The Journey To Become The Strongest

The Journey To Become The Strongest
Chapter 182 — Kota Noula : Wabah Penyakit (19)



Long Yuan dalam bentuk naga, mencari keberadaan Lian Haocun dan Lian Huanran di dalam kegelapan. Akan tetapi, ia, Yun Shao mau pun Qian Wenwu tidak dapat menemukan jejak keberadaan Lian Haocun dan Lian Huanran. Sehingga mereka memutuskan untuk bertarung melawan Cacing Iblis Beranak, beserta anak-anak Cacing Iblis Beranak tersebut.


Naga berwarna kuning cerah yang sangat mencolok itu, terbang ke bawah, dan menurunkan kedua orang yang berada di atasnya, di atas tubuh Cacing Iblis Beranak yang super besar. Kemudian naga itu berubah menjadi sosok yang jauh berbeda dengan sebelumnya, sosok bertubuh kecil, dan bermata emas. Sosok itu adalah Long Yuan dalam bentuk manusia.


‘Kalau ku tidak melihat sendiri perubahannya menjadi naga, ku gak akan bisa percaya kalau dia adalah naga yang kami tumpangi tadi...’ Batin Yun Shao masih merasa terkejut.


Akan tetapi, Yun Shao tidak diberi kesempatan untuk bangkit dari keterkejutannya sebelum salah satu anak cacing, menerjang Yun Shao dan mencoba menggigitnya! Untungnya refleks tubuh Yun Shao cukup baik, sehingga ia berhasil menghindari serangan anak cacing tersebut, meski tercipta sedikit luka kecil akibat gigi yang tajam. Namun untungnya, Yun Shao tidak terinfeksi.


Lalu, mereka bertiga pun, mulai membasmi anak-anak Cacing Iblis Beranak yang berkerumun menyerang mereka. Untungnya, stamina mau pun Qi Spiritual mereka tersisa banyak, sehingga mereka tidak terlalu kesusahan melawan kerumunan anak-anak tersebut. Di saat bersamaan mereka juga mencoba menyerang Cacing Iblis Beranak itu sendiri.


Dari penyerangan itu, mereka mengambil kesimpulan, pertahanan Cacing Iblis Beranak sangat kuat, dan hanya bisa ditembus oleh serangan yang memiliki Qi Spiritual kuat, dan mungkin elemen juga. Namun entah karena apa, sejak sampai di sini, baik Long Yuan, Qian Wenwu mau pun Yun Shao tidak dapat menggunakan elemen mereka sama sekali.


Meski Lian Huanran fokus membalut luka Lian Haocun, ia bisa mendengar suara pertarungan yang kedengarannya cukup jauh dari tempat persembunyiannya, sedangkan Lian Haocun sudah menduga siapa yang sedang bertarung, karena terdapat tiga dentingan senjata yang berbeda-beda, Lian Huanran menduga kalau yang sedang bertarung adalah Yun Shao, Qian Wenwu dan Long Yuan!


Ketika mendengar perkataan Lian Haocun, mata Lian Huanran berbinar karena semangat, pasalnya ia sudah menunggu kedatangan mereka sedari tadi. Hingga tanpa sadar ia juga menggunakan lebih banyak kekuatan untuk membalut Lian Haocun.


“Benar? Kakak tidak berbohong kan?” Tanya Lian Huanran memastikan.


Lian Haocun menganggukkan kepalanya, pertanda ia tidak berbohong. Lian Huanran mempercepat pembalutan luka Lian Haocun, sementara, Lian Haocun sendiri berusaha mempercepat waktu untuk menyerap 'obat-obatan' yang berada di pil obat ajaib tersebut. Alhasil, dalam waktu sepuluh menit, luka-luka Lian Haocun tampak lebih baik dari sebelumnya, dan bahkan beberapa luka kecil hilang sepenuhnya.


Kemudian, Lian Haocun dan Lian Huanran mulai berlari di antara kegelapan, menuju tempat terdengarnya suara pertarungan. Dengan kecepatan yang tinggi, Lian Haocun dan Lian Huanran berhasil sampai di tempat pertarungan dalam kurang dari sepuluh menit.


Ketika sampai, mereka bisa melihat Long Yuan, Yun Shao dan Qian Wenwu yang sedang bertarung melawan kerumunan anak cacing menggunakan senjata mereka masing-masing. Long Yuan menggunakan belati, Yun Shao menggunakan tombak, sedangkan Qian Wenwu menggunakan tongkat bambu.


Pertarungan sesi baru pun, dimulai!