The Journey To Become The Strongest

The Journey To Become The Strongest
Chapter 16 — Pegunungan Yama (10)



Mereka kembali ke tempat dengan Qi Spiritual yang padat. Dalam perjalanan terkadang ada beberapa binatang ajaib yang menyerang, dengan kemampuan elemen Lian Huanran yang bisa mengikat lawan, perjalanan berjalan lebih lancar daripada sebelumnya.


Saat sudah mencapai tempat dengan air terjun itu, Lian Haocun segera mengecek keadaan Gerbang Elemen Lian Huanran. Lian Haocun mengalirkan elemen apinya ke dalam tubuh Lian Huanran, Gerbang Elemen yang sebelumnya terbuka beberapa belas sentimeter sekarang terbuka seluruhnya. Gerbang Pintu elemen dengan simbol kayu mengeluarkan energi elemen kayu.


Berada di dekat Gerbang Pintu Elemen Lian Haocun merasakan tubuhnya tidak menolak energi elemen yang berasal dari Gerbang Pintu elemen Lian Huanran padahal elemen mereka berbeda bahkan sedikit bertentangan. Hal tersebut membuat berbagai spekulasi muncul kembali di pikiran Lian Haocun.


Karena tidak mungkin mendapatkan jawaban hanya dengan berpikir, Lian Haocun memutuskan akan menanyakan pertanyaan ini kepada Harimau Kuning Bersayap yang memiliki pengetahuan yang lebih luas darinya.


Lian Haocun menyelesaikan proses pengecekan Gerbang Pintu Elemen. Lian Huanran yang normal tanpa pucat sedikit pun seperti biasanya, segera menjelaskan situasinya,


“Kakak! Tidak ada rasa sakit seperti sebelumnya! Sepertinya ini dikarenakan Pintu Elemennya sudah terbuka.”


Lian Haocun menjawab ‘Hm’ singkat lalu menjelaskan kepada Lian Huanran mengenai elemen dengan nada dingin dan acuh tak acuh seperti biasa,


“Di elemen mana pun tidak terdapat tingkatan kekuatan, tetapi terdapat dua elemen yang bisa berevolusi, elemen api dan elemen air. Kau bisa menggunakan elemen sesuka hatimu jika tubuhmu memiliki tingkat penyimpanan energi elemen yang tinggi. Tingkat penyimpanan Energi Elemen dapat ditingkatkan perlahan-lahan. Ada 10 tingkat, tingkat 1 hingga tingkat 10.


Tingkat penyimpanan elemen ini disebut sebagai ‘Mana’. Terkadang saat seseorang membangkitkan elemen, tubuhnya sudah memiliki mana yang tinggi, seperti Tingkat 5 maupun 6, tetapi sampai sekarang belum ada yang saat kebangkitan memiliki mana yang lebih tinggi dari itu, rata-rata orang pun hanya tingkat satu yang membuat orang yang memiliki mana yang tinggi sangat langka dan jarang ditemukan.


Tidak pernah ada dalam sejarah, seseorang bisa meningkatkan elemen mereka ke tingkat mana tertinggi, tingkat 10. Dalam legenda dikatakan jika seseorang mencapai tingkat 10, maka kekuatan Elemennya tidak akan pernah terbatas dan selalu tersedia.


Untuk mengecek tingkat mana kita, kita harus kembali ke sekte terlebih dahulu. Karena hanya batu Mana yang bisa dengan akurat mengecek tingkat penyimpanan mana.”


“Kalau begitu mari melanjutkan Kultivasi sampai waktu yang dijanjikan Harimau Kuning Bersayap. Kau juga bisa berlatih gulungan atau berburu binatang ajaib untuk mencari pengalaman bertarung.”


Setelah Lian Haocun mengatakan itu, Lian Haocun mengambil posisi bersila di atas batu dan mulai berkultivasi. Lian Huanran yang tidak diberi kesempatan untuk berceloteh maupun berkomentar dengan suasana hati buruk menutup matanya dan ikut berkultivasi bersama Lian Haocun.


Setiap malam, raungan kesakitan Harimau Kuning Bersayap terdengar ke setiap penjuru sisi Pegunungan Yama. Lian Haocun dan Lian Huanran berkultivasi siang dan malam tanpa makan dan minum hingga waktu yang dijanjikan Harimau Kuning Bersayap tiba.


Saat itu siang hari, Lian Haocun membuka matanya dan melihat Lian Huanran yang sedang berkultivasi di sampingnya. Ia menggunakan Qi Spiritual untuk membersihkan tubuhnya yang belum mandi belasan hari.


Kemudian Lian Haocun mengumpulkan buah-buahan di sekitarnya untuk dimakan. Setengah buah-buahan itu Lian Haocun sisihkan untuk Lian Huanran. Lian Huanran membuka matanya tidak lama setelah Lian Haocun selesai memakan buah. Lian Huanran membersihkan tubuhnya dengan Qi Spiritual terlebih dahulu dan segera menuju ke sisi Lian Haocun,


“Kakak menyisakan ini untukku?”


Suara ceria Lian Huanran mengandung rasa bahagia karena diperhatikan, 'Kakak selalu seperti ini.' Lian Haocun tidak menjawab tetapi memerintahkan dengan dingin,


“Makan.”


Setelah Lian Huanran selesai memakan buah,


Lian Haocun berkata, “Ayo pergi ke Gua Harimau Kuning Bersayap.”