
Lian Haocun mengalirkan Qi Spiritual ke pedang hitamnya, lalu menggunakan pedang itu untuk memotong-motong anak Cacing Iblis Beranak yang menyerang Lian Huanran sebelumnya! Meski untuk membuat luka tebasan yang dalam, Lian Haocun perlu menggunakan Qi Spiritual yang tidak sedikit.
Seketika, cipratan darah berwarna biru memenuhi penglihatan Lian Haocun. Dengan gesit, ia membawa Lian Huanran untuk mundur ke tempat yang belum terciprat darah biru anak cacing.
Lian Huanran memahami pikiran Lian Haocun, dan lekas mengikuti Kakak kembarnya itu. Di saat bersamaan, Lian Huanran juga mengamati situasi kelompok Guan Hong.
Mereka memang tampak tidak berada di posisi yang menguntungkan, tetapi tidak sampai membahayakan nyawa. Begitulah pikiran Lian Huanran saat ini, namun tanpa terduga, tiba-tiba dari belakang ia dan kakak kembarnya, tampak anak Cacing Iblis Beranak yang membuka mulutnya!
Kemudian, terdengar suara bising yang sangat keras, yang kerasnya setara dengan teriakan seorang naga. Karena suara itu, Lian Haocun refleks menoleh ke sumber suara, ketika Lian Haocun menoleh ke belakang, ia disambut dengan mulut anak cacing berukuran sangat besar yang berbentuk seperti spiral, dan berisi gigi-gigi taring yang tidak terhitung jumlahnya!
Lian Haocun tidak tampak terkejut melihat gigi taring yang berwarna kuning tersebut. Dengan nada tenang bercampur dingin, Ia berkata kepada Lian Huanran yang berada di sampingnya, “Lompatlah setinggi mungkin.”
Lian Huanran tampak terkejut dengan perintah tiba-tiba Lian Haocun, namun karena kepercayaan penuhnya, tubuhnya tanpa sadar melakukan apa yang disuruh oleh Kakak kembarnya itu. Lian Haocun dan Lian Huanran melompat bersamaan, dan tepat saat itu juga, anak Cacing yang mengejar mereka, tiba-tiba melesat maju dengan cepat!
Kemudian, anak cacing yang berukuran sangat besar itu, menabrak dinding gua yang berada di belakang Lian Haocun dan Lian Huanran. Segera, dinding gua itu runtuh dan menampakkan lebih banyak anak Cacing Iblis Beranak yang bersembunyi!
Ketika melihat kumpulan anak cacing bersembunyi yang berukuran cukup besar, wajah Lian Huanran langsung berubah menjadi pucat. Jumlahnya tidak sedikit, dan ukuran anak-anak cacing itu juga tidak kecil. Sementara, tenaga dan Qi Spiritual mereka sudah terkuras untuk menyerang dan bertahan.
“Kak.., apa lebih baik kita bersembunyi saja? Itu terlalu banyak!” Ujar Lian Huanran meningkatkan volume suaranya di akhir kalimat.
Meski hatinya merasa agak enggan, Lian Huanran masih menganggukan kepalanya, dan mengikuti Lian Haocun. Kemudian, mereka pun bekerja sama untuk membiarkan Guan Hong dan kelompoknya, lolos dari cengkeraman anak-anak Cacing Iblis Beranak. Lalu, mereka berlima memasuki salah satu lorong secara acak, yang entah isinya apa.
Lian Haocun bergerak dengan kecepatan sedang, sambil mengamati lorong yang sedang ia lewati, dan memulihkan Qi Spiritual serta tenaganya. Ia juga mencoba menggunakan elemennya, akan tetapi, sayangnya, masih tidak ada reaksi.
Lorong itu gelap, berbatu dan cukup licin, tetapi karena mata Lian Haocun sangat tajam, setidaknya ia bisa melihat sekilas apa yang ada di lorong tersebut.
Akan tetapi, Lian Haocun tidak ingin adiknya 'mati karena ketakutan', sehingga Lian Haocun terus memperhatikan tindakan Lian Huanran. Untungnya, ia tidak tampak terlalu ketakutan, dan Lian Haocun menjadi tidak terlalu khawatir.
“Jangan melambat, ada beberapa cacing dengan tahap evolusi satu dan dua di sini.” Kata Lian Haocun, yang terdengar jelas di telinga semua orang, pasalnya lorong itu sangat hening tanpa perbicangan.
Meski Guan Hong tidak begitu suka dengan Lian Haocun, ia tidak membuat masalah dan mengikuti apa yang dikatakan Lian Haocun. Begitu pula dengan anggota kelompok Guan Hong.
Mereka pun berkelana tanpa arah di lorong-lorong gelap, yang tampak seperti labirin. Setiap mereka sudah menjelajahi sejauh sekitar satu kilometer, Lian Haocun akan berhenti sejenak, dan memberikan tanda 'X' di dinding lorong di sampingnya. Sehingga mereka tidak akan terperangkap di tempat yang sama, atau menjelajahi lorong yang sama.
Lian Haocun mengira perjalanan kali ini akan cukup lancar, pasalnya tidak ada satu pun anak Cacing yang berhasil mengejar mereka, tetapi tiba-tiba suara jeritan seseorang menggema di lorong tersebut! Lian Haocun langsung menoleh ke sumber suara, dan mendapati, salah satu anggota kelompok Guan Hong dimakan hidup-hidup oleh anak Cacing Iblis Beranak!