
Setelah menyelesaikan latihan harian yang diwajibkan oleh Sekte Serigala Giok, Lian Haocun, Yun Shao, Qian Wenwu dan Long Yuan kembali ke asrama mereka. Setelahnya Lian Haocun pergi ke Kota Noula lagi, tentunya tanpa diketahui siapa pun.
Lian Haocun menjelajahi beberapa bagian yang belum sempat ia jelajahi kemarin, namun sayangnya, Lian Haocun tidak dapat menemukan jejak keberadaan Bai dan Cheng sama sekali. Maka dari itu, Lian Haocun memutuskan untuk mencari jejak Bai dan Cheng di bukit yang berada cukup dekat dengan Kota Noula.
Akan tetapi, tepat ketika Lian Haocun mencapai puncak dari bukit tersebut, pemandangan kota Noula dengan api menjalar ke mana-mana memasuki bidang penglihatannya! Api berwarna merah melahap kota Noula tanpa belas kasih, bahkan meski dari jauh, Lian Haocun bisa merasakan panasnya api tersebut!
Lian Haocun memicingkan matanya, berusaha melihat apa yang terjadi dari jauh. Selang beberapa detik, Lian Haocun menemukan bayangan seseorang di tengah api tersebut, sosok itu memiliki aura yang sangat mencolok. Sosok tersebut terlihat sangat tenang, seakan-akan tidak melihat orang-orang di sekitarnya yang berlari dan berteriak minta tolong.
Kemudian mata Lian Haocun menangkap seorang anak kecil yang terjatuh ketika melarikan diri, dan sialnya, tertimpa kayu yang terbakar oleh api. Lian Haocun melihat anak kecil itu selama beberapa detik, dan mengetahui kalau nasib anak kecil tersebut sudah diputuskan.
Seketika Lian Haocun merasa sedikit rumit, namun ia segera membuang perasaan rumit itu dan mengamati orang yang terlihat sangat mencolok di tengah api karena ketenangannya. Sosok itu tampak cukup familier bagi Lian Haocun, karena sosok itu tampak mirip dengan Baran Yangzuo yang ia lawan sehari yang lalu!
‘Tapi, kalau memang benar itu Baran Yangzuo yang asli, kenapa dia membakar Kota Noula dan desa-desa di sekitarnya? Apa untuk menghilangkan bukti?’ Batin Lian Haocun, pasalnya ia belum memastikan apakah sekte-sekte besar sudah mengetahui keberadaan ras iblis yang menginvasi Benua Afer atau belum.
‘Aku harus menanyakan ini ke Shen Nong di pertemuan selanjutnya.’ Pikir Lian Haocun sambil bersembunyi, bagaimanapun kalau ia ditemukan oleh Baran Yangzuo, tidak akan ada yang mengetahui apa yang terjadi, bisa saja kepalanya menghilang tanpa diketahui siapa pun.
Sebelumnya Lian Haocun melawan Baran Yangzuo karena, ia sama sekali tidak memiliki pilihan untuk mundur, sehingga mau tidak mau, meski sangat berisiko, Lian Haocun harus bertarung melawan Baran Yangzuo. Dan untungnya, itu bukanlah Baran Yangzuo yang asli, sehingga ia dan Lian Huanran berhasil menang. Namun, tentu, alasan utamanya adalah karena emosi marah yang dirasakan Lian Haocun dan Lian Huanran.
Lian Haocun diam di tempat yang sama sambil terus mengikuti pergerakan Baran Yangzuo. Selepas membakar seluruh Kota Noula dan desa-desa di sekitarnya, Baran Yangzuo menghilang dengan kecepatan yang tidak bisa dilihat. Ketika kehilangan Baran Yangzuo, tidak dapat dipungkiri, jantung Lian Haocun berdetak lebih cepat, takut, tiba-tiba Jenderal Iblis Aries itu berada di belakangnya.
Tepat saat itu juga, terdengar ranting patah tepat dari belakang Lian Haocun! Refleks, Lian Haocun segera menengok ke belakang dan mendapati anak kucing yang sedang menatap Lian Haocun. Lalu, anak kucing itu segera melompat ke tempat di mana Lian Haocun tidak bisa melihatnya. Tidak ada yang mengetahui saat itu jantung Lian Haocun berdetak sangat cepat.
Sepertinya Baran Yangzuo tidak membiarkan seorang pun hidup, karena banyak bekas luka di tubuh warga-warga Kota Noula yang Lian Haocun duga, merupakan alasan utama warga-warga itu meninggal. Tangan Lian Haocun mengepal erat, ia tidak tau harus bereaksi seperti apa untuk orang-orang yang sudah ia, Yun Shao, Lian Huanran, Long Yuan dan Qian Wenwu coba selamatkan.
Ya, Lian Haocun sudah melihat banyak orang mati di hadapannya, tapi untuk pertama kalinya, ia begitu emosional terhadap kematian seseorang, dan perasaan kemarahan dan kekesalan yang sudah ia tekan sedari tadi, mulai membara kembali.
Selepas mengelilingi Kota Noula dan desa-desa di sekitarnya untuk mencari apakah ada orang yang selamat, Lian Haocun kembali ke Sekte Serigala Giok. Berkat kontraknya dengan Bai, Lian Haocun bisa merasakan kalau Bai baik-baik saja. Sehingga Lian Haocun menduga kalau Bai bisa saja bersembunyi di suatu tempat, atau mungkin saja Bai sudah tidak berada di Kota Noula. Memikirkan kemungkinan terakhir, Lian Haocun merasa agak cemas.
Keesokan harinya, Lian Haocun kembali lagi ke Kota Noula dan menghabiskan total lima jimat teleportasi secara keseluruhan. Kali ini, Lian Haocun mencari di gua yang berisikan Cacing Iblis Beranak, yang sudah ia bunuh bersama Lian Huanran. Lian Haocun tidak bisa mengeceknya kemarin karena keberadaan Baran Yangzuo yang tidak pasti, sehingga Lian Haocun memutuskan untuk menjelajahi gua itu keesokan harinya saja.
Akan tetapi, sama seperti sebelumnya, tidak ada jejak Bai dan Cheng sama sekali, seakan-akan mereka hilang ditelan waktu. Pada akhirnya, Lian Haocun pergi dengan sia-sia. Lalu kembali lebih cepat dari hari-hari sebelumnya karena tidak banyak daerah di dalam gua yang harus dijelajahi oleh Lian Haocun.
Pada akhirnya, Lian Haocun menyerahkan pencarian Bai dan Cheng kepada Chao Bence, tetapi tentunya jika memiliki waktu luang, Lian Haocun akan mencari Bai dan Cheng lagi. Setelah hari itu, Lian Haocun menghabiskan hampir seluruh waktunya untuk berkultivasi, jika ia tidak berkultivasi, maka ia akan berada di arena dan menantang orang-orang. Hasilnya, karena sikap dingin dan acuh tak acuh Lian Haocun, ada lebih banyak orang berselisih dengannya dibandingkan sebelumnya. Bukan hanya itu, Lian Haocun juga mulai berlatih teknik-teknik baru.
Sementara Lian Huanran, ia menjalani kesehariannya seperti biasa, namun lebih sibuk dari sebelumnya. Entah mengapa Lian Huanran merasa pikirannya untuk melarikan diri untuk mencari Bai dan Cheng sudah dilihat oleh Shen Nong, pasalnya, selepas kembali, tugas yang harus dilakukan Lian Huanran meningkat berkali-kali lipat dari sebelumnya! Sehingga sebelum Lian Huanran bisa memikirkan rencana untuk melarikan diri, otak Lian Huanran sudah ‘berhenti bekerja' karena terlalu banyak digunakan.
Sedangkan, Yun Shao, Qian Wenwu dan Long Yuan melakukan apa yang biasanya mereka lakukan. Berlatih fisik setiap pagi, pergi ke arena jikalau tidak memiliki kerjaan dan memilih beberapa misi dengan tingkat kesulitan yang tidak terlalu tinggi untuk diselesaikan. Terkadang mereka bertiga juga akan mengajak Lian Haocun untuk melaksanakan misi. Dan begitulah, waktu dua bulan berlalu secepat angin kilat.
Pada hari itu, pagi tampak sangat cerah dan ceria, seakan-akan tidak mengetahui guntur yang akan menyambar di siang nanti. Ya, ini adalah hari kompetisi yang sudah ditunggu banyak orang. Kompetisi untuk memperebutkan tempat untuk memasuki realm ‘Kerajaan Kuno Midgard’!
‘Aku tidak sabar melihat pertarungan Kakak!’ Batin Lian Huanran di antara kerumunan banyak orang.