
Setelah pengumuman rangking babak ketiga. Ketiga penatua, kedua saudara kembar Lian dan Tang Yelu kembali ke penginapan dengan niat untuk beristirahat dan memulihkan energi.
Sedangkan babak ‘Penantang dan orang yang ditantang’ akan diselenggarakan ke-esokkan harinya.
Untuk menantang seseorang, peserta harus mendaftar ke staf Konferensi Daffodil terlebih dahulu. Sedangkan untuk menerima mereka akan diberikan pilihan di arena keesokan harinya.
Setiap peserta hanya memiliki satu kesempatan untuk menantang seseorang yang peringkatnya lebih tinggi darinya.
Karena keahlian Lian Haocun dianggap cukup remeh, cukup banyak tantangan ditujukan kepada Lian Haocun, namun Lian Haocun tidak memedulikannya dan malah berkeliling kota Artik bersama Lian Haocun, Shen Wenhuan, Bai, Cheng dan Chao Bence.
Akibatnya rumor-rumor buruk mengenai Lian Haocun beredar, yang berdampak buruk untuk reputasi Lian Haocun, namun Lian Haocun bahkan tidak memikirkannya sedikitpun walaupun Lian Huanran sudah memberitahunya.
Sebelumnya Bai dan Cheng ditinggalkan di penginapan dikarenakan suatu hal, tentu mereka hanya dibiarkan bebas setelah Shen Wenhuan memasang penghalang di penginapan tersebut karena takutnya Bai dan Cheng berkeliaran keluar dan diculik untuk dijual.
Lian Haocun dan Lian Huanran juga memutuskan untuk memberi tau kan Shen Wenhuan mengenai Chao Bence. Shen Wenhuan cukup terkejut mengetahui mengenai binatang ajaib muridnya, Lian Haocun.
Namun dia dengan cepat menerimanya dan bahkan memuji keputusan Lian Haocun dan Lian Huanran untuk menyembunyikan Chao Bence,
“Keputusan yang tepat untuk menyembunyikan Chao Bence. Jika tidak, mungkin kalian akan dalam bahaya karena kultivator-kultivator yang menginginkan binatang ajaib tingkat delapan. Bagaimanapun binatang ajaib tingkat delapan sangat jarang ditemukan.”
Lian Huanran mengangguk mengerti. Shen Wenhuan mengalihkan tatapannya kepada Chao Bence yang sudah mengambil bentuk manusia dan menundukkan kepalanya,
“Terima kasih, tolong lindungi murid-muridku.”
Chao Bence dengan senyum lebar di wajahnya melambaikan tangannya dan berkata dengan nada ringan,
“Tidak apa-apa, tidak apa-apa.”
Shen Wenhuan mengangguk dan mengeluarkan senyum tipis yang sopan.
Sementara Tang Yelu menerima beberapa tantangan dengan niat untuk meningkatkan keahlian bertarungnya, begitu juga dengan Wu Shilin.
Sehingga kedua penatua memutuskan untuk menemani Tang Yelu sambil memberi beberapa nasehat dan pidato singkat serta menonton pertandingan Tang Yelu.
Tanpa terasa matahari yang terbit dengan cepat digantikan dengan bulan. Saat malam, kelompok Sekte Langit Biru mencapai kesepakatan untuk pergi dua hari lagi dan berlibur sebentar di Kota Artik.
Sehingga dua hari selanjutnya, ketiga penatua, kedua saudara kembar Lian, Tang Yelu, Bai, Cheng dan Chao Bence yang menyembunyikan dirinya dalam bentuk ular kecil bersenang-senang sambil melihat-lihat jajanan, suvenir, peralatan dan hal-hal lain di Kota Artik.
Lian Huanran membeli beberapa bingkisan untuk teman-temannya yang berada di Sekte Langit Biru, sejak kecil Lian Huanran memang sudah memiliki banyak teman. Namun tentu saja tidak sedikit yang membenci Lian Huanran karena Lian Huanran sering menjadi pusat perhatian.
Sedangkan ketiga penatua, Tang Yelu dan Lian Haocun hanya membeli beberapa jajanan untuk dimakan.
Setelah puas menikmati libur untuk relaksasi selama dua hari, kelompok yang terdiri dari Sekte Langit Biru tersebut mulai perjalanan kembali ke Sekte Langit Biru. Perjalanan kembali ke Sekte Langit Biru memakan waktu satu setengah bulan.
Selama perjalanan, Lian Haocun berkultivasi tanpa henti begitu pula dengan Penatua Rong dan Penatua Hong, berbeda dengan Lian Huanran, Tang Yelu dan Shen Wenhuan yang hanya berkultivasi saat bosan.
Kebanyakan waktu Lian Huanran dan Tang Yelu berdiskusi bersama sambil menikmati pemandangan, terkadang juga Shen Wenhuan akan ikut dalam diskusi muridnya dan Tang Yelu.
...****************...
Di sekte Langit Biru terdapat lima penatua, Penatua Hong, Penatua Rong, Penatua Lang, Penatua Jiang dan Penatua Shen yang termuda. Kelima penatua memiliki paviliun khusus begitu juga dengan murid-murid yang berhasil menjadi murid Penatua di Sekte Langit Biru.
Penatua Hong memiliki tiga murid dan ketiga-tiganya sedang dalam petualangan untuk mengasah keahlian mereka. Sementara Penatua Jiang dan Penatua Lang memiliki murid terbanyak yaitu sepuluh murid.
Sebelumnya Bo Anming dan Cong Bing melaporkan ke guru mereka masing-masing perihal hal ini dan membuat seakan-akan situasi mereka tidak adil. Karena ini Penatua Jiang dan Penatua Lang memutuskan untuk bekerja sama untuk membuat masalah untuk Penatua Shen saat Shen Wenhuan kembali.
Maka dari itu ketika mereka mendengar kedatangan Shen Wenhuan beserta kedua Penatua lainnya bersama dengan tiga murid yang berhasil memenangkan Konferensi Daffodil, mereka langsung bergegas untuk ‘menyambut’ mereka.
Namun sangat disayangkan, sebelum Penatua Jiang dan Penatua Lang dapat ‘menyambut’ Shen Wenhuan dan murid-muridnya, Shen Wenhuan dan murid-muridnya dipanggil oleh pemimpin sekte, Bao Fen. Sehingga rencana Penatua Jiang dan Penatua Lang untuk ‘menyambut’ Shen Wenhuan gagal total.
Shen Wenhuan memasuki aula yang terlihat mewah dan berwibawa diikuti oleh Lian Haocun dan Lian Huanran. Di tengah-tengah terdapat kursi yang dilapisi emas yang diduduki oleh pemimpin sekte, Bao Fen.
“Shen memberi salam kepada Pemimpin Sekte.” Ucap Shen Wenhuan sambil membungkukkan badannya dan meletakkan tangannya di atas tinjunya untuk memberi hormat.
Setelah Shen Wenhuan memberi hormat, Lian Haocun dan Lian Huanran secara bersamaan juga memberi hormat, “Murid Lian Haocun/Lian Huanran memberi hormat kepada Pemimpin Sekte.”
Bao Fen melambaikan tangannya dan berkata dengan suara berat, “Berdiri dan duduk di kursi.”
Mengikuti perintah, Shen Wenhuan, Lian Haocun dan Lian Huanran duduk di kursi kayu di dalam aula tersebut. Bao Fen turun dari singgasananya dan ikut duduk di hadapan mereka.
Bao Fen tidak membuang-buang waktu dan segera menjelaskan tujuannya memanggil mereka, “Alasan aku memanggil kalian ke sini karena aku ingin menyerahkan sebuah misi kepada kalian.”
Shen Wenhuan menjawab dengan elegan dan lembut, “Misi apa?”
Bao Fen menjelaskan mengenai misi tersebut secara singkat, “Menyelidiki orang-orang yang hilang tanpa jejak.”
Shen Wenhuan mengangguk dan bertanya, “Di mana?”
Bao Fen menanggapi dengan cepat, “Kota Pascima.”
‘Sepertinya aku pernah mendengar rumor mengenai ini.’ Batin Lian Haocun mendengarkan percakapan kedua orang tersebut.
Bao Fen menghela nafas berat dan berkata dengan nada tertekan,
“Kejadian ini sudah berlangsung selama tujuh bulan. Sebelumnya aku mengirim beberapa anggota Sekte untuk menyelidiki, tapi mereka semua menghilang tanpa jejak. Sekte-sekte lain juga mengirim anggotanya untuk menyelidiki kasus ini, tapi akhirnya mereka semua menghilang tanpa jejak.”
Shen Wenhuan mengangguk dan bertanya, “Kira-kira siapa korbannya?”
Bao Fen menggelengkan kepalanya, “Tidak pasti. Ada seorang kusir kuda yang bekerja untuk mengantarkan barang, seorang gadis muda, kultivator. Untuk lebih jelasnya, silakan baca gulungan ini.”
Bao Fen mengeluarkan gulungan yang terlihat kusam dan memberikannya kepada Shen Wenhuan. Shen Wenhuan mengambilnya, tidak melihatnya sedikit pun dan langsung menyimpannya di cincin penyimpanan sebelum berkata,
“Aku akan menyelidiki dan berangkat menuju Kota Pascima sekarang.”
Bao Fen terlihat kaget, “Sekarang? Apa kau tidak ingin beristirahat?”
Shen Wenhuan tersenyum misterius dan berkata dengan nada lembut yang memiliki berbagai makna, “Ada beberapa ‘tikus besar’ yang menargetkanku dan murid-muridku.”
Bao Fen, “Ah.., mereka ya. Sebelumnya mereka melaporkan hal tersebut kepadaku.”
Shen Wenhuan tidak menjawab dan hanya tersenyum tipis. Lalu Bao Fen mengeluarkan beberapa jimat kuning yang jika dilelang harganya pasti akan mahal. Bao Fen menyerahkan ketiga jimat kuning tersebut kepada Shen Wenhuan.
Shen Wenhuan tampak sedikit terkejut meski ekspresi tidak berubah, lalu ia tersenyum tipis dan mengucapkan terima kasih.
Kemudian Shen Wenhuan kembali ke paviliunnya sendiri untuk menyiapkan berbagai hal yang kira-kira diperlukan begitu pula dengan Lian Haocun dan Lian Huanran yang menuju ‘Paviliun Langit Jingga' mereka dan mulai bersiap-siap untuk misi penyelidikan kasus.