
Lian Haocun dan kelompoknya bangun pagi sekali dan bersiap-siap untuk tes dari Sekte Serigala Giok. Setelah menghabiskan waktu cukup lama, mereka sampai ke Gunung Arbara, tempat di mana Sekte Serigala Giok berada. Shui Zuo dan Chao Bence dengan Bai dan Cheng di kedua sisinya, memutuskan untuk berjalan-jalan di Kota Wolvenbont untuk menghabiskan waktu sambil menunggu Lian Haocun dan kelompoknya selesai.
Lian Huanran terpukau ketika melihat gerbang masuk Sekte Serigala Giok yang berukuran 4× dari tingginya. Lian Huanran berseru bersemangat, “Besar sekali!”
Long Yuan mengangguk mendengar perkataan Lian Huanran sementara Lian Haocun langsung melangkah melewati Gerbang Sekte Serigala Giok. Suara kerumunan yang berbicara menjadi terdengar lebih dekat saat Lian Haocun melewati gerbang pintu masuk.
‘Berisik.’ Pikir Lian Haocun sambil terus melangkah.
Lian Huanran dan Long Yuan mengikuti di belakang Lian Haocun sambil mengobrol mengenai tes untuk masuk ke Sekte Serigala Giok. Tentu, Lian Huanran juga memperhatikan sekelilingnya. Terdapat banyak persimpangan jalan yang ia tidak tau menuju ke mana, ada juga beberapa kios-kios dan bangunan-bangunan yang menjual berbagai macam jenis barang.
Lian Huanran bertanya, “Ke mana kita harus pergi?”
Lian Huanran berniat bertanya ke satu orang, tapi kedatangan dua laki-laki yang beriringan membuat Lian Huanran menghentikan langkahnya. Long Yuan dan Lian Haocun yang langsung menyadarinya, juga menghentikan langkah mereka bersamaan. Kata ‘Mengapa berhenti?’ hampir keluar dari mulut Long Yuan sebelum ia melihat apa yang dilihat oleh Lian Huanran.
Dua laki-laki berjalan beriringan, satu di depan satu di belakang. Laki-laki yang berada di depan memiliki penampilan yang tampak menakutkan dan tegas. Ia memiliki rambut panjang yang berpony tail di belakang punggungnya.
Rambutnya berwarna biru tua, dan matanya berwarna merah darah. Lian Huanran juga dapat melihat telinga lancip laki-laki berambut biru tersebut, pertanda bahwa ia seorang elf.
Sementara Long Yuan memperkirakan bahwa setidaknya tinggi laki-laki berambut biru tersebut setara dengan Lian Haocun, atau bahkan melebihinya. Ekspresi wajah laki-laki berambut biru yang tampak tanpa ekspresi menambah kesan dapat diandalkan, tegas dan menakutkan.
Sedangkan laki-laki di belakangnya menimbulkan kesan yang sangat berbeda, ia terlihat seperti seorang pemurung dan pemalu. Rambut panjangnya yang tergerai berwarna putih keperakan dan matanya berwarna biru transparan yang jika dilihat sekilas tampak seperti berwarna perak.
Lian Huanran menghentikan langkahnya karena ia terpukau dengan penampilan mereka yang sangat mencolok di kerumunan. Long Yuan berkomentar, “Laki-laki berambut biru tua itu merupakan seorang elf.”
Lian Huanran mengangguk, kemudian tiba-tiba terdengar suara seseorang yang seakan-akan berbicara langsung di telinga Lian Haocun, Lian Huanran dan Long Yuan.
Dengan nada ceria semi bersemangat, suara tersebut berkata, “Para peserta yang lolos seleksi, segera menuju ke tengah lapangan. Jika kalian tidak mengetahui di mana arahnya, silakan bertanya atau lihat papan petunjuk arah! Terima kasih!”
Lian Huanran yang mendengarnya, langsung mencari ‘Tengah Lapangan’ yang dimaksud suara tersebut. Lalu Lian Haocun dan kelompoknya segera menuju ke tengah lapangan tersebut. Saat mereka sampai, sudah ada beberapa orang di sana. Setelah menunggu selama beberapa menit, lagi-lagi suara seseorang yang berbicara terdengar di telinga para peserta yang lolos seleksi.
Suara itu berkata, “Bentuk lima barisan yang rapi!”
Petugas itu berhenti tepat di tengah hadapan lima barisan dan berkata, “Saya akan menjelaskan mengenai aturan untuk bisa lolos ujian dan memasuki Sekte Serigala Giok! Tentu, semua peserta di sini ingin lolos bukan? Kalau begitu, tajamkan indra pendengaran kalian dan ingat baik-baik!”
Setelah menjeda sebentar, petugas itu melanjutkan, “Tes tahun ini, akan menggunakan sistem poin. Para peserta akan menjalani lima ujian di lokasi yang berbeda-beda, nanti saya akan menampilkan peta dengan lokasi-lokasi ujiannya selama tiga menit. Sekarang saya akan menjelaskan mengenai ujian-ujiannya terlebih dahulu, terdapat lima ujian, ujian pertahanan, ujian penyerangan, ujian mental, ujian fisik dan ujian penguasaan elemen. Setiap ujian bisa mendapatkan poin maksimal sepuluh poin.
Tapi tentu, tantangannya bukan hanya dari ujian-ujian yang tentunya akan sulit ini! Terdapat batas waktu untuk menyelesaikan tes ini, jika para peserta tidak dapat menyelesaikan kelima ujian dalam batas waktu, maka mereka akan gagal lolos!
Nah, saya yakin pasti di antara kalian banyak yang bertanya-tanya, berapa minimal poin untuk lolos dan memasuki Sekte Serigala Giok? Jawabannya adalah, 25 poin! Jika kalian berhasil menyelesaikan lima ujian dan mendapatkan setidaknya lima poin di masing-masing ujian, kalian akan secara resmi memasuki Sekte Serigala Giok! Jadi, apa ada yang mau ditanyakan lagi?”
Tidak ada yang mengangkat tangannya untuk bertanya, yang berarti segalanya sudah jelas. “Kalau begitu, aku akan melanjutkan membaca peraturan-peraturan untuk tes ini.
Tidak diperbolehkan menyerang sesama peserta! Kami selalu mengawasi, loh!
Setiap ujian memiliki tantangan dan aturannya tersendiri! Diharap tidak melakukan kecurangan dan melanggar aturan dalam ujian!
Setiap peserta yang kehilangan gulungan formulirnya, akan langsung didiskualifikasi!
Batas waktu menyelesaikan tes ini adalah, satu jam! Ini adalah lokasi-lokasi ujiannya, ingat baik-baik ya! Tes akan langsung dimulai setelah tiga menit! Sampai jumpa!” Kata Petugas itu sebelum tiba-tiba menghilang dalam asap yang tiba-tiba muncul.
Lian Haocun, Lian Huanran dan Long Yuan tidak mengerti aturan ketiga, tetapi ketika sebuah gulungan mendarat di setiap peserta di lapangan tersebut. Dalam sekejap mereka langsung mengerti, memang pertarungan antar para peserta tidak diperbolehkan, tetapi mencuri/merusak/menghancurkan kertas formulir peserta lain diperbolehkan.
Lian Huanran bergumam bersemangat, “Sepertinya ini akan sangat menyenangkan!”
Lalu ia melihat peta yang ditampilkan di hadapannya. Lian Haocun yang sudah menghafal peta tersebut, hanya dalam satu menit, berkata, “Jika kita bergerak dalam kelompok, waktu yang dihabiskan tidak sedikit, ditambah kita belum mengetahui seberapa besar tingkat kesulitan ujian-ujiannya. Tapi jika kita berpencar, kemungkinan gulungan formulir dicuri akan lebih tinggi. Jadi untuk awal-awal lebih baik kita bisa bersama dulu, kita bisa menilai tingkat kesulitan ujian-ujian dan berapa tingkat bahaya jika bersama kelompok. Setelahnya, kita akan memutuskannya nanti.”
Long Yuan mengangguk setuju, bagaimanapun ia akan mengikuti apa pun keputusan kelompok. Begitu juga dengan Lian Huanran. Setelah tiga menit berlalu, dengan penuh waspada, Lian Haocun dan kelompoknya menuju lokasi ujian penyerangan. Mereka melewati jalur pintas yang Lian Haocun dapat dari peta yang ditunjukkan oleh petugas. Lebih tepatnya, jalur pintas yang Lian Haocun temukan sendiri. Selama perjalanan, baik Lian Huanran dan Long Yuan terpana dengan ingatan dan kecerdasan Lian Haocun.