The Journey To Become The Strongest

The Journey To Become The Strongest
Chapter 176 — Kota Noula : Wabah Penyakit (13)



Kemudian, ia mulai mengamati sekitarnya. Anak-anak Cacing Iblis Beranak, yang diduga berada di tahap evolusi dua, tiga dan empat, mulai menuju ke Lian Haocun, Lian Huanran yang sedang beristirahat, Guan Hong serta kedua anggota kelompoknya yang kelelahan! Lian Haocun memperkirakan, ada sekitar tiga belas anak cacing yang terlihat.


‘Sepertinya lorong-lorong yang menuju entah ke mana itu adalah sarang anak Cacing Iblis Beranak.’ Prediksi Lian Haocun, sambil dengan lihai menghindari serangan dari dua Cacing Iblis Beranak dengan evolusi tahap empat. Di saat bersamaan, ia juga memperhatikan adik kembarnya yang sedang berhadapan dengan tiga anak cacing tahap evolusi dua.


Lalu Lian Haocun melompat ke atas tubuh salah satu anak Cacing, yang membalasnya dengan menggeliat kan tubuhnya. Seakan-akan Lian Haocun adalah kutu di tubuhnya, yang ia inginkan untuk menghilang. Lian Haocun berpegangan pada anak Cacing itu dengan erat, lalu melompat ke tembok gua di sampingnya! Yang untungnya, tidak berjarak terlalu jauh.


Setelah itu, Lian Haocun langsung bergerak ke samping anak cacing itu, dan menggores tubuh bagian samping anak cacing itu dengan pedang hitamnya! Seharusnya luka yang diciptakannya cukup dalam. Kemudian, Lian Haocun menindak lanjuti dengan ‘Tendangan Zise De’. Terlihat naga berwarna ungu transparan melingkari kaki yang digunakan Lian Haocun untuk menendang, dan ‘Boommmm’!


Suara ledakan keras pun terdengar, dan debu-debu yang tebal bertebaran, sehingga Lian Haocun tidak bisa melihat bagaimana rupa anak cacing yang baru saja ia tendang.


Akan tetapi, meski ia ingin melihatnya, tidak ada kesempatan untuk melakukan itu, karena anak Cacing Iblis Beranak lainnya yang sebelumnya juga menyerang Lian Haocun, mulai beraksi lagi!


Lian Haocun langsung menghindar secepat kilat, sambil mengamati situasi Lian Haocun, serta Guan Hong dan kelompoknya. Melihat Lian Haocun yang tampak terdesak, Lian Haocun langsung menuju ke tempat Lian Huanran, dan menangkis serangan dua anak Cacing yang menyerang Lian Huanran! Satu serangan ia tangkis menggunakan pedang, yang satu lagi menggunakan tangannya yang sudah diselimuti oleh Qi Spiritual.


Lian Huanran menyerahkan kedua anak Cacing itu kepada Kakaknya, dan menangani cacing besar yang menyerang Kakaknya. Melihat cacing besar yang mengikuti Kakaknya, Lian Huanran langsung menembakkan tiga anak panah ke cacing besar itu!


Serangan Lian Huanran berhasil, ia setidaknya membuat cacing besar itu diam di tempat, dan memberikan Lian Haocun kesempatan untuk menangani dua anak cacing dengan evolusi tahap tiga yang menyerangnya.


Lian Haocun tidak menyia-nyiakan kesempatan, ia langsung bergerak dengan kecepatan cahaya, dan menancapkan pedangnya ke mata salah satu anak cacing tersebut.


Itu memang tidak membunuhnya, tetapi bisa sedikit menghambat pergerakannya. Kemudian Lian Haocun menggunakan salah satu teknik dari Buku Keterampilan Pedang yang ia pelajari, Teknik Ci. Lian Haocun melompat ke langit-langit gua, lalu menusukkan pedangnya dalam ke anak cacing lain yang menyerang Lian Haocun.


Seketika kepala anak cacing yang berukuran cukup besar itu, langsung mengucurkan darah biru yang sangat banyak! Lian Haocun langsung melompat mundur. Bagaimanapun, ia tidak mengetahui apakah darah anak cacing bisa menginfeksinya atau tidak, ditambah Lian Haocun sendiri tidak ingin mengambil risiko. Meski begitu, tetap saja ada beberapa cipratan darah di pakaian Lian Haocun.


Guan Hong yang cukup kesusahan melawan anak Cacing Iblis Beranak, tampak bingung ketika melihat keberhasilan Lian Haocun dalam membunuh anak Cacing Beranak, bahkan tampak sangat mudah. Sejenak, ia mulai meragukan tingkat kultivasi Lian Haocun yang sebenarnya, dan adiknya.


Tidak mengetahui kecurigaan Guan Hong, Lian Haocun melanjutkan pembasmiannya kepada anak cacing yang menyerang Lian Huanran. Kali ini, Lian Haocun tidak menggunakan banyak teknik untuk membasmi anak cacing tersebut.


Bagaimanapun menggunakan teknik itu menguras banyak tenaga dan Qi Spiritual. Ditambah, tenaga dan Qi Spiritual Lian Haocun tidak tersisa banyak. Pasalnya, perjalanan menyeberang tadi tentunya juga menghabiskan tenaga dan Qi Spiritual Lian Haocun.