “Kalau begitu apa tujuan ras iblis menginvasi Benua Afer?”


Lian Huanran dan Long Yuan, "..." Apa pria ini benar-benar Jenderal Iblis?


Lian Haocun bertanya lagi, “Kenapa kau memilih kami? Kami masih Golden Core Formation stage, bahkan belum mencapai Nascent Soul stage.”


Shui Zuo menanggapi dengan nada heran, “Hmm.., tidak tau. Mungkin ini takdir? Benar kan Tuan Kang?”


Segera Lian Huanran memerhatikan pria lain yang berada di ruangan itu, perhatian Long Yuan yang sedari tadi terpaku kepada Shui Zuo dan Lian Haocun juga beralih ke pria tersebut. Seketika pandangannya menjadi penuh hormat dan tanpa sadar Long Yuan menegakkan tubuhnya. Lian Huanran terlihat bingung dengan reaksi Long Yuan dan bertanya-tanya di dalam hati, siapa pria itu sebenarnya.


Pria berambut hitam kecokelatan panjang selaku Pemimpin Hutan Mofa tidak menanggapi pertanyaan Shui Zuo dan malah bertanya balik, “Sudah selesai?”


Shui Zuo tidak menjawab dan hanya tersenyum.


Pria berambut hitam kecokelatan yang bermarga Kang itu bertanya, “Kalau begitu ku langsung ke intinya saja, untuk apa kalian ke hutan ini?” Sambil menatap Lian Haocun, Lian Huanran dan Long Yuan dengan emosi yang tidak bisa didefinisikan.


Tanpa sadar tubuh Long Yuan gemetar, sementara Lian Haocun yang sudah mengetahui siapa pria bermarga Kang itu tetap berwajah dingin.


Lian Huanran mulai merasa sedikit bingung dan berbisik bertanya kepada Long Yuan, “Siapa sebenarnya dia?”


Long Yuan mengerjapkan matanya dan membalas dengan berbisik juga, “Dia adalah binatang ajaib Pheonix ah! Masa kau tidak tau!? Itu sudah terlihat jelas dari simbol api di keningnya! Ngomong-ngomong Huanran, kau tau bukan apa itu binatang ajaib Pheonix?”


Tentu Lian Huanran tau, matanya membelalak karena terkejut dan ia membeku di tempat.


Lian Huanran langsung menanggapi dengan nada tidak percaya, “Bagaimana bisa binatang ajaib bergaris keturunan legendaris berada di Hutan Mofa? Tidak..., satu binatang ajaib bergaris keturunan legendaris yang berada di Benua Afer saja sudah sangat mengejutkan!”


Itu wajar Lian Huanran bereaksi seperti itu. Bagaimanapun binatang ajaib bergaris keturunan legendaris memiliki keunggulan yang tidak terbantahkan sedari mereka lahir, sejak kecil mereka sudah bisa berubah bentuk ke manusia, padahal baik binatang ajaib bergaris keturunan langka mau pun umum hanya bisa berubah bentuk ke manusia saat se-tingkat Demigod Stage.


Bukan hanya itu binatang ajaib bergaris keturunan legendaris juga sudah bisa berbicara sejak mereka lahir ditambah tingkat bawaan mereka tidak akan rendah! Tentu, binatang ajaib bergaris keturunan legendaris pun akan memiliki keterampilan alami yang benar-benar tidak bisa dibandingkan dengan binatang ajaib bergaris keturunan langka.


Pheonix adalah salah satu dari binatang ajaib bergaris keturunan legendaris tersebut. Ditambah Pheonix sangat terkenal sehingga bahkan Lian Huanran yang hanya jarang membaca buku saja mengetahuinya. Keterampilan alami Pheonix adalah kebangkitan dari kematian dan memiliki julukan ‘Raja Api Matahari’ serta merupakan simbol keabadian.


Long Yuan membisikkan informasi yang membuat Lian Huanran semakin terkejut, “Dikatakan hanya tersisa tiga Pheonix... dan saat ini kita berhasil bertemu salah satunya!”


Lian Huanran tiba-tiba mengingat bahwa Kakaknya pernah mengejek pria berambut hitam kecokelatan yang merupakan binatang ajaib bergaris keturunan legendaris, Pheonix! Dalam sekejap, Lian Huanran merasa sangat cemas dan panik untuk nasib Kakaknya.


Tidak bisa dipungkiri, Pheonix adalah salah satu binatang ajaib bergaris keturunan legendaris yang mungkin tidak akan pernah bisa dilihat oleh orang biasa seumur hidupnya.


Sementara Lian Huanran dan Long Yuan saling berbisik, Lian Haocun menjawab pertanyaan pria berambut hitam kecokelatan tersebut, “Kami ingin meminjam binatang-binatang ajaib kecil dari Hutan Mofa.”


Pria bermarga Kang itu bertanya dengan nada tenang, “Apa keuntungan kami jika kami meminjamkan binatang ajaib kami kepadamu?”