
Wu Shilin menjawab dengan nada polos dan tidak bersalah, seakan-akan ia tidak pernah menusuk Tang Yelu dengan pedang, “Tentu, aku menyambut kalian. Apakah kalian suka dengan sambutanku?”
Saat mendengarkan perkataan Wu Shilin, Lian Haocun merasa ia bisa mati karena marah. Tentu, itu karena perkataan Wu Shilin akan sangat mempengaruhi mental Lian Huanran dan bisa membentuk pemikiran bahwa Lian Huanranlah yang membunuh Tang Yelu secara tidak langsung.
Mendengar perkataan Wu Shilin, tubuh Lian Huanran gemetar semakin keras, memang benar beberapa pemikiran bahwa kedatangannya lah yang membunuh Tang Yelu mulai timbul, meski Lian Huanran menyangkal dirinya berkali-kali, pikiran itu tetap tidak bisa dihilangkan. ‘Mereka’ berteriak-teriak kepada Lian Huanran seakan-akan mengatakan bahwa Lian Huanranlah pelaku yang sebenarnya, bukan Wu Shilin.
Lian Haocun yang sudah memprediksikan pemikiran Lian Huanran merasa bahwa pikiran itu sangat konyol, tetapi di saat yang sama ia juga menyadari bahwa dirinya sebagai Kakak tidak bisa menghilangkan pemikiran konyol tersebut dari Lian Huanran, adik kembarnya.
Melihat reaksi Lian Huanran, senyum menawan yang indah dan mengejek mengembang di wajah Wu Shilin bersama dengan tawa kecil yang menghina.
Lian Haocun mengabaikan Wu Shilin dan berbisik kepada Lian Huanran, “Tenanglah.”
Satu kata dari Lian Haocun mengandung ketenangan yang mirip seperti mantra penenang. Mendengar satu kata dari Lian Haocun, secara ajaib perlahan-lahan tubuh Lian Huanran berhenti. Sementara Lian Haocun mulai memperhatikan Wu Shilin yang sepertinya tidak berniat untuk berseteru dengan mereka sama sekali dan melepaskan kedua tangannya dari mata Lian Huanran.
‘Meski dia setidaknya setingkat Demigod Stage, bukan berarti kami akan kalah.’ Batin Lian Haocun yang sudah memutuskan untuk menyerang Wu Shilin setelah beberapa pertimbangan.
Lian Haocun dengan cepat membentuk segerombolan bola-bola api kecil, yang seharusnya cukup menghabiskan banyak mana. Meski melihat puluhan bola-bola api yang mulai melesat ke arahnya, Wu Shilin tetap sangat santai, seakan-akan tidak ada apa-apa di hadapannya.
Seketika Lian Huanran membuka matanya, pandangannya langsung tertuju pada tubuh Tang Yelu, tetapi tanpa di duga Lian Huanran hanya melihat sekilas tubuh Tang Yelu yang terbaring di tanah yang berlumuran darah dan mencoba menenangkan dirinya untuk fokus pada pertarungan dan membantu Kakaknya.
Wu Shilin menghilangkan senyuman di wajahnya dan memberikan kesan dingin yang bisa membuat orang merinding. Lalu ia menggunakan elemen kegelapannya untuk membutakan penglihatan lawan. Lian Haocun langsung menyadarinya dan menggunakan elemen kegelapannya untuk menyelimuti mata Lian Huanran, tentu agar Lian Huanran tidak terpengaruh dengan elemen kegelapan Wu Shilin.
Wu Shilin yang tidak memperkirakan bahwa Lian Haocun memiliki elemen kegelapan masih dengan santai berdiri di tempat yang sama. Namun tanpa diduga Lian Haocun mengeluarkan pedangnya dan melesat cepat ke arah Wu Shilin!
Di dalam pikirannya, Wu Shilin sangat terkejut dengan pergerakan Lian Haocun yang sangat tiba-tiba dan tidak terduga, namun tidak ada ekspresi terkejut sama sekali yang tampak di wajahnya. Ekspresi wajahnya tetap datar seperti sebelumnya.
‘Bukankah Lian Haocun sudah membangkitkan elemen api? Apa dia juga memiliki konstitusi khusus sepertiku? Atau Lian Huanran yang membangkitkan elemen kegelapan?’ Spekulasi Wu Shilin di dalam hatinya, padahal jarak Lian Haocun dan bola-bola dengan dirinya sudah sangat dekat.
Lian Haocun mengayunkan pedang hitamnya dengan cara horizontal dan vertikal. Tetapi tanpa diduga Wu Shilin yang merupakan target Lian Haocun menghilang di tempat! Saking cepatnya Wu Shilin, Lian Haocun dan Lian Huanran yang sudah berniat untuk menyerang Wu Shilin, hanya bisa melihat bayangan hitam sebelum tiba-tiba Wu Shilin berada cukup jauh dari mereka berdua!
Puluhan bola-bola api nenghantam tanah kosong dan menciptakan banyak lubang hitam yang mengeluarkan asap. Tetapi tentu, asap itu tidak menghalangi indra penglihatan Lian Haocun yang tajam sama sekali.
Wu Shilin membuat senyum hangat palsu di wajahnya dan berkata dengan suara rendah, “Sayang sekali aku sedang tidak mood untuk berseteru dengan kalian. Ditambah kalian masih sangat.... Lemah! Jadi, sampai jumpa!” Lalu Wu Shilin menghilang di tempat dengan kecepatan yang mencengangkan.
‘Kalau memang Wu Shilin adalah pria berambut perak di Hutan Drego waktu itu, kenapa dulu ia tidak membunuh kami?
Tadi juga, dengan kecepatan dan tingkat kultivasi Demigod Stage, setidaknya ia bisa membunuh kami berdua, tetapi kenapa ia tidak melakukannya? Apa ia memiliki sesuatu penting lainnya yang harus dilakukan?
Kenapa ia membunuh Tang Yelu setelah bertumbuh bersamanya setelah delapan tahun, tetapi tidak melakukannya dari dulu? Ini sangat janggal dan aneh.’ Batin Lian Haocun yang dipenuhi pertanyaan penuh misteri yang tidak bisa dipecahkan untuk saat ini.
Tanpa diduga, Lian Huanran tidak berdiam diri di tempat. Ia malah berjalan mendekati tubuh Tang Yelu yang berlumuran darah. Lian Haocun pun segera mengikuti Lian Huanran dengan suasana hening yang mencekam menyelimuti mereka.
Lian Huanran berjongkok di dekat tubuh Tang Yelu dengan tubuh yang sedikit gemetar, tangannya terulur ke depan, berniat untuk mengecek nadi dan jantung Tang Yelu. Namun sayangnya Lian Huanran terlalu takut untuk mengetahui kenyataannya dan ia hanya bisa menarik tangannya kembali. Lian Huanran bertanya dengan nada rendah dan terdengar lemah, “Kenapa Wu Shilin melakukan hal ini?”
Setelah menjeda sejenak, Lian Huanran melanjutkan, “Meski itu waktu yang sangat singkat... Aku benar-benar menganggapnya sebagai teman dan merasa sangat akrab dengannya, tapi kenapa...? Kenapa... ia melakukan hal ini kepada Senior Tang? Padahal aku mempercayainya sebagai teman...”
Lian Haocun tidak dapat menjawab pertanyaan itu, karena ia pun tidak mengetahui jawabannya, jadi ia hanya menutup mulutnya. Meski tidak ada jawaban yang diberikan Lian Haocun, Lian Huanran tetap melanjutkan kata-katanya, “Kakak... Apa sekarang aku tidak akan bisa berbicara dan bercanda dengan Senior Tang selama-lamanya?” Tangan Lian Huanran mengepal erat saat mengatakan itu.
Kata-kata Lian Haocun terhenti di tenggorokan. Meski ia pernah menghadapi Lian Huanran yang begitu emosional, Lian Haocun tetap tidak mengetahui cara untuk menghadapi Lian Huanran. Jadi Lian Haocun hanya mendengarkan keluh kesah Lian Huanran, dengan harapan setidaknya melegakan perasaan Lian Huanran. Tetapi tanpa diduga Lian Huanran tidak mengatakan apa pun lagi dan suasana menjadi hening.
Lian Huanran memberanikan diri untuk menyentuh tempat di mana urat nadi Tang Yelu berada. Tanpa diduga Lian Haocun dapat merasakan nadi Tang Yelu yang sangat lemah, sontak terdapat sedikit cahaya harapan yang menyinari hati Lian Huanran. Dengan suara yang terdengar sangat bahagia, Lian Huanran berkata, “Kakak! Senior Tang masih hidup!”
Lalu tanpa menunggu jawaban dari Lian Haocun, Lian Huanran mengecek jantung Tang Yelu. Masih terdengar suara, “Deg Deg Deg” yang sangat lemah, tetapi itu benar-benar meningkatkan harapan Lian Huanran kalau Tang Yelu akan hidup.
Sedangkan Lian Haocun segera memberikan pil obat ajaib untuk meringankan luka parah yang terdapat di dada Tang Yelu, tetapi sayangnya karena lukanya terlalu buruk, pil obat ajaib tidak bisa banyak mempengaruhinya.
Lian Huanran mulai merasa sedikit panik, “Kakak..., bagaimana cara kita menyelamatkan senior Tang...?”
Lian Haocun, “Jangan panik. Aku akan mencari ahli medis terlebih dahulu.”
Lalu Lian Haocun berlari sangat cepat dan mulai mencari bantuan medis yang terdapat di Sekte Lembah Darah Biru dan mengabaikan anggota-anggota Sekte Lembah Darah Biru yang keheranan saat melihat siluet Lian Haocun. Setelah tiga menit kemudian, Lian Haocun menemukan ahli medis Sekte Lembah Darah Biru dan segera menarik ahli medis yang jelas-jelas sangat kebingungan tersebut ke paviliun.
Setelah perjalanan secepat kilat yang hanya memakan waktu kurang dari satu menit-an, Lian Haocun berhasil mencapai paviliun Wu Shilin. Namun setelah sampai Lian Haocun hanya bisa melihat punggung Lian Huanran yang terlihat kosong, hampa, tanpa jiwa dan memberikan kesan yang sangat menyedihkan.
Dalam sekejap, Lian Haocun merasakan firasat buruk yang tidak nyaman merayapinya. Sementara Ahli medis yang segera mengenali Tang Yelu, menghampiri Tang Yelu dengan tergesa-gesa dan agak cemas.