
Tentu, Lian Haocun sudah merencanakan sesuatu, meski bola berwarna abu-abu kehitaman ini dikatakan bisa melihat segalanya, jika Lian Haocun menekan tingkat kultivasinya ke Foundation Building stage 6, bola tidak akan bisa melihat itu. Begitu juga jika Lian Haocun ingin menyembunyikan salah satu elemennya.
Tanpa ragu-ragu, Lian Haocun meletakkan tangannya di atas bola, seketika, bola bersinar dan menjadi berwarna merah berapi, pertanda bahwa Lian Haocun memiliki elemen api, lalu menunjukkan angka '7’ bersinar yang merupakan tingkat mana elemen, Foundation Building stage 6 dan '18’. Yang berarti, segala yang dikatakan Lian Haocun merupakan kebenaran. Perasaan senang meliputi hati orang itu, namun wajahnya tetap tenang tidak bergelombang.
Orang itu berkata, “Lian Haocun lolos seleksi, datanglah ke Sekte Serigala Giok dua hari lagi. Silakan berikutnya.”
Saat Lian Haocun keluar, ia disambut dengan suara marah Lian Huanran dan suara berbisik yang sangat ramai dari kerumunan antrean. Lian Haocun dengan cepat mengobservasi situasi yang terjadi. Terlihat Long Yuan yang berada di samping Lian Huanran berusaha menenangkan Lian Huanran, bahkan Lian Haocun bisa mendengar dengan jelas, Long Yuan mengatakan, “Huanran, tidak perlu marah. Tenanglah...”
Orang yang ekspresi wajahnya tidak pernah berubah sekalipun saat merasa sangat bahagia, sedikit mengerutkan keningnya kali ini. Sebelum orang tersebut dapat mengatakan sesuatu, dengan nada yang tajam dan menusuk, Lian Haocun berkata, “Apa yang terjadi?”
Lian Huanran segera menjelaskan dengan nada marah, “Mereka mengejek Yuan di belakangnya! Bukankah itu tindakan yang sangat tidak terhormat, Kak? Bukan hanya itu, tadi mereka juga mencoba menjahili Yuan!”
Lian Haocun baru memperhatikan tiga orang yang berhadapan dengan Lian Huanran dan Long Yuan. Tiga orang itu memiliki ekspresi wajah yang sombong di wajah mereka, seakan-akan tidak akan ada yang berani menyinggung mereka. Bukan hanya itu, salah satu dari mereka bahkan menatap Lian Haocun dengan tatapan meremehkan, lalu ia menyinggungkan senyum mengejek! Lian Huanran yang menyadarinya, merasa kemarahan yang sudah cukup padam sebelumnya, mulai berkobar kembali.
Sementara orang yang sebelumnya mencatat data-data mengenai Lian Haocun, tidak bergerak sedikit pun dan hanya menonton. Sepertinya orang tersebut ingin mengetahui bagaimana Lian Haocun akan menangani masalah ini.
Lian Haocun tidak membantu Lian Huanran seperti yang diperkirakan oleh orang tersebut, malah Lian Haocun berkata, “Tenangkan dirimu, selesaikan pendaftaranmu dulu.”
Orang yang sebelumnya mencatat data-data mengenai Lian Haocun, “...” Padahal ia berniat menonton dan bersantai sebentar dari pekerjaannya.
Tetapi tentu, orang tersebut adalah seorang profesional, jadi setelah Lian Haocun menyelesaikan kalimatnya, ia segera berkata dengan nada tegas, “Selanjutnya!”
Lian Huanran yang masih marah, berjalan tertunduk di bawah tatapan Lian Haocun, lalu ia memasuki tenda biru. Sementara ketiga orang yang sebelumnya menyinggung Long Yuan, hanya tertawa penuh kemenangan. Lian Haocun tentu tidak akan membiarkan mereka begitu saja, namun ia mengetahui dengan jelas, bahwa saat ini bukanlah saat yang tepat.
Tapi sayangnya, ketiga orang yang salah mengira bahwa mereka sudah ‘menang’, membuat keributan lain lagi. Salah satu dari mereka menyenggol Long Yuan dengan kasar. Sehingga Long Yuan yang tidak terlalu waspada, hampir terjatuh jika Lian Haocun tidak memegang bahunya. Lian Haocun mengarahkan tatapan yang sangat dingin dan tajam ke arah orang yang menyenggol Long Yuan dengan kasar.
Seketika bulu kuduk orang tersebut meremang, meski ia tidak mengetahui karena apa, dan tanpa ia sendiri sadari, tubuhnya gemetaran di bawah tatapan Lian Haocun. Laki-laki yang menyenggol Long Yuan itu berpura-pura menatap Lian Haocun dengan berani, tapi sayangnya, ketakutan di matanya tidak bisa disembunyikan dari Lian Haocun yang ahli dalam membaca emosi seseorang.
Lian Haocun mengeluarkan tekanan Core Formation stage dan berhasil membuat laki-laki tersebut terjatuh berlutut di tanah! Suara ‘brak’ yang kencang sekali lagi menarik perhatian mata banyak orang.
Lian Haocun berkata dengan suara dingin, “Kau lebih cocok berlutut layaknya budak.”
Kedua komplotan lainnya benar-benar tidak menduga hal tersebut. Dengan nada gemetar dan penuh kemarahan, salah satu dari mereka, sebut saja A, berkata, “Berani-beraninya kau menyinggung Tuan Muda dari Keluarga Hui!! Kau pasti akan mendapatkan balasannya!”
Tidak seperti dugaan dari kedua komplotan yang tersisa, Lian Haocun tidak terlihat ketakutan sama sekali saat mendengar kata 'Keluarga Hui', sementara kerumunan orang mengantre yang tadinya berisik, menjadi hening, layaknya air yang tenang.
Bagaimana Lian Haocun bisa takut saat ia bahkan tidak mengetahui siapa itu keluarga Hui?
‘Selama delapan tahun, ternyata sudah banyak yang berubah.’ Pikir Lian Haocun.
Padahal sebenarnya Lian Haocun tidak ingin menyinggung siapa pun, bukan karena takut, tapi karena ia merasa hal tersebut akan merepotkan.
Kedua komplotan yang tersisa sebenarnya cukup takut dengan Lian Haocun, karena aura dan tatapan yang dikeluarkan Lian Haocun. Tapi dengan Keluarga Hui di belakang mereka, tentu ketakutan mereka sedikit diringankan. Salah satu dari komplotan yang tersisa, sebut saja B, berpikir, ‘Heh..., orang ini pasti tidak akan berani menyinggung Keluarga Hui! Pasti ia akan segera memohon ampun!’
Lalu B menyerang Lian Haocun dengan elemen kayunya! Lian Haocun yang selalu waspada setiap saat, membakar habis kayu tersebut sebelum bisa mendekati Long Yuan dan dirinya. Lalu Lian Haocun tiba-tiba menghilang di tempat! A dan B yang merupakan komplotan Tuan Muda Hui langsung menjadi waspada. Mata mereka berkeliling mencari di mana Lian Haocun berada.
Lian Haocun muncul di belakang B yang menyerangnya dengan elemen api, lalu ia menggunakan pedang hitamnya yang muncul tiba-tiba untuk menebas kepala B dengan mudah! Segera beberapa orang yang cukup dekat dengan orang tersebut, terkena cipratan darah muncrat dari leher yang sudah terpotong.
Beberapa orang lainnya berteriak ketakutan, namun sayangnya orang yang bertugas mencatat data-data, merasa bahwa hal tersebut pasti tidak terlalu serius dan mengabaikannya. Sementara Long Yuan meninju satu komplotan yang tersisa, A dengan sangat kuat. A segera terbang ke arah langit dan menghilang.
Long Yuan merasa sangat terkejut saat melihat kepala B yang menggelinding di tanah, wajah Long Yuan menjadi agak pucat, pasalnya ini pertama kalinya Long Yuan melihat pemandangan yang begitu sadis.
Masih dengan ekspresi wajah yang dingin, Lian Haocun berkata kepada kerumunan, “Siapa pun yang berani berurusan dengan kami, akan menerima akhir yang sama dengan orang ini.” Lalu Lian Haocun menendang kepala B yang ia potong dengan sangat tidak sopan.
Lian Huanran yang baru saja menyelesaikan pendaftaran, disambut oleh pemandangan yang begitu sadis dari Kakaknya. Dalam sekejap, Lian Huanran merasa agak mual dan jijik, tetapi entah mengapa ia tidak takut pada Kakaknya yang melakukan hal yang mengerikan.
Tentu Lian Haocun menyadari keberadaan Lian Huanran dan tanpa disadari Lian Haocun sendiri, untuk pertama kalinya ia takut terhadap dirinya yang begitu tanpa belas kasihan kepada orang lain, diketahui oleh orang lain. Dan relfeks, Lian Haocun menyimpan pedang hitamnya, Jianheng, padahal darah di pedang hitam tersebut belum dibersihkan.
Long Yuan mencoba menahan tubuhnya yang mulai gemetar dan berkata terima kasih kepada Lian Haocun, namun tentu Lian Haocun menyadari ketakutan Long Yuan. Perasaan Lian Haocun menjadi sedikit rumit, sementara orang yang mencatat data-data orang-orang yang berhasil lolos seleksi, merasa sangat terkejut dan kaget saat disambut pemandangan berdarah.