The Journey To Become The Strongest

The Journey To Become The Strongest
Chapter 36 — Babak Ketiga Konferensi Daffodil (1)



Pembawa Acara menjelaskan babak ketiga, “Peserta yang lolos babak kedua akan diteleportasikan ke Hutan Drego! Tuan dan nona pasti mengetahui Hutan Drego bukan? Karena aku takut ada di antara Tuan dan Nona yang tidak mengenal Hutan Drego, aku akan menjelaskan Hutan Drego secara singkat.


Hutan Drego adalah hutan yang dikenal berbahaya dengan tingkat nomor sembilan untuk orang-orang dengan kultivasi di bawah Core Formation stage! Tidak sedikit kultivator maupun warga ras-ras lain yang meninggal di hutan ini!


Tapi tenang saja, para peserta kita tidak akan dibiarkan meninggal. Jika mereka menghancurkan liontin giok ini,”


Pembawa Acara menunjukkan liontin giok yang dimaksud lalu melanjutkan penjelasannya, “Mereka akan segera diteleportasikan kembali ke array teleportasi, begitu juga jika nyawa mereka dalam bahaya yang sangat krisis....


Lalu mari kita membahas lebih detail mengenai babak ketiga, para peserta Konferensi Daffodil yang lolos babak kedua harus bertahan empat belas hari di Hutan Drego sambil berburu binatang buas.


Di setiap binatang buas di hutan Drego memiliki simbol yang berbentuk segi lima dari kayu, di sana tertera nama binatang ajaib yang peserta kalahkan dan poin yang di dapat dari binatang ajaib tersebut.


Tentu, para peserta juga bisa merebut poin peserta lain dengan mengambil simbol berbentuk segi lima tersebut. Peserta bebas membentuk tim, namun minimal terdiri dari empat orang.


Jika peserta memiliki tim yang memiliki lebih dari empat dalam waktu tiga puluh menit, semua peserta yang tergabung dalam tim akan didiskualifikasi.


Sepuluh orang dengan poin tertinggi akan lolos babak ketiga dan mencapai babak final! Total peserta yang lolos adalah dua puluh enam orang dari lima puluh orang. Nama mereka beserta sektenya terletak di gulungan ini...”


Pembawa Acara menggunakan mantra untuk memperbesar gulungan lagi seperti yang dilakukannya sebelumnya. Kemudian melanjutkan mengumumkan,


“Silakan para peserta yang lolos babak kedua yang tertera di gulungan segera menuju ke array teleportasi dalam waktu lima menit!


Pembawa Acara menunjuk ke suatu tempat yang memiliki array teleportasi yang cukup besar dan seorang staf Konferensi Daffodil yang terlihat menakutkan dengan pena bulu dan gulungan di tangannya.


Lian Haocun, Lian Huanran dan Tang Yelu segera mengucapkan salam perpisahan sementara terhadap ketiga penatua, Luo Bowen dan Chun Ming. Ketiga penatua tidak mengucapkan pidato singkat maupun nasehat.


Bagaimanapun semuanya sudah diucapkan kemarin, hanya tinggal apakah ketiga murid Sekte Langit Biru yang lolos dapat melaksanakannya atau tidak. Segera mereka bertiga menuju ke array teleportasi.


Di array teleportasi, Wu Shilin yang datang lumayan awal bersama anggota sektenya segera menyapa Lian Haocun, Lian Huanran dan Tang Yelu. Sementara itu, Kong Jun dan Du Dishi yang baru tiba menggertakkan giginya kesal melihat dua orang yang berhasil mengalahkan mereka.


Namun meski bukti terpampang di depan mata dan diketahui secara umum, Kong Jun dan Du Dishi tidak merasakan kekalahan karena mereka merasa bahwa Lian Haocun dan Lian Huanran menggunakan metode curang untuk mengalahkan mereka.


Bagaimanapun Lian Haocun dan Lian Huanran bahkan bergaul dengan Wu Shilin yang diyakini Kong Jun dan Du Dishi merupakan orang yang curang.


Sementara itu karena pertandingan Lian Haocun dan Lian Huanran dengan Kong Jun dan Du Dishi, Guan Hong, peserta dengan level tertinggi di antara semua peserta lainnya mulai memperhatikan Lian Haocun dengan mata yang memiliki berbagai macam emosi.


Lian Huanran tidak menyadari tatapan Guan Hong, namun Lian Haocun yang sensitif menyadarinya.


Tapi Lian Haocun tidak dapat menyelediki lebih lanjut, karena staff Konferensi Daffodil segera membagikan liontin giok yang ditunjukkan Pembawa Acara sebelumnya.