
Lian Haocun menatap elf berambut biru tua panjang dan mengabaikannya.
Elf, “...”
Elf berambut biru tua bertanya dengan heran, “Halo? Apa kau mendengarku?”
Lian Haocun yang tidak suka berbicara dengan orang asing, tetap mengabaikan elf tersebut. Tidak ada tanggapan, elf tersebut beranjak pergi. Beberapa menit kemudian, Lian Huanran yang sudah menyelesaikan semua ujiannya, berjalan sempoyongan ke arah penguji dengan ekspresi hampa. Rambut Lian Huanran agak acak-acakan dan matanya pun agak sembab, sepertinya karena menangis.
Segera firasat buruk merasuki hati Lian Haocun. Lian Haocun ingin menghampiri adiknya, tetapi pikiran, 'Memang apa yang bisa kulakukan?' Membuatnya memilih untuk diam di tempat. Setelah menyerahkan formulir dengan kaku, Lian Huanran memperhatikan sekelilingnya dan menemukan Lian Haocun.
Lian Huanran berlari memeluk Lian Haocun dan berbisik, “Kakak..., itu sangat menakutkan...”
Lian Haocun sudah menduga bahwa ini akan terjadi saat ia memasuki ruang batu. Kemungkinan besar, apa yang dilihat Lian Huanran adalah saat Shen Wenhuan, Guru mereka dibawa oleh Jenderal Iblis Aries, Sekte Langit Biru menghilang dalam semalam dan saat kematian Tang Yelu... Itu adalah semua kenangan yang meninggalkan bekas luka yang tidak akan pernah disembuhkan di hati Lian Haocun.
Lian Haocun lagi-lagi dilanda kebingungan, pasalnya ia tidak mengetahui apa yang harus dilakukan untuk menghibur Lian Huanran. Jadi Lian Haocun hanya bisa mengelus kepala Lian Huanran untuk menenangkannya. Sementara Lian Huanran hanya diam sambil memeluk Lian Haocun, tidak seperti biasanya, ia tidak menceritakan apa-apa. Karena hal ini, Lian Haocun menjadi khawatir, ia tidak ingin adik kembarnya memendam emosinya, karena hal tersebut akan berakibat buruk untuk mentalnya.
Seakan-akan mengetahui pikiran Lian Haocun, Lian Huanran berkata dengan terbata-bata, “Tidak..., tidak ada masalah, hanya saja..., melihat situasi saat itu di ruang batu, aku merasa seperti mengulangi kejadian itu...,”
Sebelum melanjutkan, tangan Lian Huanran mencengkeram erat pakaian Lian Haocun, “Aku- aku merasa..., seperti mengulangi kembali ke saat-saat itu... Meski saat ini aku sudah lebih kuat dari sebelumnya, tapi..., rasanya seakan-akan, bahkan jika hal yang sama terulang kembali, aku tidak akan pernah bisa melakukan apa pun untuk mengubahnya, rasa ketidakberdayaan itu sangat menyesakkan, Kakak... Aku membencinya...”
Mendengar kata per kata dari Lian Huanran, hati Lian Haocun terasa agak sesak, seakan-akan ia merasakan sedikit apa yang dirasakan adik kembarnya tersebut.
Selama Lian Huanran menceritakan apa yang ia rasakan, beberapa peserta yang berhasil menyelesaikan tes mulai bermunculan di lapangan tersebut. Tidak lama kemudian juga, Long Yuan juga muncul di antara belasan peserta yang berhasil lolos.
Long Yuan menyerahkan gulungan formulirnya ke pengawas, lalu berjalan ke tempat Lian Haocun dan Lian Huanran. Melihat punggung Lian Huanran, Long Yuan sudah mengetahui, bahwa emosi Lian Huanran sedang kacau. Jadi ia hanya diam dan tidak mengganggu. Lian Haocun yang melihat tindakan Long Yuan berpikir, ‘Benar-benar teman yang pengertian.’
Setelah Lian Huanran agak tenang, mereka berniat kembali ke penginapan yang sebelumnya mereka pesan. Sepanjang perjalanan, Long Yuan terus menerus mengoceh dan mengajak berbicara Lian Huanran, pasalnya ia takut, Lian Huanran akan merasa tidak ada siapapun yang akan menemaninya kala emosinya sedang kacau. Perlahan-lahan Lian Huanran terbawa arus percakapan Long Yuan yang menyenangkan dan mengesampingkan emosinya yang masih kacau. Suasana yang awalnya sedikit suram pun, menjadi lebih harmonis.
Dari percakapan Lian Huanran dan Long Yuan, Lian Haocun mengetahui bahwa Lian Huanran mendapatkan skor '5’ poin di ujian mental, '10’ poin pada ujian fisik dan '9’ poin pada ujian penguasaan elemen. Sementara Long Yuan mendapatkan '9’ poin pada ujian mental, '6’ poin pada ujian fisik dan '8’ poin pada ujian penguasaan elemen. Dari percakapan Lian Huanran dan Long Yuan juga, Lian Haocun juga mengetahui, bahwa ia salah dalam menyimpulkan ujian mental.
Lian Huanran yang perasaannya sudah membaik, bertanya kepada Kakaknya, “Kakak! Berapa poin yang Kakak dapatkan?”
Lian Haocun menjawab dengan nada datar, “Ujian Mental, 10. Ujian Fisik, 8. Ujian Penguasaan Elemen, 7.”
Long Yuan terkejut, “Tidak ada skor 5 sama sekali!? Semuanya di atas 6!”
Long Yuan menanggapi dengan menganggukkan kepalanya. Sebenarnya ujian mental Long Yuan tidak se-mengerikan Lian Huanran, pasalnya ia tidak memiliki banyak kenangan buruk. Tetapi, ruang batu seakan-akan mengetahui apa yang dirasakan Long Yuan, jadi ruang batu tersebut ‘memperbesar' gambaran apa yang ditakutkan Long Yuan, seperti saat Long Yuan memimpikan kematian ayah dan ibunya, ruang batu melebih-lebihkan mimpi Long Yuan hingga tampak seperti kenyataan.
Untungnya Long Yuan sebagai ras naga memiliki pertahanan alami untuk fisik mau pun mentalnya. Meski mentalnya tidak sekuat Lian Haocun, itu sudah cukup baginya untuk tetap di ruang batu tersebut selama lima puluh empat detik dan mendapatkan 9 poin.
Ketika mereka sampai di penginapan, mereka langsung kembali ke kamar mereka masing-masing dan beristirahat sejenak. Tentu, Lian Haocun tidak beristirahat, ia berkultivasi seperti biasa. Chao Bence, Shui Zuo, Bai dan Cheng kembali dari jalan-jalan mereka di Kota Wolvenbont saat matahari terbenam.
...****************...
Hari sudah malam, saat mereka berkumpul sebentar untuk berdiskusi.
Chao Bence bertanya, “Bagaimana dengan aku dan Shui Zuo?”
Lian Huanran menjawab, “Kalian bebas bisa pergi ke berbagai tempat, oh! Mungkin juga sekalian mengumpulkan informasi mengenai tempat Guru disekap dan tujuan ras iblis yang sebenarnya!”
Pasalnya Lian Huanran sudah memutuskan bahwa ia akan membawa Bai dan Cheng ke Sekte Serigala Giok. Tetapi tidak dengan Shui Zuo dan Chao Bence.
Chao Bence menghela nafas sedih dan berkata, “Baiklah! Aku akan mengurus bisnis ‘HaoRan’ selama kalian berada di Sekte Serigala Giok. Ngomong-ngomong, master, untuk bisnis yang akan bekerja sama dengan kita, bagaimana? Siapa yang akan master pilih?”
Kemudian Chao Bence dan Lian Haocun membentuk satu kelompok terpisah untuk berdiskusi mengenai bisnis.
Lian Huanran bertanya, “Zuo, apa rencanamu setelah ini?”
Shui Zuo menjawab, “Aku akan mencari lebih banyak informasi mengenai tempat Wenhuan dikurung dan mengenai tujuan sebenarnya ras iblis. Mungkin aku akan bergabung kembali untuk sementara waktu bersama Baran. Jika ada sesuatu yang penting, kalian bisa menghubungiku lewat 'transra'. Tenang..., aku melakukannya untuk mendapatkan informasi, hanya aku tidak ingin kalian salah paham jika kalian menemukanku bersama Baran.”
Lian Huanran mengangguk mengerti, dan setelah itu, mereka bertiga mengenai berbagai topik. Bagaimanapun mereka akan berpisah keesokan harinya. Keesokan harinya, Lian Haocun, Lian Huanran, Long Yuan, Bai dan Cheng berpisah dengan Shui Zuo dan Chao Bence.
Bai dan Cheng tampak tidak rela untuk berpisah dengan Chao Bence. Begitu juga dengan Chao Bence.
Setelah perpisahan yang mengharukan, Lian Haocun dan kelompoknya segera berjalan menuju Sekte Serigala Giok yang mereka kunjungi kemarin untuk melakukan tes.
Suasana di pagi itu cerah, membuat mood orang-orang menjadi lebih baik. Pagi yang cerah itu juga didukung oleh suara kerumunan yang harmonis dan tidak terlalu berisik. Karena masih ada waktu sebelum berkumpul, Lian Haocun dan kelompoknya memutuskan untuk menjelajahi bagian luar Sekte Serigala Giok. Tentu, karena Sekte Serigala Giok yang luas tidak akan bisa dijelajahi Lian Haocun dan kelompoknya hanya dalam satu hari.