
Lian Haocun segera menyadari apa yang terjadi pada dirinya. Lalu Lian Haocun menggunakan elemen kegelapan yang baru saja ia bangkitkan untuk membutakan kucing emas No. 1 dan No. 2! Sehingga kedua kucing emas tersebut hanya bisa berdiam di tempat karena linglung, bingung dan heran.
Elemen kegelapan adalah salah satu elemen langka yang sangat jarang dibangkitkan di antara ras manusia. Kelangkaannya sebanding dengan elemen es dan elemen petir, bahkan mungkin melebihi kedua elemen tersebut. Manfaatnya juga tidak bisa diremehkan, seseorang mau pun binatang ajaib yang membangkitkan elemen kegelapan, secara otomatis akan kebal juga dengan pengguna elemen kegelapan lainnya. Tentu, bukan hanya itu, elemen kegelapan memiliki banyak manfaat lainnya dalam pertarungan, seperti menguasai lingkup pertarungan.
Tidak menerima kekuatan elemen dari kedua kucing emas, sontak formasi di atas kepala Lian Haocun menghilang perlahan-lahan sebelum pecah menjadi manik-manik biru yang indah. Hujan elemen es dan elemen air pun terhenti. Semua itu terjadi hanya dalam satu detik lebih sedikit.
Kemudian Lian Haocun memperkirakan jaraknya dengan kucing emas No. 3 yang berada sangat dekat dengan Lian Huanran dan menggunakan Tendangan ‘Zise de’ dari Buku Keterampilan Bela Diri Wuzhu. Naga berwarna ungu transparan melingkari kaki yang digunakan oleh Lian Haocun untuk menendang kucing emas No. 3 dan kucing emas No. 3 yang tidak menduga serangan dari belakangnya terlempar ke samping oleh tendangan Lian Haocun!
Terdengar suara dentuman yang cukup keras dan punggung kucing emas No. 3 membentur pohon. Luka memar karena terbentur dan tendangan dari Lian Haocun terlihat jelas dan sangat kontras dengan warna bulu kucing emas. Mata kucing emas No. 3 berkunang-kunang dan agak buram, sebelum kucing emas No. 3 pingsan, tanpa mengetahui apa yang terjadi dua detik yang lalu.
Seketika penglihatan Lian Huanran yang gelap gulita berubah drastis menjadi penuh warna dan cahaya. Menghadapi pemandangan yang sangat kontras dengan kegelapan yang tidak menyenangkan sebelumnya, Lian Huanran merasa agak bingung dan linglung sejenak. Ditambah suara dentuman yang terdengar sangat dekat dan sangat keras di telinganya, membuat Lian Huanran tidak bisa bereaksi sesaat.
Sementara Lian Haocun melihat Lian Huanran sekilas, untuk mengecek keadaannya, sebelum melangkah ke arah kucing emas No. 3 dan menyentuh lingkaran di kening kucing emas tersebut.
Mendengar suara dentuman dan benturan, kucing emas No. 1 dan No. 2 tersentak dari linglung mereka, tetapi sayangnya mereka tidak pernah menghadapi situasi seperti ini, di mana mereka benar-benar tidak bisa melihat apa pun, segalanya gelap gulita, mereka hanya bisa merasakan diri mereka sendiri dan kedua kucing emas tersebut benar-benar tidak bisa memperkirakan di mana keberadaan lawan mereka.
Lian Huanran mulai mendapatkan kembali kesadarannya karena kebingungan dengan situasi yang terjadi, ia tidak tau bahwa dirinya baru saja selamat dari ancaman luka cakar dari kucing emas. Lian Huanran segera menatap sekelilingnya dan mencari keberadaan kedua kucing emas yang tersisa. Menemukannya, Lian Huanran menjulurkan telapak tangannya dan akar-akar tanaman melesat cepat ke arah kedua kucing emas yang tidak tau harus berbuat apa.
Kedua kucing emas bereaksi cukup cepat, namun masih tidak bisa menghindari akar tanaman Lian Huanran. Akhirnya Lian Huanran berhasil mengikat kedua kucing emas yang mulai memberontak dengan segala cara, meski itu tidak berguna dan menyentuh kedua lingkaran di kening kedua kucing emas. Seketika mereka menghilang begitu saja. Pertarungan berakhir dengan cara yang sangat tidak diduga.
Lian Haocun berjalan cepat ke arah Lian Huanran dan segera memberikannya pil obat ajaib dari cincin penyimpanannya. Lian Huanran merosot bersender di pohon dan mengonsumsi pil obat ajaib dari Lian Haocun setelah ia mengucapkan terima kasih.
Segera luka-luka di tubuh Lian Huanran mulai sembuh dengan kecepatan yang terlihat dengan mata telanjang. Lian Huanran menghela nafas lega dan bertanya mengenai apa yang terjadi, “Apa yang terjadi tadi?"
Lian Haocun menjawab singkat, “Aku berhasil membangkitkan elemen kedua.”
Lian Huanran mengerjapkan matanya dan mencerna apa yang ia dengar, sebelum tiba-tiba bersorak kegirangan. “Woah, hebat! Hah..., Aku memang tidak akan bisa melebihi Kakak. Elemen apa yang Kakak bangkitkan? Air? Petir? Es? Kayu?” Kata Lian Huanran dengan kesenangan yang bahkan tidak dirasakan Lian Haocun saat Lian Haocun membangkitkan elemen keduanya.
Lian Haocun, “Kegelapan.”
Lian Huanran berkata dengan bersemangat, “Woah! Kegelapan adalah salah satu elemen yang sangat langka kan! Kakak sangat beruntung!”
Lian Haocun mengangguk ringan dan bergumam ‘Hm’ singkat.
Lian Huanran, “Oh ya, tadi Kakak menempatkan Long Yuan di mana?”
Lian Haocun tidak menjawab tetapi mulai berjalan ke suatu arah. Lian Huanran mengetahui maksud Kakaknya dan mengikuti di belakang, sambil mulai berceloteh dengan suasana hati riang. Setelah sampai ke tempat Long Yuan, Lian Huanran segera melihat Long Yuan yang sedang membalut luka-lukanya dengan kain.
Terlihat juga sisik naga dari lengan Long Yuan yang sangat kontras dengan warna kulit Long Yuan, tetapi baik Lian Haocun mau pun Lian Huanran tidak terlihat terkejut. Sepertinya mereka sudah mengetahui bahwa Long Yuan adalah naga dan bukan manusia.
Lian Huanran, “...” Apa Kakak tidak memberikan Long Yuan pil obat ajaib?
Lian Huanran mengucapkan terima kasih dan menghampiri Long Yuan. Tentu Long Yuan sudah menyadari keberadaan Lian Haocun dan Lian Huanran, Long Yuan segera mengucapkan salam sapaan dan berkata, “Jadi bagaimana pertarungannya?”
Lian Huanran tidak menanggapi Long Yuan dan malah menyerahkan pil obat ajaib dan berkata, “Kau bisa mengonsumsi ini dulu sebelum berbicara.”
Long Yuan mengambilnya tanpa sungkan dan berkata, “Terima kasih.”
Lalu Lian Huanran menumbuhkan batang pohon yang cukup tebal di samping Long Yuan dan duduk di atas batang pohon tersebut. Sedangkan Lian Haocun hanya berdiri dengan jarak yang tidak terlalu jauh atau pun terlalu dekat dengan Lian Huanran dan Long Yuan.
Kemudian Long Yuan mulai menggerutu, “Huh..., kalau aku berubah bentuk menjadi naga, aku pasti akan bisa mengalahkan kucing-kucing emas itu.”
Lian Huanran, “...” Kalau begitu kenapa kau tidak berubah bentuk saja?
Seakan-akan bisa membaca pikiran Lian Huanran, Long Yuan melanjutkan dengan berkata, “Kenapa aku tidak berubah bentuk menjadi naga? Tentu, karena aku takut akan menarik banyak perhatian peserta binatang ajaib lainnya. Jika terjadi, situasinya akan bertambah bahaya. Kita mungkin tidak akan bisa menanganinya.”
Lian Huanran mengangguk ringan mendengar jawaban atas pertanyaan di pikirannya. Long Yuan berhenti berbicara dan mengonsumsi pil obat ajaib, dalam sekejap luka-lukanya yang terlihat cukup buruk, mulai sembuh, meski masih tersisa beberapa bekas luka.
Lian Huanran berkata dengan nada bersemangat, "Yuan... Kakakku membangkitkan elemen kegelapan!"
Long Yuan sangat terkejut mendengar kabar tiba-tiba dari Lian Huanran. Relfeks Long Yuan menatap Lian Haocun yang memiliki aura dingin dan tajam di sekitarnya. Dalam sekejap, Long Yuan langsung menyesal dan memalingkan wajahnya.
Lalu Long Yuan bertanya dengan nada yang agak tidak percaya, "Itu benar?"
Lian Huanran menganggukkan kepalanya berulang kali dengan penuh semangat. Sedangkan Long Yuan jatuh ke dalam perasaan yang rumit.
'Huanran dan Kakaknya bisa membangkitkan dua elemen, sebenarnya siapa mereka...? Apa ini akan baik-baik saja?' Batin Long Yuan dengan perasaan rumit.
Kemudian Lian Haocun, Lian Huanran dan Long Yuan melanjutkan perburuan bersama sampai malam hari, sebelum beristirahat untuk memulihkan tenaga. Meski Lian Haocun bersikukuh untuk berjaga, Lian Huanran menolaknya dan mereka melakukan lima puluh putaran perdebatan, meski kebanyakan hanya Lian Huanran yang berbicara sedangkan Lian Haocun hanya menanggapi dengan kalimat yang sangat sedikit.
Kemudian Lian Haocun yang sudah merasa sangat terganggu, dengan terpaksa beristirahat dan menyerahkan penjagaan kepada Lian Huanran dan Long Yuan. Walaupun begitu, Lian Huanran masih mengecek Lian Haocun setiap saat, bagaimanapun Kakaknya ini selalu menghabiskan waktu senggangnya untuk berkultivasi. Jika tidak diperhatikan, siapa yang akan tau apakah dia akan beristirahat atau berkultivasi.
Long Yuan yang melihat kepasrahan Lian Haocun, “...” Kalau Huanran sudah mengambil keputusan, lebih baik langsung menuruti keinginannya...
Lalu Long Yuan menatap langit malam tanpa bintang dan melanjutkan sambil tersenyum lebar, 'Lebih baik kunikmati saja saat-saat ini, sangat jarang mendapatkan teman yang sangat tulus.'
Senyum lebar Long Yuan membuat Lian Huanran merasa heran, tetapi Lian Huanran tidak menanyakannya. Kemudian mereka berdua pun mengobrol dengan suasana harmonis dan bahagia hingga pagi.
Hari kelima kompetisi pun dimulai. Hari di mana Lian Haocun, Lian Huanran dan Long Yuan akan melaksanakan rencana besar mereka untuk menarik peserta binatang ajaib.