
Setelah petugas itu memperbolehkan mereka pergi, Lian Haocun dan kelompoknya tidak kembali ke asrama, dan malah pergi ke paviliun Shen Nong. Kedatangan mereka cukup tiba-tiba, tetapi Shen Nong tetap menerima mereka dengan senang hati.
Tentunya, Yun Shao dan Qian Wenwu sudah mengetahui bahwa Lian Huanran menjadi murid tetua. Mereka mengetahuinya setelah bertanya kepada Long Yuan, ‘Kemana Lian Huanran? Kenapa dia tidak terlihat dari tadi?’
Pasalnya, Yun Shao dan Qian Wenwu tidak memerhatikan berita-berita menggemparkan di Sekte Serigala Giok, sehingga mereka juga mengetahui perihal Lian Huanran terlambat.
Akan tetapi, ini adalah pertama kalinya, Yun Shao dan Qian Wenwu mengunjungi paviliun seorang tetua di Sekte Serigala Giok. Dalam perjalanan, mereka sudah mengimajinasikan paviliun yang mewah, elegan dan menawan, tetapi tidak sesuai imajinasi, yang menyambut mereka malah paviliun yang indah dan minimalis. Namun, hal itu entah mengapa tidak mengecewakan Yun Shao dan Qian Wenwu.
Ketika melihat Shen Nong, Yun Shao membungkukkan badannya, dan dengan penuh semangat, berkata, “Salam kepada Tetua Shen!”
Begitu juga dengan Qian Wenwu yang pemalu, meski ia tampak sedikit canggung.
Melihat perilaku sopan Yun Shao dan Qian Wenwu, mau tidak mau, Long Yuan membandingkannya dengan saat Lian Haocun, Lian Huanran dan dirinya menemui Shen Nong, sikap 'sopan' yang benar-benar berbeda membuat Long Yuan merasa sedikit rumit.
Shen Nong menanggapi salam hormat Yun Shao dan Qian Wenwu, dengan menganggukan kepalanya. Lalu, ia meminta Yun Shao dan Qian Wenwu memperkenalkan diri mereka, kemudian baru, Shen Nong yang memperkenalkan dirinya sendiri.
Setelah berbasa-basi singkat, Shen Nong mengajak Lian Haocun, Long Yuan, Yun Shao dan Qian Wenwu ke ruang tamu. Semua orang mengambil tempat duduk masing-masing, tetapi posisinya tetap sama. Shen Nong duduk di hadapan Lian Haocun dan kelompoknya, hanya saja, ada beberapa orang tambahan di kelompok Lian Haocun.
Bai dan Cheng yang juga ikut ke tempat Shen Nong, mengitari ruang tamu tersebut dengan rasa penasaran. Kedua binatang ajaib kembar tersebut juga tampak seperti sedang mencari seseorang.
Setelah beberapa detik menunggu, Lian Huanran datang menyuguhkan mereka teh, lalu mengambil tempat duduk di samping Shen Nong. Lian Haocun melihat penampilan Lian Huanran yang tidak berubah semenjak sebulan yang lalu, dan merasa sedikit puas, pasalnya, ia sedikit khawatir bahwa adik kembarnya ini akan menurunkan berat badannya.
Melihat Lian Huanran, Bai dan Cheng, dengan penuh semangat, langsung menerjang ke arahnya! Lian Huanran juga tampak bersemangat setelah tidak bertemu Bai dan Cheng begitu lama. Lian Huanran menanyakan berbagai pertanyaan ke Bai dan Cheng, sambil mengelus kedua binatang ajaib tersebut.
Shen Nong memerhatikan Lian Huanran dan kedua binatang ajaibnya sebentar, lalu menyesap teh yang di buat oleh Lian Huanran, dan membuka percakapan, “Jadi, ada apa kalian beramai-ramai ke sini?”
Lian Haocun menatap Long Yuan dengan suatu pesan, Long Yuan mengetahui tatapan Lian Haocun terarah ke arahnya, dan mengerti apa yang diinginkan Lian Haocun. Lalu Long Yuan menjelaskan tujuan kedatangan mereka dengan sangat lancar ke Shen Nong.
Lian Huanran menganggukan kepalanya, pertanda ia tidak keberatan, ia sangat antusias malah untuk melakukan penyidikan diam-diam.
Melihat jawaban dari Lian Huanran, Shen Nong mengeluarkan sekantong pil ajaib, dan berkata, “Karena itu wabah penyakit, mungkin pil ini bisa membantu, pil ajaib ini bisa menyembuhkan penyakit apa-pun.”
Kemudian, Shen Nong menyerahkannya kepada Lian Haocun. Mengetahui niat Shen Nong, awalnya Yun Shao berniat menolak, pasalnya pasti harga pil itu tidak murah, akan tetapi melihat Lian Haocun yang menerimanya tanpa beban, Yun Shao memutuskan untuk mengurungkan niatnya.
Melihat gestur Yun Shao, Shen Nong berkata, “Tenang, ku tidak kekurangan uang, jadi terima saja niat baikku sebagai Guru Huanran.”
Yun Shao menganggukan kepalanya mengerti, dan berkata, “Terima kasih!”
Meski masih tersisa sedikit rasa tidak enak di dalam hati Yun Shao.
Shen Nong membalas dengan menganggukan kepalanya, lalu berkata, “Ada sesuatu yang ingin kubicarakan dengan Lian Haocun, apakah kalian bisa mengobrol di kamar Huanran dulu?”
Long Yuan, Yun Shao dan Qian Wenwu menganggukan kepalanya bersamaan, lalu pergi ke kamar Lian Huanran bersama pemilik kamar itu sendiri. Bai dan Cheng yang sudah mengitari Lian Huanran sejak awal pertemuan, juga mengikuti ke-empat orang tersebut.
‘Kira-kira, apa yang ingin Guru bicarakan ya?’ Batin Lian Huanran sambil menutup pintu kamarnya.
Shen Nong membicarakan perkembangan Lian Huanran, yang bisa dikatakan melebihi ekspektasi awalnya, lalu mulai bertanya kepada Lian Haocun mengenai bisnis.
Lian Haocun, “Penjualan pil ajaibmu sangat bagus, stok pil ajaibnya sudah habis dari beberapa hari yang lalu. Respons dari pembeli juga sangat bagus, jadi kau tidak perlu khawatir.”
Shen Nong menganggukan kepalanya mengerti, dan menghela nafas lega di dalam hati. Sementara Yan, kepribadian lain Shen Nong, juga ikut merasakan kebahagiaan untuk Shen Nong, pasalnya, membuat pil ajaibnya bisa dijangkau oleh banyak orang, adalah salah satu tujuan Shen Nong menjadi alkemis.
Pembicaraan bisnis berlangsung cukup lama, sama seperti percakapan di kamar Lian Huanran. Suasana di dalam kamar tersebut, seperti reuni sejak sekian lama, dan terasa sangat harmonis. Namun sayangnya, waktu berlalu sangat cepat, sehingga tanpa terasa, sudah waktunya Long Yuan, Yun Shao, Qian Wenwu, Bai dan Cheng kembali ke asrama. Dan tanpa terasa juga, waktu untuk berangkat ke Kota Noula, tiba.