
Setelah memakan waktu yang cukup lama, kelompok yang terdiri dari tiga orang dan tiga binatang ajaib tersebut akhirnya berhasil keluar dari Lembah Beredo. Pemandangan yang menyambut mereka sama dengan pemandangan empat puluh tiga tahun yang lalu. Hanya saja daun sakura yang berserakan dan berguguran di tanah dari pohon, digantikan daun maple musim gugur.
“Woah! Masih sangat indah.” Komentar Lian Huanran melihat sekelilingnya.
Long Yuan bergumam ‘Hm’ persetujuan pada perkataan Lian Huanran, diikuti oleh Chao Bence serta Bai dan Cheng yang mengaum sebagai tanggapan.
Sementara Lian Haocun sudah berjalan terlebih dahulu tanpa memperhatikan orang-orang di belakangnya yang menikmati pemandangan.
Setelah itu kelompok yang terdiri dari tiga orang dan tiga binatang ajaib segera berjalan menuju perbatasan Pegunungan Amir. Setelah perjalanan yang singkat,
Lian Huanran bertanya, “Ke mana kita akan pergi?”
Lian Haocun menjawab, “Kota Xiuxi.”
Lian Huanran menanggapi dengan ‘Oh’ singkat. Sedangkan Long Yuan mengajukan pertanyaan, “Kota Xiuxi? Kota apa itu?”
Lian Huanran, “Karena kau berasal dari benua lain, wajar kau tidak mengetahuinya, karena bahkan ini pertama kalinya aku mendengarnya.”
Long Yuan dan Chao Bence, “...”
Lian Huanran melihat ekspresi mereka berdua dan berkata, “Hah? Kenapa kalian berekspresi seperti itu? Bukankah yang kukatakan itu masuk akal? Aku yang berada di Benua Afer sejak lahir saja tidak mengetahui Kota Xiuxi... Bagaimana bisa Yuan yang berasal dari benua lain mengetahuinya?”
Long Yuan mengangguk dan berkata, “Hm... Apa yang kau katakan masuk akal juga.”
Chao Bence menggeram kesal, “Bukan itu masalahnya... bocah kecil, ini adalah benua tempat kau lahir. Bukankah tidak masuk akal kalau kau tidak mengetahui tempat seperti Kota Xiuxi?”
Meski sudah dipanggil seperti itu selama hampir empat puluh tahun lebih, Lian Huanran tetap tidak pernah terbiasa dengan panggilan Chao Bence.
Lian Haocun menatap satu orang dan satu binatang ajaib yang sudah memulai babak baru ronde perdebatan dengan tatapan tidak berdaya. Sementara Long Yuan hanya bersenandung lagu pendek sebagai latar belakang perdebatan dan menonton perdebatan dengan mata berbinar dan penuh semangat.
Lian Haocun yang tidak berminat untuk membuang waktu, menatap tajam Lian Huanran dan Chao Bence. Dalam sekejap, bulu kuduk mereka berdua berdiri karena tatapan Lian Haocun. Lian Huanran langsung meminta maaf kepada Lian Haocun sementara Chao Bence terlihat sangat santai sehabis membuat masalah.
Lian Haocun menjelaskan, “Kota Xiuxi adalah kota yang paling terdekat dengan Pegunungan Amir. Meskipun jaraknya masih bisa terbilang agak cukup jauh kalau jalan kaki, dengan alat transportasi sihir setidaknya kita bisa mencapai Kota Xiuxi dalam jangka waktu sekitar lima hari.”
Long Yuan dengan semangat tinggi berseru, “Kalau begitu ayo berangkat!”
...****************...
Lima hari kemudian
Di Kota Xiuxi,
Saat itu sudah sore hari saat Lian Haocun dan kelompoknya berhasil memasuki Kota Xiuxi. Lian Haocun dan kelompoknya mengenakan jubah hitam agar tidak menarik perhatian orang-orang.
Kota Xiuxi sama seperti kota-kota biasa pada umumnya. Jalan utamanya tidak terlalu luas sehingga ketika orang berkerumun, jalan tersebut akan terasa sangat sempit, tapi untungnya Kota Xiuxi tidak terlalu ramai.
Di kedua sisi jalan terdapat beberapa toko-toko, restoran dan tempat-tempat yang umum di dalam kota. Ada juga beberapa lorong gang sempit yang gelap dan terasa misterius.
Lian Haocun dan kelompoknya tidak langsung mencari penginapan dan malah ke restoran terlebih dahulu. Lian Huanran dan Long Yuan yang sudah lama tidak makan makanan di restoran memesan porsi makanan yang sangat banyak. Sehingga bahkan tiga orang dan tiga binatang ajaib mungkin tidak akan bisa menghabiskannya.