The Journey To Become The Strongest

The Journey To Become The Strongest
Chapter 206 – Akhir Sebuah Cerita?



Pada akhirnya, Lian Haocun, Lian Huanran dan Qian Wenwu mendapatkan sesuatu yang sangat berharga dari Ratu Peri. Lalu merekapun melanjutkan perjalanan mereka.


Di tengah perjalanan, tanpa diduga orang berkelompok 3 orang itu bertemu Shen Wenhuan yang dikendalikan oleh ras iblis. Sepertinya Jenderal Aquarius, Shui Zuo tidak mengetahui bahwa Shen Wenhuan berhasil dikendalikan.


Demi menyelamatkan Lian Haocun, dan Qian Wenwu, Lian Huanran berkorban dan meledakkan inti Golden Core Formation Stage-nya, sementara Shen Wenhuan yang dikendalikan terluka parah karena itu.


Ketika adiknya mati, Lian Haocun merasakan kebencian yang mendalam, dan langsung mengangkat pedangnya untuk mencoba membunuh Shen Wenhuan yang dikendalikan. Lian Haocun tidak memedulikan siapa Shen Wenhuan lagi, otaknya berdengung dan Lian Haocun hanya merasa dirinya dalam keadaan gila saat itu.


Kesadaran Shen Wenhuan kembali saat ia hampir mati saat itu, kemudian, ia mengatakan beberapa kata kepada murid-nya, Lian Haocun. Tidak ada yang mengetahui apa yang dikatakan Shen Wenhuan kepada Lian Haocun. Bahkan Qian Wenwu hanya mengetahui setelah Shen Wenhuan mengatakan perkataan terakhirnya, Lian Haocun yang sudah bermata sangat merah menggerakkan pedangnya dan mengoyak-ngoyakkan mayat Shen Wenhuan.


Kemudian, Lian Haocun pun dikenal sebagai kultivator yang kejam, dan gila. Lian Haocun menggunakan cara yang tidak benar untuk meningkatkan kultivasinya secara eksplosif. Lalu, Lian Haocun membalas dendam kepada ras iblis. Ia membunuh Shui Zuo, Wu Shilin yang ternyata merupakan Jenderal Iblis Capricorn dan jenderal-jenderal iblis lainnya. Bisa dikatakan tujuannya adalah membalas dendam untuk Lian Huanran, adiknya yang meninggal karena ras iblis secara tidak langsung.


Kultivator dan sekte membiarkan Lian Haocun, karena Lian Haocun tidak bisa dikendalikan sama sekali, dan dikarenakan Lian Haocun menyerang musuh mereka, ras iblis, para kultivator dan sekte-sekte pun tidak mencoba mencari masalah dengan Lian Haocun yang sudah gila.


Long Yuan, Chao Bence, Yun Shao, Qian Wenwu, binatang ajaib Pheonix Kang Xuan, Guru Alkemis Shen Nong mencoba menghentikan Lian Haocun. Sayangnya perjuangan mereka mengakibatkan kematian mereka sendiri, kecuali Chao Bence yang dibiarkan Lian Haocun hidup. Sedari awal hubungan diantara mereka disebabkan Lian Huanran, sehingga Lian Haocun tidak berbelas kasih sedikitpun dan membunuh mereka.


Kemudian, Lian Haocun pun menjadi penguasa di dunia kultivasi dengan cara kekerasan, ia membunuh semua yang menghalanginya, dan membantai ras iblis di Benua Afer. Kemudian Lian Haocun dan Chao Bence yang dikendalikan paksa oleh Lian Haocun, bertemu Bai dan Cheng yang sudah hilang sangat lama, dan Lian Haocun dengan kejam membunuh kedua binatang ajaib itu karena mengingatkan Bai dan Cheng mengingatkan Lian Haocun pada Lian Huanran. Sepertinya, Lexie dibohongi oleh peramal yang mengatakan Bai dan Cheng akan lebih baik mengikuti Lian Haocun dan Lian Huanran.


Setelah itu, Lian Haocun dan Chao Bence menjelajahi seluruh benua, dan membunuh setiap ras iblis yang mereka temui. Sehingga nama mereka sangat tenar di antara ras iblis, dan ras iblis pun ketakutan dengan Lian Haocun maupun Chao Bence. Perjalanan balas dendam Lian Haocun berakhir saat ia akhirnya berhasil memenggal kepala ke-12 zodiak, dan membunuh raja iblis.


Lalu, Lian Huanran yang sebenarnya tidak meninggal, namun diselamatkan oleh seorang kultivator hantu, kembali ketika Kakaknya sudah tidak bisa berbalik, dan berjalan terlalu jauh di jalan yang tidak benar. Selama itu, Lian Huanran dipaksa menjalani kultivasi tertutup, dan tidak mendapatkan informasi apa-pun mengenai dunia luar.


Lalu, Lian Huanran pun mengetahui kalau mereka berdua adalah keturunan kuno yang sangat spesial, dan dapat membangkitkan ketujuh elemen, air, api, tanah, metal, kayu, cahaya dan kegelapan. Bahkan Lian Haocun menguasai atribut-atribut evolusi elemen berupa petir, es, dan angin.


Lian Huanran mencoba membujuk Lian Haocun yang tangannya sudah dilumuri banyak darah orang tak bersalah. Sayangnya, Lian Haocun tidak mengenali Lian Huanran, ia bahkan menuduh Lian Huanran sengaja berpura-pura menjadi adiknya. Kemudian, Lian Haocun menangkap Lian Huanran, dan mulai menyiksanya setiap harinya, berharap mendengar pengakuan, aku bukan adik kembarnya. Sehingga Lian Haocun tidak akan ragu lagi untuk membunuhnya.


Lian Huanran yang sudah disiksa selama bertahun-tahun, menangis ketika ia menyadari Kakaknya yang meskipun bersikap dingin, namun memiliki hati yang hangat, tidak akan kembali.


Kemudian, Lian Huanran pun membangkitkan kekuatannya, dan berhasil bersaing dengan Kakaknya. Ia membunuh Lian Haocun, dan kemudian membunuh dirinya sendiri. Hari ketika segalanya berakhir, tampak cerah, padahal sebelumnya petir menggelar begitu keras di langit.


Akhir yang menyedihkan bagi kedua saudara yang hanya hidup untuk satu sama lain tersebut...


...****************...


Halo semuanya!! Maaf ya aku kayaknya gak bisa menepati janji untuk menyelesaikan novel ini, jadi sebagai gantinya aku kasih plot singkat mengenai peristiwa-peristiwa di novel ini sampai endingnya. Terima kasih banyak ya yang udah mendukung The Journey sampai ke sini, kalian hebat banget!


Haha, tapi kupikir kalian gak bakal suka sama endingnya, terlalu tragis dan menyedihkan bahkan kupikir, haha


Ok, sekian, dan terima kasih banyak semuanya! Kalau ada yang mau ditanyakan, tanya aja di kolom komen ya! Mungkin author bakal jawab, hehe


Sampai jumpa semuanya! 👋